Category Archives: IPS

Keunggulan dan kelemahan bentuk organisasi garis dan staff

forming_a_team1

Keunggulan dan kelemahan bentuk organisasi garis dan staff

Pada dasarnya, ada beberapa keunggulan dari bentuk organisasi ini, di antaranya adalah sebagai berikut :

  • Asas kesatuan komando tetap ada. Pimpinan tetap dalam satu tangan.
  • Adanya tugas yang jelas antara pimpian staf dan pelaksana
  • Tipe organisasi garis dan staf fleksibel (luwes) karena dapat ditempatkan pada organisasi besar maupun kecil.
  • Pengembalian keputusan relatif mudah, karena mendapat bantuan/sumbangn pemikiran dari staf.
  • Koordinasi mudah dilakukan, karena ada pembagian tugas yang jelas.
  • Disiplin dan moral pegawai biasanya tinggi, karena tugas sesuai dengan spesialisasinya
  • Bakat pegawai dapat berkembang sesuai dengan spesialisasinya.
  • Diperoleh manfaat yang besar bagi para ahli

Namun di balik keunggulannya, ada beberapa kelemahan dari bentuk organisasi ini, yaitu :

  • Kelompok pelaksana terkadang bingung untuk membedakan perintah dan bantuan nasihat
  • Solidaritas pegawai kurang, karena adanya pegawai yang tidak saling mengenal
  • Sering terjadi persaingan tidak sehat, karena masing-masing menganggap tugas yang dilaksanakannyalah yang penting
  • Pimpinan lini mengabaikan advis staf
  • Apabila tugas dan tanggung jawab dalam berbagai kerja antara pelajat garis dan staf tidak tegas, maka akan menimbulkan kekacauan dalam menjalankan wewenang
  • Penggunaan staf ahli bisa menambah pembebanan biaya yang besar
  • Kemungkinan pimpinan staf melampaui kewenangan stafnya sehingga menimbulkan ketidaksenangan pegawai lini
  • Kemungkinan akan terdapat perbedaan interpretasi antara orang lini dan staf dalam kebijakan dan tugas-tugas yang diberikan sehingga menimbulkan permasalahan menjadi kompleks.

Bentuk organisasi garis dan staff

cara-cara-mengelompokkan-organisasi-300x225

Bentuk organisasi garis dan staff

Organisasi atau yang sering diartikan sebagai perusahaan, pada dasarnya merupakan sebuah wadah. Pada umumnya, organisasi sendiri mempunyai struktur atau bentuk. Salah satunya adlaha bentuk organisasi garis dan staf. Seperti apa bentuk organisasi garis dan staf itu ?

Organisasi adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Kata organisasi sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu organon yang berarti alat. Oleh karena itu, organisasi sering diartikan sebagai suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama.

Merupakan kombinasi dari organisasi lini, asaz komando dipertahankan tetapi dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu oleh para staff, dimana staff berperan memberi masukan, bantuan pikiranm saran-saran, data informasi yang dibutuhkan.

Adapun ciri khas dari bentuk organisasi ini, yaitu :

  • Hubungan atasan dan bawahan tidak bersifat langsung
  • Pucuk pimpinan hanya satu orang dibantu staff
  • Terdapat 2 kelompok wewenang yaitu lini dan staff
  • Jumlah karyawan banyak
  • Organisasi besar, bersifat komplek
  • Adanya spesialisasi

Keuntungan dan kelemahan bentuk organisasi lini

sharing

Keuntungan dan kelemahan bentuk organisasi lini

Bentuk organisasi lini atau garis mempunyai beberapa keunggulan, di antaranya adalah sebagai berikut :

  • Ada kesatuan komando yang terjamin dengan baik
  • Disiplin pegawai tinggi dan mudah dipelihara (dipertahankan)
  • Koordinasi lebih mudah dilaksanakan
  • Proses pengambilan keputusan dan instruksi-instruksi dapat berjalan cepat
  • Garis kepemimpinan tegas, tidak simpang siur, karena pimpinan langsung berhubungan dengan bawahannya sehingga semua perintah dapat dimengerti dan dilaksanakan
  • Rasa solidaritas pegawai biasanya tinggi
  • Pengendalian mudah dilaksanakan dengan cepat
  • Tersedianya kesempatan baik untuk latihan bagi pengembangan bakat-bakat pimpinan.
  • Adanya penghematan biaya
  • Pengawasan berjalan efektif

Namun, ada juga kelemahan dari bentuk organisasi ini, yaitu :

  • Tujuan dan keinginan pribadi pimpinan seringkali sulit dibedakan dengan tujuan organisasi
  • Pembebanan yang berat dari pejabat pimpinan , karena dipegang sendiri
  • Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara otoriter/diktaktor, cenderung bersikap kaku (tidak fleksibel).
  • Kesempatan pegawai untuk berkembang agak terbatas karena sukar untuk mengabil inisiatif sendiri
  • Organisasi terlalu tergantung kepada satu orang, yaitu pimpinan
  • Kurang tersedianya saf ahli

ciri-ciri organisasi garis/lini

organization

ciri-ciri  organisasi garis/lini

Diciptakan oleh Henry Fayol, Organisasi lini adalah suatu bentuk organisasi yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dengan bawahan, sejak dari pimpinan tertinggi sampai dengan jabatan-jabatan yang terendah, antara eselon satu dengan eselon yang lain masing-masing dihubungkan dengan garis wewenang atau komando.

Organisasi ini sering disebut dengan organisasi militer. Organisasi Lini hanya tepat dipakai dalam organisasi kecil. Contohnya; Perbengkelan, Kedai Nasi, Warteg, Rukun tetangga.

Adapun ciri-ciri dari bentuk organisasi garis atau lini, yaitu :

  • Hubungan antara atasan dan bawahan masih bersifat langsung dengan satu garis wewenang
  • Jumlah karyawan sedikit
  • Pemilik modal merupakan pemimpin tertinggi
  • Belum terdapat spesialisasi
  • Masing-masing kepala unit mempunyai wewenang & tanggung jawab penuh atas segala bidang pekerjaan
  • Struktur organisasi sederhana dan stabil
  • Organisasi tipe garis biasanya organisasi kecil
  • Disiplin mudah dipelihara (dipertahankan)

Kepribadian Sanguinis

sanguinis

Kepribadian Sanguinis

Kepribadian Sanguinis atau “Si Populer” biasanya adalah seorang yang ekstrovert, suka berbicara dan optimis. Adapun ciri-ciri dari kepribadian sanguinis ini, yaitu :

  • Mereka cenderung ingin populer dan disenangi orang.
  • hidupnya penuh dengan bunga warna – warni.
  • Mereka senang berbicara tanpa dihentikan.
  • Gejolak emosinya bergelombang dan transparan.
  • Dan pada suatu saat dia teriak kegirangan kemudian beberapa saat dia bisa jadi menangis tersedu-sedu.
  • Senang menolong orang lain tetapi tidak dapat jadi sandaran.
  • Umumnya bukan penakut tetapi kalau bermasalah sukar bertaubat .

Namun Orang-orang sangunis ini sedikit agak pelupa, sulit berkonsentrasi, cenderung berfikir pendek, dan hidupnya serba tak teratur. Jika suatu kali anda lihat meja kerja pegawai anda cenderung berantakan, agaknya bisa jadi ia sanguinis.

Kemungkinan besar ia pun kurang mampu berdisiplin dengan waktu, sering lupa pada janji apalagi bikin planning/rencana.

Cara membangkitkan kepribadian

download

Cara membangkitkan kepribadian

Setiap orang ingin memiliki kepribadian yang baik, kuat dan menarik. Oleh karena itu, kepribadian perlu terus dibina dan dikembangkan. Selalu berpenampilan serasi dan menarik adalah salah satu cara untuk membangun kepribadian yang menarik.

Untuk dapat tampil serasi dan menarik di tempat kerja, berikut ini disajikan langkah-langkah dan latihan yang dapat ditempuh, yaitu :

  • Menghindari gaya bicara yang negatif
  • Berani bertanggung jawab
  • Mengembangkan dinamika pribadi
  • Mengembangka kemampuan menggunakan bahasa verbal dan non-verbal
  • Mengembangkan pengetahuan
  • Bersikap fleksibel terhadap berbagai perubahan.

Langkah-langkah tersebut dapat dipergunakan untuk membangkitkan kekuatan pribadi, sehingga kita memiliki kepribadian yang menarik dan disenangi banyak orang.

Memanfaatkan Dan Membangkitkan Pribadi

kiat menjadi kreatif unggul dan berprestasi

Memanfaatkan Dan Membangkitkan Pribadi

Kepribadian seseorang merupakan hal yang bisa kita lihat sehari hari berdasarkan perilaku dan sifat yang ia miliki. Akan tetapi, kebanyakan dari kita tidak mengetahui cara cara memanfaatkan dan membangkitkan pribadi.

Kepribadian adalah keseluruhan cara seorang individu bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain. Kepribadian paling sering dideskripsikan dalam istilah sifat yang bisa diukur yang ditunjukkan oleh seseorang.

Disamping itu kepribadian sering diartikan dengan ciri-ciri yang menonjol pada diri individu, seperti kepada orang yang pemalu dikenakan atribut “berkepribadian pemalu”. Kepada orang supel diberikan atribut “berkepribadian supel” dan kepada orang yang plin-plan, pengecut, dan semacamnya diberikan atribut “tidak punya kepribadian”.

Berdasarkan psikolog, Gordon Allport menyatakan bahwa kepribadian sebagai suatu organisasi (berbagai aspek psikis dan fisik) yang merupakan suatu struktur dan sekaligus proses. Jadi, kepribadian merupakan sesuatu yang dapat berubah. Secara eksplisit Allport menyebutkan, kepribadian secara teratur tumbuh dan mengalami perubahan.

Para ahli tampaknya masih sangat beragam dalam memberikan rumusan tentang kepribadian. Dalam suatu penelitian kepustakaan yang dilakukan oleh Gordon W. Allport (Calvin S. Hall dan Gardner Lindzey, 2005) menemukan hampir 50 definisi tentang kepribadian yang berbeda-beda.

Menurut pendapat dia bahwa kepribadian adalah organisasi dinamis dalam diri individu sebagai sistem psiko-fisik yang menentukan caranya yang unik dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungannya. Kata kunci dari pengertian kepribadian adalah penyesuaian diri.

Scheneider (1964) mengartikan penyesuaian diri sebagai “suatu proses respons individu baik yang bersifat behavioral maupun mental dalam upaya mengatasi kebutuhan-kebutuhan dari dalam diri, ketegangan emosional, frustrasi dan konflik, serta memelihara keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan tersebut dengan tuntutan (norma) lingkungan.