Category Archives: IPS

Memilih Jurusan untuk Anak IPS

Berbeda dalam kemudahan memilih jurusan Universitas yang diinginkan, para lulusan SMA IPS memiliki keterbatasan dalam memilih jurusannya. Para lulusan IPS hanya mendapatkan beberapa bidang jurusan pendidikan saat kuliah. Tidak seperti layaknya para luluksan SMA IPA, lulusan IPS hanya dapat memilih bidang yang masuk kedalam program belajar SMA IPS seperti ekonomi, psikologi, hukum, hi, dan sastra. Merasa dirugikan? Jangan sampai mengecilkan hal tersebut karena saat ini meskipun lulusan SMA IPS, universitas perguruan tinggi negeri/ptn masih menghargai para lulusan IPS yang dapat mempelajari mata pelajaran ipa yang diujikan saat ujian tertulis sehingg masih ada sedikit kesempatan untuk masuk ke jurusan ipa.

Ipa maupun IPS tentu memiliki kelebihan dan daya tariknya sendiri-sendiri. Para lulusan SMA IPS jangan pernah menganggap bahwa sebagai lulusan IPS tidak akan sebanding dengan lulusan ipa. Pada kenyataanya banya para siswa lulusan SMA IPA yang akhirnya masuk ke dalam jurusan IPS, manfaatkan ilmu dari jurusan IPS yang telah didapatkan selama SMA untuk menunjukkan bahwa IPS memang merupakan bidang yang dikuasai oleh para lulusan SMA IPS, dan tentu saja para lulusan SMA IPS yang masuk ke dalam jurusan IPS akan jauh berbeda dengan para lulusan ipa yang pada akhirnya masuk ke dalam jurusan IPS karena para lulusan IPS sudah mengetahui jalan ke depan di jurusan IPS yang benar tidak seperti para lukusan ipa yang akhirnya seperti para siswa yang “salah kamar” masuk ke jurusan yang sebenarnya tidak sesuai dengan bidangnya.

Jadi memilih jurusan untuk para lulusan IPS memang terbatas, namun dibalik semua itu para siswa lulusan SMA IPS sudah lebih unggul dengan kepastian jurusan yang akan diambil setelahnya. Tinggal bagaimana para lulusan SMA IPS menggunakan semua ilmu yang sebenarnya sudah mereka miliki lebih dahulu dan melakukan “start” kuliah yang lebih baih daripada para lulusan SMA IPA. Hargai apapun yang anda miliki saat ini dan jalani dengan sepenuh hati, ipa atau IPS belum menentukan masa depan yang sebenarnya.

Sosiologi – Mempelajari Ilmu dan kehidupan Sosial

Ilmu dan kehiduoan sosial sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari manusia. Karena hal-hal inilah yang akan dilakukan setiap harinya. Mulai dari linkungan yang kecil sampai lingkungan yang besar. Sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang kehidupan sosial manusia. Sosiologi dilakukan untuk bisa saling mengenal tentang masing-masing. Sosiologi merupakan ilmu yang sebenarnya sudah ada sejak adanya manusia. Karena dari pertama manusia ada mereka sudah melakukan kehidupan secara bersama-sama. Dan untuk zaman sekarang ini pun sosiologi masih diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam hal ini ilmu sosiologi bertujuan untuk membuat interaksi antara kelompok, individu dan yang lainnya yang saling menguntungkan satu sama lain tanpa adanya mengenal perbedaan.

Jejak Sosiologi

Banyak jejak awal dari adanya ilmu sosiologi. Seperti pada tahun 1838 ada judul buku Positive Philosophy yang dibuat oleh seorang ahli Prancis bernama Auguste Comte. Kemudian pada tahun 1876 terbit lagi suatu buku berjudul Principle of Sociology oleh Herbert Spencer dari Inggris. Kedua ilmuan ini sama-sama mengungkapkan dan menceritakan tentang ilmu sosiologi. Mereka beranggapan bahwa sosiologi itu menceritakan tentang kelangsungan hidup bermasnyarakat bagi manusia. Setelah kedua orang ini mengungkapkan tentang sosiologi dalam bukunya kemudian ada banyak lagi ilmuan yang meneliti dan membuat buku mereka masing-masing. Tetepi tetap saja hal yang akan dibahas adalah mengenai sosiologi dalam kehidupan bermasyarakat.

Biasanya untuk para sosiolog dari Negara Amerika merupakan mentri, pekerja social dan rata-rata berasal dari orang pedesaan dan untuk orang eropa biasanya berasal dari ekonomi politik, cabang sejarah dan filosofi.

Kemudian semakin majunya zaman makin merusak social yang ada. Dan hal itu mulai menjadi masalah yang besar. Hal ini bisa terjadi karena adanya organisasi dan industrialisasi. Kemudian para sosiolog mencari solusi dan dengan memanfaatkan data yang ada. Pedoman ilmiah kemudian dilakukan untuk mencari kemajuan social yang diperlukan. Setelah hal ini kemudian pada tahun 1930an sosiologi semakin terkenal lagi. Dapat dilihat dari banyaknya jurnal tentang sosiologi yang mengisikan artikel penelitian dan deskripsi ilmiah didalamnya.

Cabang Sosiologi

Sosiologi merupakan suatu ilmu yang sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari dalam masyaratkat. Ilmu dan kehidupan social terkandung didalamnya dan hal inilah yang dibutuhkan untuk menjadikan kehidupan yang bagus dan benar antar sesame manusia. Masyarakat merupakan hal yang terus dan sering dibicarakan jika membahas tentang sosiologi ini. Karena masyarakat merupakan suatu hal yang sangat luas yang sulit untuk dipahami.

Parah ahli kemudian membuat lagi suatu penyataan. Seperti menurut Durkheim yang mengatakan bahwa sosiologi itu terbagi menjadi tiga bagian seperti morfologi social, psikologi social dan sosiologi umum. Dengan begitu maka untuk morfologi social merupakan hal yang mencangkup tentang kepadatan penduduk, geografis dan data awal yang akan berpengaruh kepada hal-hal social. Untuk psikologi social akan berhubungan dengan aspek agama, politik, moral dan hokum. Kemudian yang terakhir adalah sosiologi umum yang membedakan tentang usaha yang dilakukan untuk menemukan hokum-hukum social yang sangat penting. Hal inilah yang dianggap oleh ahli ini sebagai hal yang sangat penting untuk kehidupan bermasyarakat.

Cabang sosiologi dianggap mampu untuk mengubah system dalam bermasyarakat. Ada system masyarakat yang benar dan ada juga system masyarakat yang salah. Hal inilah yang dibutuhkan oleh para ahli untuk bisa menyelesaikan masalah yang ada. Kemudian setelah adanya dibuat perbedaan ini semakin banyak para ahli yang mengungkapkan teori mereka masing-masing. Ada yang tetap mengikuti  awalnya dan ada juga yang bahkan sampai berlawanan.

Penggunaan Konsep dalam Sosiologi

Penggunaan konsep dalam sosiologi sangat dibutuhkan oleh para masyarakat. Tanpa adanya hal ini maka akan sering terjadi kesalapahaman antara para anggota dalam masyarakat. Dan juga penggunaan konsep dalam sosiologi digunakan untuk memudahkan para pelajar yang ingin mempelajari tentang sosiologi tidak akan begitu pusing. Tetapi tetap saja konsep yang digunakan haruslah konsep yang tepat dan benar. Jangan pula menggunakan konsep yang salah sehingga mengakibatkan banyak terjadi hal yang keliru. Maka dari itulah untuk mempelajari sosiologi janganlah sembarangan.