Category Archives: kewirausahaan

Isi notula

Menulis.Notulen

Isi notula

Persiapan dalam pembuatan notula :

  • Sediakan alat tulis dan kertas, tapi sekarang sudah umum digunakan Personal Computer ataupun Note Book atau Laptop untuk penyusunan notula.
  • Sediakan kaset rekaman bila ada pembicaraan yang tidak dapat ditulis.
  • Memahami prosedur rapat sebelum rapat dimulai
  • Sediakan buku-buku referensi yang menunjang materi rapat

Isi Notula Rapat adalah :

  • Judul notula beserta nama organisasi atau unit organisasi yang menyelenggarakan rapat.
  • Hari, tanggal, tempat serta waktu dimulai dan berakhirnya rapat.
  • Pemimpin rapat
  • Sifat rapat.
  • Nama peserta baik peserta yang hadir maupun yang tidak hadir.
  • Penyempurnaan notula rapat sebelumnya dan pengesahannya.
  • Susunan Acara rapat /agenda rapat (tulis secara berurutan)
  • Jalannya rapat (pembukaan sampai dengan penutup)
  • Ringkasan jalannya rapat.
  • Hasil rapat.
  • Hal-hal yang dibicarakan dalam rapat.
  • Tempat, tanggal, bulan dan tahun pemnuatan
  • Catatan khusus.
  • Dan lainnya

Rapat yang bersifat mengikat

hal3

Rapat yang bersifat mengikat

Rapat (conference atau meeting) merupakan alat/media komunikasi kelompok yang bersifat tatap muka dan sangat penting, diselenggarakan oleh banyak organisasi, baik swasta maupun pemerintah untuk  mendapatkan mufakat melalui musyawarah  untuk pengambilan keputusan.

Jadi rapat merupakan bentuk komunikasi yang dihadiri oleh beberapa orang untuk membicarakan dan memecahkan permasalahan tertentu, dimana melalui rapat berbagai permasalahan dapat dipecahkan dan berbagai kebijaksanaan organisasi dapat dirumuskan.

Adapun yang termasuk ke dalam kateogori rapat yang bersifat mengikat, di antaranya adalah :

  • Kongres yang merupakan suatu rapat yang diadakan oleh orang-orang tertentu.
  • Musyawarah yang biasanya dilakukan untuk memutuskan sesuatu yang hasilnya mengikat peserta rapat
  • Muktamar
  • Konferensi yang merupakan rapat yang diadakan oleh suatu organisasi
  • Musyawarah kerja yang merupakan rapat yang membicarakan masalah-masalah program kerja.
  • Konferensi kerja yang sudah dilaksanakan dan menentukan langkah  lanjutan
  • Perundingan yang merupakan suatu rapat yang membicarakan secara mendalam suatu masalah

Prosedur rapat

????????????????????????????????????

Prosedur rapat

Istilah prosedur rapat dan kaitannya dengan pertemuan atau rapat maksudnya ialah pada saat menyelenggarakan rapat, maka pihak penyelenggara harus melakukan kegiatan dengan mengikuti cara atau tahap kegiatan yang tepat dan baik sesuai ketentuan umum yang berlaku dalam rapat.

Adapun prosedur pertemuan atau rapat secara umum, yaitu sebagai berikut :

  • Panitia penyelenggara melakukan prapersiapan seperti menentukan masalah, tujuan, dan maksud rapat, pemimpin dan peserta rapat, mengirimkan notula rapat sebelumnya.
  • Panitia penyelenggara melakukan persiapan seperti menentukan acara rapat dan menyusunnya, menata ruang rapat, menyiapkan peralatan perangkat lunak dan keras, peralatan menulis, menyusulkan bahan rapat yang belum sempat dikirim, menyusun konvokasi atau undangan rapat, menempatkan peserta sesuai dengan fungsi dan kedudukannya.
  • Panitia penyelenggara dan peserta rapat turut terlibat dalam pelaksanaan rapat. Seluruhnya peserta rapat mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Maksudnya seluruh peserta rapat mempunyai hak untuk berbicara dan mempunyai kewajiban untuk menyumbangkan hasil pemikiran.
  • Seorang notulis bila rapat telah selesai harus mampu mencatat jalannya acara rapat. Hal yang dicatat ialah inti-inti pembicaraan selama berlangsungnya acara rapat.
  • Bila rapat telah berakhir maka pihak penyelenggara harus mempunyai notula rapat yang ditulis oleh notulis atau sekretaris. Notula rapat atau hasil naskah rapat biasanya harus diperbanyak atau digandakan dan dikirimkan atau didistribusikan kepada peserta rapat, baik yang hadir maupun yang tidak hadir pada waktu rapat, atau dikirim kepada pihak luar/ekstern.

Pengertian Audit

Pengertian Audit

Pengertian Audit

Pada dasarnya, kita semua pasti pernah mendengar kata audit. Namun, apa itu audit ? Pada dasarnya, audit mempunyai kaitan yang cukup erat dengan bidang ilmu ekonomi, khususnya bidang ilmu akuntansi. Sebelum kita membahas pengertian audit, sebaiknya kita bahas sedikit mengenai akuntansi.

Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan.

Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai “bahasa bisnis” Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik.

Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Akuntansi keuangan adalah suatu cabang dari akuntansi dimana informasi keuangan pada suatu bisnis dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan, dan dikomunikasikan.

Auditing, satu disiplin ilmu yang terkait tapi tetap terpisah dari akuntansi, adalah suatu proses dimana pemeriksa independen memeriksa laporan keuangan suatu organisasi untuk memberikan suatu pendapat atau opini – yang masuk akal tapi tak dijamin sepenuhnya – mengenai kewajaran dan kesesuaiannya dengan prinsip akuntansi yang berterima umum.

Praktisi akuntansi dikenal sebagai akuntan. Akuntan bersertifikat resmi memiliki gelar tertentu yang berbeda di tiap negara. Contohnya adalah Chartered Accountant (FCA, CA or ACA), Chartered Certified Accountant (ACCA atau FCCA), Management Accountant (ACMA, FCMA atau AICWA), Certified Public Accountant (CPA), dan Certified General Accountant (CGA). Di Indonesia, akuntan publik yang bersertifikat disebut CPA Indonesia (sebelumnya: BAP atau Bersertifikat Akuntan Publik).

Untuk lebih jelas mengenai pengertian audit, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

Pengertian audit

Audit atau pemeriksaan dalam arti luas bermakna evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak, yang disebut auditor.

Tujuannya adalah untuk melakukan verifikasi bahwa subjek dari audit telah diselesaikan atau berjalan sesuai dengan standar, regulasi, dan praktik yang telah disetujui dan diterima.

Teknik penyelenggaraan rapat

Rapat-Gabungan-Sekretariat

Teknik penyelenggaraan rapat

Setelah peserta rapat berkumpul, maka rapat dibuka oleh pembawa acara rapat ( MC ) dengan ucapan terima kasih atas kehadiran peserta rapat dan sekaligus membacakan susunan acara rapat dan tata tertib selama rapat berlangsung. Setelah itu pembawa acara menyerahkan rapat pada pimpinan rapat.

Menjadi pimpinan rapat tidak semudah yang dibayangkan, dimana pimpinan harus mampu mendorong dan menciptakan partisipasi aktif anggota, bertanggung jawab atas rapat yang diadakan dan pimpinan tidak boleh mendominasi pembicaraan dalam rapat demi tercapainya tujuan rapat.

Pemimpin rapat harus bisa menciptakan rasa aman, suasana persaudaraan, saling membuka diri dan tidak ada kesan sikap otoriter, mempunyai keterampilan berkomunikasi untuk mendukung peserta yang pasif, dan mendorong kelompok untuk mengambil keputusan bersama.

Pimpinan rapat yang baik adalah pimpinan yang dapat memberikan keleluasaan peserta untuk Berbicara spontan, dengan suasana yang santai membuat peserta tidak ragu- ragu untuk mengeluarkan pendapatnya, menemukan gagasan yang cemerlang.

Serta menyampaikan opini yang tidak sejalan dengan pimpinan karena meraka merasa pimpinan tidak mengekang pendapatnya bahkan memberi kebebasan dalam beragumen. Mencapai keputusan bersama tanpa selalu meminta pemimpin sebagai penentu akhir.

Rapat akan menjadi efektif bila :

  • Ketergantungan peserta rapat pada pimpinan tidak besar.
  • Tidak ada perbedaan menyolok antara pimpinan dan peserta rapat.
  • Kesadaran pimpinan akan pentingnya partisipasi peserta rapat.

Pengendalian rapat yang benar

IMG_20140401_091252

Pengendalian rapat yang benar

Pada umumnya, sebuah organisasi atau perusahaan akan mengadakan rapat secara berkala. Oleh karena itu, sudah sepantasnya anda mengetahui seperti apa pengendalian rapat yang benar itu. Sebelumnya, mari kita bahas sedikit mengenai rapat.

Secara umum, ada tiga teknik pengendalian rapat yang benar, di antaranya adalah sebagai berikut ini :

  • Pengendalian rapat bebas terbatas adalah pengendalian rapat yang memberikan kesempatan secara bebas kepada para peserta rapat untuk mengemukakan pendapatnya secara bergantian. Peserta rapat diperbolehkan beradu argumentasi atau berdebat tanpa harus melalui pemimpin rapat. Pemimpin rapat hanya bertugas mengawasi jalannya pembicaraan. Jika pembicaraan dirasa sudah cukup, pemimpin dapat menghentikan perdebatan dan menyimpulkannya menjadi sebuah keputusan rapat.
  • Pengendalian rapat secara ketat adalah pengendalian rapat yang tidak memberikan kesempatan bertanya atau mengeluarkan pendapat kepada para pesertanya. Para peserta rapat boleh mengeluarkan pendapat hanya seizin pemimpin rapat dengan waktu dan jumlah penanya yang sudah ditentukan.
  • Pengendalian gabungan bebas terbatas dengan ketat adalah pengendalian rapat yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para peserta rapat untuk mengeluarkan pendapatnya dan apabila keadaan sudah mulai kurang terkendali, pemimpin rapat langsung menggunakan cara pengendalian ketat, sehingga keadaan normal kembali. Jika situasi rapat sudah dianggap lancar kembali, pemimpin rapat dapat menggunakan cara pengendalian bebas terbatas.

Langkah-langkah dalam mengefektifkan rapat

Rapat_Efektif_Lebih_Produktif

Langkah-langkah dalam mengefektifkan rapat

Adapun langkah-langkah untuk mengefektifkan sebuah rapat, di antaranya adalah sebagai berikut :

 a. Perencanaan dan persiapan rapat

Dalam perencanaan dan persiapan rapat, anda harus menentukan siapa saja yang akan anda undang ke dalam sebuah rapat. Orang-orang yang perlu diundang dalam rapat ialah yang :

  • Perlu memberikan persetujuan
  • Punya keahlian atau informasi yang diperlukan
  • Punya keahlian dan intelegensia untuk membantu kelompok menghasilkan gagasan yang dibuat
  • Akan melaksanakan keputusan
  • Akan mendorong gagasan anda untuk rapat itu
  • Akan memberikan kontribusi olh hasilnya
  • Secara langsung akan terpengaruh.

 b. Menciptakan agenda rapat

Agenda sangat besar efektivitasnya dalam mengorganisir dan meluruskan rapat, tetapi jarang digunakan secara efektif. Agenda yang bagus dapat menyelesaikan setengah dari pekerjaan anda, bahkan sebelum rapat dimulai.

 c. Menentukan waktu yang tepat

Pada dasarnya, sebuah rapat harus ditentukan waktunya terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk :

  • Menjaga agar rapat tetap pada jalur
  • memberi tahu setiap orang bahwa waktu itu terbatas
  • Rapat dapat lebih mudah dikendalikan
  • Memotivasi orang
  • Ada tujuan yang dapat diselesaikan.

 d. Memimpin rapat dengan baik

Memang tidak dapat dipungkiri lagi bahwa kehadiran seorang pemimpin rapat sangatlah berpengaruh dalam berjalannya sebuah rapat. Oleh karena itu, sebaiknya anda memilih pemimpin rapat yang benar dan tepat sebelum anda memuai rapat tersebut.

Pada dasarnya, seorang pemimpin rapat mempunyai beberapa tugas penting, di antaranya adalah sebagai berikut ini :

  • Merencanakan dan Persiapan
  • Membuka Rapat
  • Penyampaian agenda
  • Penyampaian butir rapat
  • Penyampaian tujuan