Category Archives: motivasi

Passion for perfection on your campus life!

Mungkin sudah sering kita mendengar kata “passion”, tapi mungkin belum semua orang paham dengan arti dari kata tersebut.

Passion, apaan sih?

Rene Suhardono dalam bukunya yang berjudul Your Job Is Not Your Carrier berkata bahwa “passion is not what you are good at, it’s what you enjoy the most”, yang jika saya terjemahkan kedalam bahasa sendiri artinya bahwa passion adalah sesuatu yang dikerjakan dengan minat, yang berarti didalamnya melibatkan perasaan kita akan kecintaan terhadap sesuatu tersebut dan bukan hanya sekedar ahli dalam mengerjakannya. Ketika kita tahu dimana letak passion kita, kita akan mengerjakan tugas dengan perasaan ringan, karena kita senang dan menikmati proses selama bekerja meskipun tugas tersebut adalah tugas yang berat.

Hubungan passion dan kuliah

Passion erat kaitannya dengan karir yang ingin kita wujudkan dimasa depan. Misalnya, ketika kita memiliki kecintaan terhadap musik, mungkin timbul keinginan kita berkuliah dijurusan seni musik, lalu setelah lulus bekerja di dunia musik, menjadi musisi, komposer, dsb. Ketika kita disuruh mengerjakan sesuatu yang tidak terlalu kita sukai atau bahkan kita benci, biasanya hasil yang kita berikan tidak maksimal. Namun, akan berbeda hasilnya ketika kita menyukai pekerjaan tersebut, mungkin hasilnya pun tidak sempurna namun kita akan mengerjakannya dengan hati yang sempurna penuh dengan rasa senang. Begitupun dengan kuliah. Ketika kita berkuliah dijurusan yang kita minati, kita akan menempuh masa – masa kuliah dengan perasaan bahagia, karena kita tahu jalan ini akan semakin mendekatkan kita pada mimpi kita, perkuliahan yang kita ambil adalah sesuatu yang mungkin sulit tetapi menarik minat kita untuk tahu lebih dalam tentangnya, lingkungan dan orang – orang yang kita temui adalah lingkungan dan orang – orang yang mirip dengan kita dalam hal pemahamannya, mimpi – mimpinya, sehingga kita semakin bersemangat pada masa – masa perkuliahan tersebut.

Jangan sampai sekedar ngampus!

Sukses diterima dijurusan yang sesuai passion kita, bukan berarti kita sudah selesai lho. Dikampus ada banyak unit kegiatan mahasiswa yang bisa diikuti, mulai dari bidang olahraga, kebudayaan hingga sains dan teknologi. Tidak ada salahnya mengikuti salah satu unit kegiatan yang diminati karena dari sana kita bisa menambah pengetahuan, teman dan bahkan kita bisa menemukan bakat terpendam yang mungkin kita tidak tahu sebelumnya. Dan yang pasti, kita ga hanya sekedar ngampus! J

Punya passion, punya mimpi, ga punya restu

Mungkin ada diantara kita yang mengalaminya. Passion sudah mantap, cita – cita sudah dirumuskan, tapi orang tua tidak sepemikiran. Lalu gimana dong? L

Yakinlah bahwa tidak ada orang tua yang mau melihat anaknya kecewa, sedih atau bahkan berusaha menjerumuskan anaknya. Setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Jika pada akhirnya orang tua kita tidak merestui pilihan yang kita inginkan dan kita harus mengikuti harapan mereka, yakinlah ini bukan akhir dari hidup dan mimpi – mimpi kita. Mungkin kita hanya harus “sedikit memutar” sebelum sampai pada tujuan kita J. Jalani dengan ikhlas, mungkin suatu hari nanti akhirnya kita jatuh cinta pada pilihan dari orang tua kita J.

Tapi, ketika orang tua memberikan kebebasan memilih pada kita, jangan sampai kita berlaku seenaknya. Pikirkan mengenai biaya kuliah dengan kesanggupan orang tua membiayai.

Dari berbagai sumber.

Tips Manajemen Waktu untuk Mahasiswa

                Menjadi mahasiswa bukanlah hal yang mudah dalam menggunakan waktu dengan sebaik-baniknya. Karena itu bnayak mahasiswa yang kebablasa menggunakan waktunya hanya untuk nongkrong, kumpul dengan teman-temannya, main, ataupun hanya hura-hura bahkan terlalu aktif di organisasi. Sehingga mereka lupa dengan tugas utamanya sebagai mahasiswa, yakni belajar.

Mungkin, banyak yang pernah merasa tidak punya waktu untuk mengerjakan tugas kuliah atau merasa waktu cepat sekali berjalan hingga tak terasa lusa sudah mulai UTS. Maka kita pun  perlu mengatur waktu lebih baik lagi. Kita semua memiliki 24 jam sehari namun kenapa prestasi setiap orang berbeda ? karena manajemen waktu setiap orang berbeda. Yuk, atur waktu agar menjadi lebih prestasi.

1. Tetapkan tujuan dan target

Buatlah target dari skala besar hingga skala kecil dari mulai target tahunan, bulanan hingga harian. Apa target tahun ini ? Meningkatkan IP ? Meraih nilai TOEFL 600 ? Menjadi mahasiswa berprestasi ? Apa pun tujuan dan target dalam hidup kamu, yang terpenting jangan pernah karena ikut-ikutan teman atau orang lain. Tujuan ini dibuat agar kamu selalu tertantang melakukan lebih hingga menjadi orang yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan memiliki target maka hidup akan lebih terarah.

2. Catat jadwal kegiatan

Apakah kamu memiliki agenda harian yang berisi catatan jadwal kegiatan ? Bila belum, ini saatnya kamu mulai mencatat jadwal akademis dari mulai tugas makalah, kuis, presentasi maupun non-akademis seperti aktivitas sosial, rapat organisasi, dan workshop. Dengan mulai membiasakan diri mencatat kegiatan harian, kamu akan menjadi tertib dan terorganisir. Maka kamu pun tak akan dapat menyia-nyiakan waktumu.

3. Tentukan skala prioritas

Kamu bisa mulai menetapkan skala prioritas di setiap rencana kegiatan dari mulai nomor 1 yang penting dan mendesak hingga nomor 4 yang tidak penting dan tidak mendesak. Selalu utamakan yang utama. Hal ini bertujuan untuk membuat kamu menjadi lebih tegas dan produktif mengatur waktu. Ingat, selalu mendahulukan prioritas, jika tidak demikian maka waktumu akan terbuang sia-sia dan tentunya tidak dapat melakukan yang terbaik dengan apa yang seharusnya yang kamu lakukan yakni prioritas. Sebagai mahasiswa tentunya prioritas utamanya adalah kuliah dan belajar. So, prioritaskan itu sebagai yang utama dari yang lainnya.

4. Alokasikan waktu

Berapa banyak waktu yang kamu butuhkan untuk tidur, belajar, dan bermain dalam sehari ? Alokasikan waktu sesuai kebutuhan diri kamu. Jangan ‘mencuri’ jatah waktu tidur normal demi belajar ngebut semalam karena hal ini justru menurunkan daya konsentrasi dan kesehatan menurun. Oleh karena itu aturlah waktu, berapa jam untuk tidur, makan, bermain, belajar dan bercengkrama dengan teman-teman. Ingat, jam biologis  seperti tidur tidak dapat digantikan dari malam menjadi pagi. Karena itu dapat menjadikan konsentrasi dan klesehatanmu pun menurun.

5. Evaluasi

 Lakukan evaluasi pada pagi atas apa yang akan kamu lakukan pada hari itu dan pada malam hari atas apa yang telah kamu lakukan seharian sehingga kamu dapat menilai jadwal yang dibuat cukup realistis dan kamu pun menjadi lebih produktif. Bagi kamu yang menggunakan kendaraan umum, manfaatkan waktu menunggu angkot, bus, dan kereta dengan selalu membawa catatan kecil untuk mempelajari ulang bahan kuliah. Jangan sampai waktu kamu hanya habis bengong lantang-luntung bahkan bete menunggu. Tapi bukan berarti sebagai mahasiswa kamu harus belajar setiap waktu. Selalu luangkan waktu untuk refreshing, jalan-jalan bersama keluarga atau sahabat agar kehidupan kita seimbang. Yang penting selalu ingat, atur waktu jangan mau diatur waktu.

Waktu tak akan kembali, detik, menit bahkan jam tidak akan terasa telah terlewat  begitu saja. Oleh karena itu waktu adalah kesempatan dan anugrah yang tidak boleh disia-siakan. Karena waktu merupakan modal utama kita dalam meraih impian dna cita-cita. Jangan seampai suatu saat nanti ki9ta menyesal karena telah menyia-nyiakan waktu. Bagi seorang pembisnis dan pengusaha waktu adalah uang, dan bagi kita  mahasiswa waktu adalah ilmu yang sangat berharga.

Tips Sehat & Hemat Anak Kos

Mayoritas anak kos atau remaja yang hidup jauh dari orang tua biasanya akan kehabisan uang sebelum waktunya. Kalau sudah demikian maka akan terjadi kegalauan yang luar biasa, ngutang di mana-mana dan mungkin tak segan-segan meminta bahkan puasa terus.  Selain itu, kadang kita makan-makanan yang kurang sehat demi menghemat pengeluaran. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan dengan konsisten agar simpanan uang tetap aman. Agar dapat mnengantisipasi kekurangan biaya atau kehabisan uang.  Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan untuk anak kots.

Rencanakan pengeluaran

Langkah yang harus dilakukan agar simpanan uang tetap selamat hingga akhir bulan adalah dengan mengatur pengeluaran. Jika dalam satu bulan Anda diberi jatah sebanyak satu bagian, pastikan hitung dulu ada berapa hari lagi hingga kiriman datang. Jika 30 hari lagi, maka bagi uang dengan 30. Sebagai referensi, kita dapat  membagi pengeluaran menjadi beberapa minggu dalam ssatu bulan. Jadi, jika ada empat minggu dalam satu bulan berarti kita harus membagi uang kiriman orang tua menjadi empat bagian. Bedakan antara pengeluaran tetap dengan pengeluaran tidak tetap. Pengeluaran tetap itu misalnya, untuk pembelian bahan bakar kendaraan, pembayaran jasa kos, makan dan lain-lain. Jangan sampai pengeluaran tetap dikorbankan untuk kepentingan yang sekunder, dan bahkan tersier.

Masaklah nasi sendiri

Ada beberapa tempat kos yang melarang penghuninya untuk membawa perangkat listrik seperti magic jar (alat untuk menanak dan menghangatkan nasi). Ada juga yang memberikan biaya tambahan ketika penghuninya membawa magic jar. Namun, hal itu yang perlu menjadi pertimbangan Anda untuk memilih tempat kos yang mengijinkan dan bahkan meng-gratiskan penghuninya untuk membawa perangkat tambahan (magic jar). jika setiap minggu menghabiskan 2 kg nasi untuk 3x makan setiap hari. Jika dihitung, 1 kg nasi mungkin seharga Rp 7.000,00. Untuk 2 kg berarti Rp 14.000,00 kan? Jika Anda ingin memasak nasi sendiri, pastikan biaya pembelian beras dijadikan pengeluaran tetap.

Beli lauk pauk saja

Memasak nasi sudah dilakukan sendiri, sekarang waktunya membahas lauk pauk. Belilah lauk pauk yang bergizi dan murah tentunya. Jangan pula terpancing untuk membeli yang murah, tapi mengorbankan kesehatan Anda. Belilah lauk pauk di tempat langganan Anda. Mengapa demikian? Karena bisa jadi akan ada porsi tambahan dan pelayanan khusus untuk pelanggannya. Jangan beli lauk pauk yang sama setiap hari karena tubuh perlu variasi nutrisi. Usahakan selalu dengan gizi seimbang, yakni selalu ada sayuran dan lauk yang mengandung protein, seperti tempe, tahu, prekedel, ikan  ataupun telur.

 

Cuci pakaian sendiri

Banyak anak kos tidak mencuci baju mereka sendiri. Entah karena malas, gengsi, atau alasan lainnya. Padahal, jika dihitung-hitung, pengeluaran untuk jasa laundry juga menguras jatah bulanan. Maka dari itu, lebih baik memilih untuk mencuci baju sendiri. Jika Anda memilih untuk mencuci baju menggunakan jasa laundry, pasti selalu terpikir paket murah yang ditawarkan oleh mereka (jasa laundry). Paket murah biasanya diukur berdasarkan massa pakaian yang akan dicuci. Nah, jika pakaian Anda belum memenuhi kuota, apa Anda mau membawanya ke laundry?  Akibatnya pakaian kotor akan tertumpuk di kamar kos dan tentunya kamar jadi berbau tidak enak. Itulah kelebihan mencuci baju sendiri. Anda bisa mencuci kapan saja, dengan jumlah sedikit / banyak, dan juga tanpa ada ketakutan kehilangan pakaian ketika di-launsdry.

Konversi kendaraan bermotor ke non-motor

Langkah terakhir yang sudah saya laksanakan adalah dengan bersepeda ke kampus (Bike to Campus). Jika jarak kampus / sekolah dari tempat kos tidak jauh, jalan kaki saja juga cukup. Dengan begitu, Anda sudah menghemat biaya untuk membeli bensin sekaligus menyelamatkan bumi dari kelebihan kadar gas buang kendaraan bermotor. Langkah di atas dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai seorang anak kos. Ingat, jauh dari orang tua berarti belajar untuk menjadi lebih mandiri. Jika Anda masih menggantungkan hidup kepada orang tua, tidak ada gunanya Anda hidup sebagai anak kos.

Tips fokus dikelas tanpa ngantuk

Sebagian besar pelajar pasti pernah mengalami mengantuk saat mengikuti pelajaran dikelas. Penyebab yang paling sering dialami adalah kekurangan waktu tidur. Berikut adalah tips – tips agar tidak mengantuk didalam kelas.

Tidur cukup

Manusia dewasa umumnya membutuhkan waktu tidur  cukup antara 4 – 6 jam, sedangkan pada usia remaja umumnya 6 – 8 jam. Seringkali kita menggunakan waktu tidur kita untuk menyelesaikan tugas atau belajar pada malam menjelang ujian, atau yang sering disebut dengan istilah SKS (sistem kebut semalam). Mengerjakan tugas atau belajar hingga larut malam berarti menjaga otak kita tetap dalam keadaan aktif melewati waktu tidur kita sehingga biasanya setelah badan semakin lelah, mata kita justru semakin sulit terpejam, lalu menyebabkan kita mengantuk keesokan paginya. Untuk menghindari hal ini, bagi waktu untuk menyelesaikan tugas dan belajar, atur jamnya agar tidak sampai mengambil jam tidur, dan jangan membiasakan diri menumpuk tugas sampai batas deadline. Jika terpaksa tidur setelah larut malam, rilekskan pikiran 30 menit sampai 1 jam sebelum tidur, hal ini dapat membantu kita untuk tidur nyenyak.

Selesaikan masalah

Rasa khawatir dan stres membuat otak kita tetap aktif berpikir sehingga tubuh dan pikiran kita sulit untuk masuk dalam keadaan rileks. Jika kita sulit untuk melupakan sejenak apa yang mengganggu pikiran kita, kita dapat menguranginya dengan menuangkan masalah dan rasa khawatir kita pada buku atau kertas. Dan jika kita memiliki masalah yang memungkinkan untuk diselesaikan saat itu juga, selesaikanlah.

Matikan alat elektronik

Cahaya biru yang dipancarkan dari benda – benda elektronik seperti televisi, laptop, handphone, dapat menunda rasa kantuk. Menonton film action dengan adegan kekerasan dan berbahaya juga dapat membuat kita tetap terjaga. Kita dapat menghindarinya dengan mematikan alat – alat tersebut satu jam sebelum tidur.

Makan makanan yang tepat

Kafein dan gula adalah jenis kandungan bahan makanan yang paling baik dalam menghambat rasa kantuk. Untuk menghindari terjaga sepanjang malam karenanya, kita dapat mengaturnya dengan tidak mengonsumsi kafein diatas jam 4 sore.

Tidur siang

Tidur siang dapat menyebabkan kita sulit tidur pada malam hari. Sebaiknya kita tidur lebih awal pada malam hari daripada tidur siang kemudian tidur larut pada malam harinya , karena akan menyebabkan kita semakin mengantuk pada keesokan paginya.

 

 

Lingkungan

Lingkungan berperan pula pada kualitas tidur kita. Agar kita dapat tidur dengan nyenyak, kurangi atau matikan sumber cahaya dikamar, atur suhu ruangan agar tidak terlalu panas tapi juga tidak terlalu dingin, dan kita dapat menggunakan penutup telinga jika disekitar terdengar suara – suara yang bising. Kebersihan tempat tidur dan kebersihan diri dapat membantu kita tidur nyenyak pula. Cuci kaki dan tangan sebelum pergi ketempat tidur.

Sumber : okezone.com

Passion for perfection on your campus life!

Mungkin sudah sering kita mendengar kata “passion”, tapi mungkin belum semua orang paham dengan arti dari kata tersebut.

Passion, apaan sih?

Rene Suhardono dalam bukunya yang berjudul Your Job Is Not Your Carrier berkata bahwa “passion is not what you are good at, it’s what you enjoy the most”, yang jika saya terjemahkan kedalam bahasa sendiri artinya bahwa passion adalah sesuatu yang dikerjakan dengan minat, yang berarti didalamnya melibatkan perasaan kita akan kecintaan terhadap sesuatu tersebut dan bukan hanya sekedar ahli dalam mengerjakannya. Ketika kita tahu dimana letak passion kita, kita akan mengerjakan tugas dengan perasaan ringan, karena kita senang dan menikmati proses selama bekerja meskipun tugas tersebut adalah tugas yang berat.

Hubungan passion dan kuliah

Passion erat kaitannya dengan karir yang ingin kita wujudkan dimasa depan. Misalnya, ketika kita memiliki kecintaan terhadap musik, mungkin timbul keinginan kita berkuliah dijurusan seni musik, lalu setelah lulus bekerja di dunia musik, menjadi musisi, komposer, dsb. Ketika kita disuruh mengerjakan sesuatu yang tidak terlalu kita sukai atau bahkan kita benci, biasanya hasil yang kita berikan tidak maksimal. Namun, akan berbeda hasilnya ketika kita menyukai pekerjaan tersebut, mungkin hasilnya pun tidak sempurna namun kita akan mengerjakannya dengan hati yang sempurna penuh dengan rasa senang. Begitupun dengan kuliah. Ketika kita berkuliah dijurusan yang kita minati, kita akan menempuh masa – masa kuliah dengan perasaan bahagia, karena kita tahu jalan ini akan semakin mendekatkan kita pada mimpi kita, perkuliahan yang kita ambil adalah sesuatu yang mungkin sulit tetapi menarik minat kita untuk tahu lebih dalam tentangnya, lingkungan dan orang – orang yang kita temui adalah lingkungan dan orang – orang yang mirip dengan kita dalam hal pemahamannya, mimpi – mimpinya, sehingga kita semakin bersemangat pada masa – masa perkuliahan tersebut.

Jangan sampai sekedar ngampus!

Sukses diterima dijurusan yang sesuai passion kita, bukan berarti kita sudah selesai lho. Dikampus ada banyak unit kegiatan mahasiswa yang bisa diikuti, mulai dari bidang olahraga, kebudayaan hingga sains dan teknologi. Tidak ada salahnya mengikuti salah satu unit kegiatan yang diminati karena dari sana kita bisa menambah pengetahuan, teman dan bahkan kita bisa menemukan bakat terpendam yang mungkin kita tidak tahu sebelumnya. Dan yang pasti, kita ga hanya sekedar ngampus! J

Punya passion, punya mimpi, ga punya restu

Mungkin ada diantara kita yang mengalaminya. Passion sudah mantap, cita – cita sudah dirumuskan, tapi orang tua tidak sepemikiran. Lalu gimana dong? L

Yakinlah bahwa tidak ada orang tua yang mau melihat anaknya kecewa, sedih atau bahkan berusaha menjerumuskan anaknya. Setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Jika pada akhirnya orang tua kita tidak merestui pilihan yang kita inginkan dan kita harus mengikuti harapan mereka, yakinlah ini bukan akhir dari hidup dan mimpi – mimpi kita. Mungkin kita hanya harus “sedikit memutar” sebelum sampai pada tujuan kita J. Jalani dengan ikhlas, mungkin suatu hari nanti akhirnya kita jatuh cinta pada pilihan dari orang tua kita J.

Tapi, ketika orang tua memberikan kebebasan memilih pada kita, jangan sampai kita berlaku seenaknya. Pikirkan mengenai biaya kuliah dengan kesanggupan orang tua membiayai.

Dari berbagai sumber.

Jadi mahasiswa : jangan kaget!

Memasuki dunia perkuliahan berarti memasuki dunia yang baru, yang tentunya berbeda dengan masa – masa ketika kita duduk di bangku SMA. Mungkin kita akan merasa kaget dengan perubahan – perubahan dan perbedaan yang terjadi di keseharian kita. Lalu bagaimana agar kita dapat beradaptasi dengan lingkungan kita yang baru?

Dikutip dari Her Campus, Jumat (28/12/2012), berikut beberapa perbedaan yang dirasakan oleh mahasiswa baru dan cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi rasa kaget dengan perbedaan tersebut.

1. Menjadi lebih mandiri

Ketika kita duduk di bangku sekolah, kita terbiasa dengan perhatian yang diberikan oleh guru – guru kita. Kita diberikan tugas – tugas dan pekerjaan rumah yang harus dikumpulkan pada waktu tertentu agar lebih menguasai materi pelajaran, diingatkan ketika kita sengaja membolos sekolah agar tidak mengulanginya, dan masih banyak lagi perhatian yang diberikan oleh guru kepada kita. Ketika kita duduk di bangku kuliah, dosen kita tidak akan bertanya ketika kita membolos dari kelasnya kemarin, dan tidak akan menanyakan tugas yang belum kita kumpulkan pada deadline yang diberikan. Dosen menganggap kita manusia dewasa yang tahu apa yang dilakukannya beserta konsekuensinya dan tak perlu lagi diingatkan mengenai tugasnya.

Cara yang dapat dilakukan agar menjadi lebih mandiri :

Buat jadwal kegiatan

Mulailah menulis jadwal kegiatan anda dan deadline tugas pada papan schedule anda. Apa saja tugas yang diberikan pada anda beserta deadlinenya, kapan anda ujian dan kapan anda memiliki kegiatan di organisasi kemahasiswaan. Dengan begitu anda bisa membagi waktu dengan lebih baik dan tahu apa yang harus anda lakukan hari ini, besok, dan seterusnya.

Seimbangkan waktu antara bermain, berorganisasi dan belajar

Hampir sebagian mahasiswa merasa setelah menjadi mahasiswa hidupnya berkutat di sekitar lingkungan kampus. Waktunya tersita oleh kegiatan di organisasi – organisasi kemahasiswaan. Bukan hal yang buruk menjadi mahasiswa yang aktif, namun jangan sampai kita melupakan tugas utama kita yaitu belajar. Seimbangkan waktu kita antara bermain, berorganisasi dan belajar, yang tentunya belajar menjadi fokus utama kita dalam membagi waktu.

2. Jumlah siswa

Di kampus, kita akan memasuki kelas dengan jumlah teman sekelas yang biasanya lebih banyak dibanding sewaktu SMA. merasa asing dan terkucilkan akan membuat prestasi kita tidak maksimal. Cara untuk mengatasi hal tersebut diantaranya :

Cari teman belajar

Cari beberapa teman sekelas untuk membentuk kelompok belajar. Selain kita akan memiliki beberapa teman dekat, kelompok belajar juga akan membantu kita lebih memahami dan menemukan jawaban dari masalah yang tidak bisa kita pecahkan sendiri.

Teman sekelas bukan orang asing

Mungkin dihari pertama kuliah kita merasa asing dengan wajah – wajah baru yang kita temui. Hal itu wajar terjadi dan teman sekelas yang lain pun pasti merasakannya. Jangan menutup diri, cobalah berinisiatif untuk menyapa mereka terlebih dahulu, mereka pasti akan menyambut sapaan kita dengan baik.

3. Dosen

Dengan jumlah mahasiswa yang tidak sedikit, kecil kemungkinannya dosen akan mengenal kita secara personal seperti guru kita sewaktu SMA. Untuk lebih dikenal dengan dosen, agar tidak terjadi kecanggungan saat kita berkonsultasi maupun bertanya pada dosen, ada beberapa hal yang bisa dilakukan :

Jaga sikap

Tunjukkan sopan santun dan rasa hormat pada dosen kita, karena bagaimanapun dosen kita adalah orang tua kita di kampus. Perhatikan penggunaan bahasa saat berbicara dengan dosen. Penggunaan bahasa yang kurang sopan malah membuat kita mendapat nilai minus dimata dosen.

Aktif dalam diskusi kelas

Semakin sering kita bertanya atau menanggapi materi dari dosen, semakin dosen akan mengingat kita, yang artinya kita memperhatikan apa yang dijelaskan oleh dosen dan itulah yang diharapkan.

4. Catatan dan buku teks

Sewaktu SMA, mungkin kita diharuskan menulis penjelasan dari guru kita dalam buku catatan. Namun, di bangku kuliah, semua dikembalikan kepada kita, apakah kita ingin menuliskannya atau cukup menyimpan penjelasan tersebut dalam ingatan kita. Bahkan kita diperbolehkan untuk mencatat dengan memakai laptop.

Saat mencatat memakai laptop, pastikan kita tidak sambil membuka jejaring sosial seperti facebook, twitter, dan lainnya, karena hanya akan mengganggu fokus kita dan bahkan menyebabkan kita tidak mengerti apa yang kita catat.

Seringkali buku teks yang digunakan sejak tingkat pertama terpakai hingga tingkat akhir, sehingga kadang kita kesulitan meminjam pada senior. kadang kita pun kesulitan meminjam dari perpustakaan karena ketersediaan buku yang terbatas tidak sebanding dengan banyaknya mahasiswa yang memerlukan buku tersebut. Cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan buku teks dengan pengeluaran yang lebih hemat :

Survey harga buku di beberapa toko

Terkadang harga buku yang sama bisa berbeda antara toko yang satu dengan toko yang lainnya. Ada baiknya kita melakukan survey harga terlebih dahulu sebelum membeli buku teks yang kita perlukan.

Bertanya pada senior

Senior pasti memiliki pengalaman dan pengetahuan lebih banyak dari kita. Cobalah bertanya pada senior mengenai toko buku yang dapat direkomendasikan untuk kita membeli buku teks dan tidak ada salahnya bertanya kepada alumni yang mungkin masih menyimpan buku teksnya dan bersedia meminjamkan pada kita.

E-book gratis

Terkadang penerbit buku menyediakan e-book yang bisa di download secara gratis. Dengan kemauan dan sedikit kesabaran juga pengetahuan cara mendownload e-book kita bisa mendapatkan e-book yang kita perlukan tanpa biaya.

Semoga bermanfaat dan selamat datang di dunia kampus! J

Sumber : okezone.com

MERINGKAS BUKU DENGAN BAIK

Kegiatan meringkas buku merupakan mencatat hal-hal yang dianggap penting yang ada di dalam buku, sehingga mendapat intisari dari buku tersebut. Kegunaan meringkas buku adalah untuk menguasai isi yang terdapat dalam teks asli, namun singkat dan padat sehingga mudah untuk dipahami.

Meringkas buku memang susah – susah gampang. Tergantung dari individu masing – masing juga. Bagi yang sudah biasa dan berpengalaman mungkin hal ini sesuatu yang mudah untuk dilakukan, tetapi bagi pemula atau yang tidak biasa melakukannya mungkin bisa dikatakan sesuatu yang sulit dan rumit.

Memahami isi atau gambaran umum sebuah buku

Sebelum kita meringkas sebuah buku atau bacaan, pahami terlebih dahulu gambaran umum mengenai buku tersebut, tidak harus membaca keseluruhan isi buku tersebut dari awal sampai akhir, kita bisa cukup membaca synopsisnya jika di buku tersebut memang ada synopsisnya . Jika tidak kita bisa memahami pendahuluan atau kata pengantar yang ditulis oleh penulis, biasanya disini penulias menjelaskan secara umum tentang garis besar isi buku.

Memahami gambaran isi sub bab dalam buku

Dalam sebuah buku terdapat beberapa bab di dalamnya. Pahami dan kajilah tiap bab yang ada. Hal ini dimaksudkan agar kita dapaet mengerti keterkaitan antara bab satu dengan bab lainnya

Melakukan pencatatan pada hal-hal yang dianggap penting

Dalam tahap ini merupaka tahap yang penting, catat dan pahami sesuatu yang dianggap penting dalam buku ini, hal ini agar kita tidak kehilangan maksud dan keterkaitan bab satu dengan bab lainnya dalam suatu buku, agar mempermudah kita dalam melakukan proses kegiatan meringkas buku

Mulai menulis dengan membuat dafar dari hasil catatan yang kita buat

Dari hasil catatan yang kita lakukan kita membuat semacam draf atau tabel untuk lelih memudahkan kita dalam bekerja. Tabel ini akan sangat membantu kita dalam menentukan alur dari isi sebuah buku

Mulai Meringkas

Setelah tahap demi tahap dilakukan, maka mulailah meringkas, jangan ditunda-tunda lagi tetapi jangan sampai juga mengganggu kegiatan dan aktivitas kita yang lain

Selamat meringkas buku…