Category Archives: Teknologi Informasi dan Kominikasi

Etika menggunakan mesin penjawab telepon

dcz

Etika menggunakan mesin penjawab telepon

Telepon merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara (terutama pesan yang berbentuk percakapan). Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal listrik dalam jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya.

Mesin penjawab telepon ialah sebuah alat yang dicantelkan ke sebuah telepon. Jika telepon tak menjawab setelah berbunyi beberapa kali, mesin penjawab telepon akan mengirim pesan ke penelepon. Penelepon dapat meninggalkan pesan (setelah suara tit). Mesin penjawab telepon berbeda dengan voicemail yang berpokok pada jaringan.

Adapun keuntungan penggunaan mesin penjawab telepon ini, di antaranya adalah :

  • Dapat merekam atau menjawab setiap pembicaraan dari luar
  • Dapat merekam dari dua arah
  • Orang lain dapat mendengarkan hasil pembicaraan
  • Dapat memanggil di mana saja kita berada

Etika bertelepon saat mengemudi

Hand-Free Bikin Error Lebih Tinggi_2013-05-28 13-55-39_Nyetir

Etika bertelepon saat mengemudi

Walaupun peringatan jangan menelpon saat mengemudi sering dilakukan, ternyata masih banyak  yang menganggap sepele peringatan ini. Jadi jangan heran jika banyak kasus kecelakaan terjadi karena etika bertelepon saat mengemudi, bukannya sanksi dengan kemempuan anda menyetir dengan satu tangan, namun tanpa disadari resiko tabrakan justru timbul karena pecahnya konsentrasi pengemudi.

Adapun beberapa tips atau etika yang bisa anda patuhi untuk bertelepon pada saat mengemudi, di antaranya adalah sebagai berikut :

  • Manfaatkan fitur-fitur seperti automatic redial dan memory dial pada HP anda. Pelajari juga penggunaan keypad untuk memanfaatkan speed dial tanpa perlu megalihkan perhatian dari jalan.
  • Gunakan hands free kit atau letakkan HP dalam jangkauan tangan, sehingga tidak perlu mengalihkan pandangan dari jalan hanya untuk memungutnya. Bila kondisi tidak memungkinkan anda untuk menjawab telepon acuhkan saja dan biarkan voice mail menjawabnya. Baru setelah kondisi jalan aman, anda menelpon kembali.
  • Segera hentikan pembicaraan bila berada pada situasi lalu lintas yang berbahaya. Hujan deras atau lalu lintas yang padat dan beresiko tinggi terhadap kecelakaan lalu lintas  dan yang pasti akan memecah kosentrasi mengemudi.
  • Akan lebih baik lagi jika anda menepi sesaat utuk bertelepon dengan lawan bicara atau lakukan ketika lampu lalu lintas sedang merah. Tapi ingat, lakukan hal ini di tempat yang aman dan tidak tergolong dalam area dengan kriminalitas tinggi.
  • Untuk membicarakan pembicaraan bisnis yang berat dan serius, jangan pernah dilakukan saat anda sedang mengemudi karena hal ini cenderung mengganggu kosentrasi dalam mengemudi.

Bertelepon Saat Mengemudi

ponsel-4

Bertelepon Saat Mengemudi

Tidak jarang kita menerima telepon pada saat kita mengemudikan mobil atau sepeda motor. Tentunya kita juga sering mendengar bahwa bertelepon pada saat mengemudi itu sama dengan maut. Akan tetapi, sebenarya ada etika bertelepon saat mengemudi.

Telepon merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara (terutama pesan yang berbentuk percakapan). Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal listrik dalam jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya.

Berkembangnya teknologi belakangan ini kian memudahkan orang untuk berkomunikasi setiap saat. Tali silaturahmi pun bisa terjalin erat tanpa harus dirintangi oleh jarak dan waktu. Sayangnya tak semua hal menjadi positif, ada juga sisi negatif dan bahaya yang mengancam bila si alat komunikasi ini tak digunakan disaat yang tepat.

Contahnya saja ketika mengemudi. Walaupun peringatan jangan menelpon saat mengemudi sering dilakukan, ternyata masih banyak  yang menganggap sepele peringatan ini. Jadi jangan heran jika banyak kasus kecelakaan terjadi karena etika bertelepon saat mengemudi, bukannya sanksi dengan kemempuan anda menyetir dengan satu tangan, namun tanpa disadari resiko tabrakan justru timbul karena pecahnya konsentrasi pengemudi.

Dari studi yang pernah dilakukan menunjukkan bahwa menggunakan HP ketika mengemudi meningkatkan resiko kecelakaan hingga empat kali. Kecelakaan yang berhubungan dengan penggunaan HP di Jepang, paling sering terjadi ketika pengemudi menerima telepon. Oleh karena itu sejumlah negara telah melarang menggunakan HP ketika mengemudi. Meskipun penggunaan hands free masih diijinkan

Langkah-langkah pelayanan dalam bertelepon

Architect on phone while writing on notepad

Langkah-langkah pelayanan dalam bertelepon

Telepon merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara (terutama pesan yang berbentuk percakapan). Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal listrik dalam jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya.

Dalam menerima telepon, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan, yaitu :

  • Menyiapkan alat tulis, kalender meja, letakkan di dekat pesawat telepon agar mudah diperlukan
  • Catatlah nomor – nomor telepon penting yang sering dibutuhkan dan letakkanlah di meja kerja untuk memudahkan bila diperlukan
  • Janganlah berbicara dengan orang ketiga pada waktu menelepon
  • Dalam pembicaraan telepon, kata – kata harus diucapkan dengan jelas, perhatikanlah volume suara Anda, bicaralah dengan lancar dan nada suara tidak boleh datar
  • Jawablah dengan memberikan identitas Anda, segera tanyakan siapa yang mengajak bicara, apabila penelepon tidak menyebutkan identitas, maka jangan dihubungkan dengan pimpinan walaupun dalam keadaan mendesak
  • Apabila pimpinan tidak ada di tempat, dan Anda tidak dapat membantu penelepon mengatasi persoalan jangan memberitahukan pimpinan bisa ditemui
  • Apabila panggilan telepon datang, sedangkan Anda sedang melayani pembicaraan dengan telepon lainnya, katakan bahwa Anda harus menerima telepon lain. Mintalah kepada penelepon pertama agar mau menunggu, jawablah panggilan penelepon kedua, mintalah padanya supaya penelepon mau menunggu sementara Anda menyelesaikan pembicaraan pertama, serta meminta maaf karena harus menunggu.

7 sikap yang harus diperhatikan dalam menerima telepon

menjawab-telepon

7 sikap yang harus diperhatikan dalam menerima telepon

Menerima telepon mungkin kelihatan seperti hal yang mudah dan sepele bagi kita semua. Akan tetapi, tahukah anda bahwa pada dasarnya ada 7 sikap yang harus diperhatikan dalam menerima telepon ?

Telepon berasal dari kata tele dan  phone yang berarti jauh dan suara. Jadi telepon adalah penyampaian informasi dari suatu pihak ke pihak lainnya dari jarak jauh, baik dalam lingkungan sendiri maupun lingkungan kantor.

Telepon merupakan alat komunikasi yang paling efektif. Oleh sebab itu, permintaan akan telepon semakin meningkat. Telepon merupakan bagian dari kehidupan manusia sebagai alat penunjang bisnis.

Adapun 7 sikap yang harus diperhatikan dalam menerima telepon, yaitu :

  • Caring, yaitu memperhatikan, mendengarkan dan mencatat masalah penelpon atau konsumen
  • Commited, yaitu merasa terikat dengan organisasi, tidak melemparkan permasalahan kepada orang lain
  • Confident, yaitu penuhkeyakinan dalam menghadapi masalah. Penerima telepon tidak boleh bersikap merendahkan diri
  • Considerate, yaitu bersahabat, menolong dan mengerti emosi penelpon
  • Controlled, yaitu tidak terbawa emosi pada saat penelepon mengungkapkan kekecewaan (marah). Tetap bersikap untuk selalu membantu dalam mengatasi masalah penelepon
  • Creative, yaitu kemampuan untuk menemukan cara yang efektif dalam bekerja
  • Contagious, yaitu menebar kegembiraan, antusias pada penelepon

Peralatan/bagian-bagian telepon

telepon (1)

Peralatan/bagian-bagian telepon

Telepon merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara (terutama pesan yang berbentuk percakapan). Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal listrik dalam jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya

Adapun peralatan/bagian-bagian telepon yang akan disajikan berikut ini :

  • Microphone, digunakan untuk menangkap data berupa suara yang merupakan data analog ke mode.
  • Dapat disebut sebagai perangkat output yang akan menghasilkan suara. Speaker ini dapat juga digunakan untuk monitoring secara remote pada telepon seluler.
  • Keypad. Merupakan perangkat input untuk melakukan akses pada handphone. Akses dapat berupa pemanggilan, navigasi game, pengiriman sms, dan lain sebagainya.
  • LCD Display. Merupakan perangkat output yang berfungsi menampilkan panggilan, informasi ponsel, sinyal, informasi jaringan telekomunikasi, gambar, dan lain-lain.
  • Baterai dan Monitoring. Saat sebuah baterai dipasang pada handphone, handphone tersebut mempunyai kemampuan default (bawaan) disebut battery processing yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan level charge saat pengisian arus baterai. Ini akan menunjukkan status awal hingga akhir. Monitoring ini dapat dilihat pada display LCD.
  • CODEC. Singkatan dari Compressor/Decompressor, merupakan pemroses suara yang bekerja secara tandem dengan teknik kompresi sempurna.
  • DSP. Singkatan dari Digital Signal Processor, merupakan komponen utama yang berfungsi melakukan koordinasi suara, SMS, dan fitur pengiriman data. Chipset ini akan melakukan proses penanganan deteksi aktivitas suara, mengatur transmisi, dan penerimaan GSM. Amplifier merupakan bagian lain berfungsi memasukkan sinyal yang dikirim dari microphone. Sinyal suara micophone (contoh pada GSM network) berupa sinyal analog yang akan dikonversikan ke digital.
  • SIM Card Reader. Informasi subscriber (baca:pelanggan/end user) yang ada dalam chip SIM akan dibaca oleh SIM Card Reader dan ditransmisikan secara digital ke jaringan melalui antena atau RF unit pada saat kita memasang SIM card tersebut ke handphone.

Sejarah telepon

Telepon-1

Sejarah telepon

Pada dasarnya, telepon sudah mengalami sejarah yang sangat panjang, yaitu :

  • 1871, Antonio Meucci mematenkan penemuannya yang disebut sound Telegraph. Penemuannya ini memungkinkan adanya komunikasi dalam bentuk suara antara dua orang dengan menggunakan perantara kabel.
  • 1875, perusahaan telekomunikasi The Bell mendapatkan hak paten atas penemuan Meucci yang disebut transmitters and Receivers for Electric Telegraphs. Sistem ini menggunakan getaran multiple baja untuk memberikan jeda pada sirkuit.
  • 1876, perusahaan Bell mematenkan Improvement in Telegraphy. Sistem ini memberikan metode untuk mentransmisikan suara secara telegraf
  • 1877, The Charles Williams Shop merupakan tempat dimana telepon pertama kali dibuat dengan pengawasan Watson, yang selanjutnya menjadi departemen riset dan pengembangan dari perusahaan telekomunikasi tersebut.
  • 1878, papan pengganti secara manual ditemukan sehingga memungkinkan banyak telepon terhubung melalui sebuah saluran pertukaran. dibawah kepemimpinan Theodore N. Vail, perusahaan Bell mempunyai 10.000 telepon yang dapat digunakan.
  • 1880, sirkuit metalic pertama dipasang. Sirkuit ini merupakan perbaharuan dari sirkuit one-wire menjadi two-wire. Perbaharuan ini membantu mengurangi gangguan yang seringkali dirasakan dengan penggunaan jalur one-wire.
  • 1915, telepon dengan sistem wireless pertama kali digunakan.