Ciri-ciri dan Jenis-jenis Jamur | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » Pembelajaran » Ciri-ciri dan Jenis-jenis Jamur

Ciri-ciri dan Jenis-jenis Jamur

 

Jamur merupakan hal biasa dalam kehidupan sehari-hari. Tanaman ini bisa tumbuh dimana saja, khususnya di tempat yang lembab dan kotor. Selain itu, ada juga beberapa jenis jamur yang berbahaya bagi manusia dan makhluk hidup lainnya.

Oleh karena itu, ada baiknya jika kita mempelajari ciri-ciri dan jenis-jenis jamur yang ada dalam keseharian kita. Pada dasarnya, banyak sekali jenis jamur yang ada di dunia ini. Beberapa di antaranya bahkan sangat mahal dan berharga.

Bagi masyarakat Jepang, jamur merupakan makanan sehari-hari yang dipercaya mampu menjaga kesehatan manusia. Tentunya jamur untuk dikonsumsi telah dipilih dan diteliti secara klinis, sehingga tidak akan memberikan dampak buruk bagi manusia.

Untuk lebih jelas mengenai ciri-ciri dan jenis-jenis jamur, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

  • Ciri-ciri jamur

 

Mungkin sebagian dari kita menganggap bahwa jamur pada dasarnya berbentuk sama, hanya berbeda warna atau ukuran saja. namun, sebenarnya ada beberapa ciri khas dari jamur, yaitu :

-         Jamur merupakan tanaman yang bersifat eukariotik

-         Jamur tidak memiliki klorofil, sehingga bersifat heterotof dengan cara menguraikan sisa organisme yang telah mati (saprofit) dan parasit organisme yang masih hidup

-         Dinding sel pada jamur tersusun atas zat kitin

-         Secara umum, jamur bersifat multiseluler, namun ada juga yang uniseluler

-         Jamur dapat tumbuh secara subur pada tanah atau kondisi yang lembab

-         Kamur belum memiliki akar, batang dan daun sejati.

-         Struktur tubuh jamur tersusun atas hifa atau benang-benang halus. Kemudian hifa bercabang dan membentuk jarring-jaring yang disebut sebagai miselium

-         Hifa ada yang bersekat dan ada juga yang tidak bersekat. Pada hifa yang tidak bersekat terkandung banyak inti yang disebut senositik

-         Reproduksi jamur terjadi secara aseksual dengan membentuk tunas, konidia, zoospore, spora, klamidospora, dan fragmentasi.

-         Reproduksi jamur secara seksual dilakukan dengan cara membentuk zigospora, askospora, dan basidiospora

  • Jenis-jenis jamur

 

Pada dasarnya, jamur dibedakan ke dalam 4 divisi berdasarkan cara reproduksi dan struktur tubuhnya, yaitu :

-         Zygomycota dengan ciri khas tidak bersekat, reproduksi seksualnya dilakukan dengan cara zigospora, sedangkan aseksual dilakukan dengan cara sporangium.

-         Ascomycota dengan ciri khas bersekat, reproduksi seksual dilakukan dengan cara askospora dan aseksual dilakukan dengan cara tunas, konidia, klamodospora, dan fragmentasi.

-         Basidiomycota dengan ciri khas bersekat, reproduksi seksual dilakukan dengan cara basidiospora dan reproduksi aseksual dilakukan dengan cara konidia

-         Deuteromycota dengan ciri khas bersekat, reproduksi seksual sampai sekarang belum diketahui dan reproduksi aseksual dilakukan dengan cara konidia

  • Peranan jamur

 

Sebenarnya, jamur ini mempunyai banyak sekali peranan dalam kehidupan manusia, baik yang menguntungkan atau yang merugikan. Berikut ini adalah beberapa peranan jamur dalam kehidupan sehari-hari.

 a.      Peranan menguntungkan

 

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari jamur, yaitu :

-         Rhizopus oryzae digunakan untuk membuat tempe

-         Saccharomyces cerevisiae yang digunakan untuk membuat roti, tape dan alcohol

-         Penicillium cememberti dan P. requeforti yang banyak dimanfaatkan dalam pembuatan keju

-         Neurospora sitophillia yang merupakan jamur oncom untuk konsumsi

-         Volvariella volvacea (jamur merang), auricularia polytricha (jamur kuping), pleurotus sp (jamur tiram), semuanya merupakan jamur yang kaya akan protein, lemak dan glikogen untuk dikonsumsi

-         Aspergillus oryzae yang digunakan untuk membuat sake

-         Aspergillus wentii yang dimanfaatkan dalam pembuatan kecap

-         Penicillium No.tatum dan P. Chrysogenum untuk menghasilkan penisilin

-         Jamur juga bersimbiosis dengan alga dan membentuk lumut kerak

-         Jamur juga bersimbiosis dengan akar tumbuhan tertentu dan membentuk mikoriza

 b.      Peran merugikan

 

Ada beberapa peranan merugikan jamur dalam kehidupan, di antaranya adalah :

-         Trichophyton sp yang dapat menyebabkan penyakit kulit ring worm dan kaki atlet

-         Tinea versicolor yang dapat menyebabkan penyakit panu

-         Candida sp yang menyebabkan infeksi kulit dan saluran pernafasan

-         Fusarium sp merupakan parasit pada tomat, kentang, dan pisang

-         Ustilago maydis merupakan  parasit pada jagung

Inilah sekilas mengenai ciri-ciri dan jenis-jenis jamur. Semoga bermanfaat


Posted by 0 Responses
     

Leave a Reply to this Post

Feb
22
2013
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!