Contoh Paragraf Naratif | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » Bahasa » Contoh Paragraf Naratif

Contoh Paragraf Naratif

 

Mungkin istilah paragraf naratif ini sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan dari kita. Hal ini karena paragraf naratif ini merupakan salah satu bahan kajian dari mata pelajaran bahasa Indonesia yang telah kita pelajari dari kita duduk di bangku SD hingga perguruan tinggi.

Mungkin kebanyakan dari anda bingung mengapa bahasa Indonesia ini dipelajari begitu lama, padahal bahasa Indonesia merupakan bahasa yang kita gunakan sehari hari untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain setiap harinya.

Hal ini sebenarnya karena banyak sekali hal lain yang terkandung di dalam bahasa Indonesia ini. Tidak hanya sekedar kata kata yang kita ucapkan saja, melainkan juga tata cara bahasa baku, tata cara kalimat yang efektif dan berbagai contoh paragraf.

Salah satu contoh paragraf yang akan dibahas adalah paragraf naratif. Karangan naratif sendiri merupakan bentuk karangan yang berbentuk kisah dan terdiri dari kumpulan yang disusun secara kronologis atau menurut waktu terjadinya sehingga menjadi suatu rangkaian.

Pada karangan naratif ini, kita juga harus bisa menghadirkan tulisan yang dapat membawa pembaca untuk merasakan urutan waktu yang penulis gambarkan melalui tulisannya. Pada dasarnya, sebuah karangan naratif yang baik akan terkandung 3 komponen penting.

Bagian pertama merupakan apa yang kita kenal sebagai orientasi, yang merupakan bagian dimana pengarang melukiskan dunia untuk ceritanya dan pada bagian ini juga akan diperkenalkan dimana dan kapan sebuah peristiwa akan terjadi serta tokoh yang muncul di dalamnya.

Bagian kedua merupakan bagian komplikasi atau bagian dimana tokoh utama di dalam cerita menghadapi masalah atau rintangan untuk mencapai cita cita dan tujuannya. Dengan kata lain, bagian ini dimana masalah mulai muncul.

Bagian terakhir adalah bagian resolusi atau bagian permasalahan yang dihadapi oleh tokoh utama telah terselesaikan. Bagian ini biasanya mempunyai dua bagian, yaitu mengakhirinya dengan akhir yang bahagia ataupun dengan akhir yang menyedihkan.

Untuk lebih jelas, simaklah contoh paragraf naratif yang akan disajikan berikut ini.

  • Narasi ekspositorik

 

Narasi ekspositorik atau narasi teknis merupakan narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan orang mengenai kisah seseorang.

Dalam narasi jenis ini, penulis akan menceritakan suatu peristiwa berdasarkan data yang sebenarnya. Pelaku yang biasanya ditonjolkan adalah satu orang dan diceritakan mulai dari kecil hingga sampai terakhir kehidupannya.

Karangan ini biasanya diwarnai oleh eksposisi, oleh karena itu ketentuan eksposisi juga berlaku pada penulisan narasi ini. Ketentuan ini sendiri berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta yang ada, tidak memasukkan unsur sugestif dan bersifat objektif.

Adapun contoh paragraf naratif. Pada suatu siang, Sabtu pekan yang lalu, Michael bermain dengan baik. Pada awalnya ia mengiring bola sampai ke batas pertahanan lawan. Kemudian ia berlari dengan sangat cepat dan bersiap untuk mengarahkannya pada gawang lawan. Kemudian ia pun menembak dan terdengar sorakan gol dari para penonton.

  • Narasi sugestif

 

Merupakan jenis narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu, menyampaikan suatu amanat terselubung kepada para pembaca atau pendengar, sehingga tampak seolah olah melihat. Adapun contoh paragraf naratif sugestif :

 Patih Pranggulang menghunus pedangnya. Dengan cepat ia mengayunkan pedang itu ketubuh Tunjungsekar. Tapi aneh, sebelum mengenai tubuh Tunjungsekar. Tapi aneh, sebelummengenai tubuh Tunjungsekar, pedang itu jatuh ke tanah. Patih Pranggulang memungut  pedang itu dan membacokkan lagi ke tubuh Tunjungsekar. Tiga kali Patih Pranggulang melakukan hal itu. Akan tetapi, semuanya gagal.

  • Langkah-langkah menyusun paragraf deskriptif

 

Kegiatan menyusun karangan naratif bisa anda lakukan dengan melalui langkah-langkah berikut ini :

-         Menentukan tema terlebih dahulu dan amanat yang akan disampaikan

-         Menetapkan sasaran pembaca kita, misalnya untuk anak anak, maka bahasa yang kita gunakan sebaiknya lebih sederhana dan mudah untuk dimengerti

-         Merancang peristiwa utama yang akan ditampilkan dalam bentuk alur

-         Membagi peristiwa tersebut ke dalam bagiannya masing masing

-         Merincikan peristiwa tersebut

-         Menyusun tokoh, perwatakan, latar dan sudut pandang.

Inilah sekilas mengenai contoh paragraf naratif. Semoga bermanfaat.


Posted by 0 Responses
     

Comments are closed.

May
18
2013
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!



Recently Active Users
admin