Efek Doppler | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » Pembelajaran » Efek Doppler

Efek Doppler

 

Mungkin istilah seperti efek Doppler masih jarang kita dengar dalam kehidupan sehari hari. Akan tetapi, sebenarnya efek Doppler ini pastinya kita rasakan setiap harinya, baik secara kita sadari atau tidak sadar.

Sebenarnya, efek Doppler merupakan salah satu bahan kajian dalam bidang ilmu fisika. Hal ini karena fisika merupakan ilmu yang mengkaji segala sesuatu tentang alam dengan makna terluas. Kata fisika sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu fysikos yang berarti alamiah dan fysis yang berarti alami.

Fisika juga sering disebut sebagai ilmu mendasar dari ilmu alam lainnya (biologi, kimia, geologi dan lainnya). Hal ini karena ilmu alam lainnya banyak yang menjadikan hukum fisika sebagai dasarnya.

Fisika juga berkaitan erat dengan matematika. Hal ini bisa kita lihat dari banyaknya teori fisika yang dinyatakan dalam notasi matematika. Selain itu, matematika yang digunakan juga lebih rumit dari matematika yang digunakan pada bidang sains lainnya.

Salah satu kajiannya yang cukup terkenal adalah efek Doppler. Sesuai dengan namanya, efek Doppler ini ditemukan oleh seorang matematikawan dan fisikawan asal Austria yang bernama Christian Andreas Doppler.

Christian Doppler dibesarkan di Salsburg, Austria. Ayahnya merupakan tukang batu, akan tetapi ia tidak bisa meneruskan pekerjaan orang tuanya karena kondisi tubuhnya yang lemah. Setelah menamatkan SMA, ia mempelajari mengenai filosofi, matematika dan fisika di Universitas Teknologi Vienna.

Setelah itu, ia bekerja di Universitas Teknik Cekoslawakia pada tahun 1835. Semasa ia bekerja sebagai seorang professor disana, ia telah menerbitkan lebih dari 50 artikel matematika, fisika dan astronomi.

Namun, penelitiannya tidak berlangsung lama disana, karena adanya insiden revolusioner pada Maret 1848 dan kemudian ia lari ke Austria, Vienna. Disana ia terpilih menjadi ketua dari Institut Ekperimental Fisika di Universitas Vienna pada tahun 1850.

Selama masanya disana, ia bersama dengan Franz Unger memainkan peranan penting dalam pengembangan ilmu genetika yang kemudian dihasilkan oleh Gregor Mendel, bapak dari ilmu genetika yang merupakan murid di Universitas Vienna pada tahun 1851 sampai 1853.

Doppler sendiri meninggal pada tanggal 18 Maret 1853 pada usia ke 49 karena adanya gangguan pernafasan di Venice. Makamnya sekarang ini berada di dalam pulau Venesia, permakaman San Michele.

Untuk lebih jelas mengenai efek Doppler yang ditemukan oleh Christian Andreas Doppler ini, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

  1. Efek Doppler

Dalam fisika sendiri, efek Doppler merupakan perubahan frekuensi atau panjang gelombang dari sebuah sumber gelombang yang diterima oleh pengamat, apabila sumber suara atau gelombang tersebut bergerak relatif terhadap pengamat atau pendengar.

Untuk gelombang yang sering kita jumpai, seperti gelombang suara yang menjalar dengan menggunakan medium udara, perhitungan dari perubahan frekuensi ini memerlukan kecepatan pengamat dan kecepatan sumber relatif terhadap medium, dimana gelombang tersebut disalurkan.

Contoh yang paling umum dan sering terjadi dalam kehidupan kita adalah gelombang suara yang memancar dari sebuah ambulans akan kita dengar atau terima lebih tinggi atau rendah frekuensinya apabila ambulans tersebut mendekati atau menjauhi kita. Bisa juga pada sirine mobil patrol atau berbagai bunyi lainnya yang serupa.

  1. Rumus efek Doppler

Seperti yang telah disebutkan bahwa pada dasarnya fisika berkaitan erat dengan matematika. Dalam matematika sendiri, efek Doppler dapat dirumuskan sebagai berikut ini :

Dimana v merupakan kecepatan rambat dari gelombang, Vs merupakan kecepatan sumber gelombang relatif terhadap medium, akan bernilai positif apabila pengamat mendekati sumber gelombang atau suara, dan Vr merupakan kecepatan pengamat relatif terhadap medium, akan bernilai negatif apabila sumber suara menjauhi pengamat.

Sebenarnya, efek Doppler ini tidak hanya terjadi pada gelombang suara saja, melainkan juga pada gelombang cahaya. Misalnya ketika bumi berputar mengelilingi matahari, sedangkan sebuah bintang bergerak mendekati bumi, maka cahaya bintang akan berubah dari frekuensi cahaya yang berwarna merah ke cahaya yang berwarna biru.

Demikian juga sebaliknya ketika bumi meninggalkan sebuah bintang warnanya akan berubah dari warna biru ke merah.

Inilah sekilas mengenai efek Doppler. Semoga dapat bermanfaat


Posted by Tags: 0 Responses
     

Comments are closed.

May
6
2013
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!



Recently Active Users
admin