Fauna Langka Indonesia

Indonesia merupakan negri yang sangat terkenal dengan kekayaan alamnya. Buktinya, banyak sekali Negara asing yang menginginkan kekayaan alam ini dan mengambilnya dengan cara merampas atau menjajah.

Berbicara tentang sejarah kekayaan alam Indonesia memang tidak ada habis habisnya. Baik dari segi rempah rempah, flora ataupun fauna langka Indonesia yang sangat terkenal. Namun, karena beberapa sebab kekayaan alam tersebut sudah mulai menipis atau bahkan punah.

Penyebab paling utamanya adalah kurangnya perhatian dan pengetahuan masyarakat untuk membudidayakan atau mengembang biakkan kekayaan alam tersebut. Selain itu, pemerintah juga tidak memberikan perhatian khusus pada fenomena tersebut.

Oleh karena itulah, sangat amat disayangkan banyak seklai fauna langka Indonesia yang mulai menghadapi kepunahan. Apabila kepunahan terjadi, maka segala cara yang dilakukan oleh manusia tidak akan membawa kembali sumber daya tersebut.

Dari pengalaman tersebut, seharusnya kita belajar untuk membudidayakan dan melestarikan keindahan alam di sekitar kita. Pemerintah juga seharusnya memberikan perhatian lebih dan khusus pada fenomena mengerikan tersebut.

Dengan membudidayakan fauna langka Indonesia, banyak sekali keuntungan yang bisa kita peroleh. Misalnya untuk menambah devisa Negara, karena berbagai turis asing dari berbagai Negara banyak yang datang untuk melihat keindahan fauna langka Indonesia ini.

Atau Indonesia bisa dikenal sebagai pusat hewan langka di mata internasional. Untuk lebih jelas mengenai fauna langka Indonesia, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

  1. Burung merak

Siapa sih yang tidak mengenal keindahan fauna yang satu ini ? Fauna yang disebut sebagai Pavo cristatus merupakan sebutan untuk merak biru atau merak India yang merupakan salah satu burung dari tiga spesies burung merak.

Merak biru mempunyai bulu yang berwarna biru gelap mengkilap yang panjangnya bisa mencapai 230 cm dengan penutup ekor yang sangat panjang dan berwarna hijau metalik. Di atas kepalanya juga terdapat jambul tegak biru yang berbentuk kipas.

Biasanya, burung merak betina memiliki ukuran yang lebih kecil dari pada burung merak jantan. Bulu bulunya juga tidak mengkilap, berwarna coklat kehijauan dengan garis garis hitam dan tidak dihiasi dengan bulu penutup ekor.

Burung yang sangat indah ini kini terancam kepunahannya, akibat dari aktivitas manusia yang terus menerus menghancurkan habitat dari fauna ini.

  1. Kuskus

Kuskus beruang atau yang disebut juga sebagai kuse merupakan salah satu dari dua jenis kuskus endemic yang ada di Sulawesi. Binatang ini juga termasuk ke dalam golongan binatang yang memiliki kantung (marsupialia) dimana betinanya membawa bayi di dalam kantong yang terdapat di bagian perut.

Panjang badan dan kepala kuse adalah 56 cm, panjang ekornya 54 cm dan beratnya bisa mencapa 8 kg. kuse juga mempunyai ekor yang dapat memegang dan biasanya digunakan untuk membantu berpegangan pada waktu memanjat pohon yang tinggi.

Nasib kuse di Sulawesi Utara ini berada dalam bahaya, karena populasinya yang sudah terlampau kecil. Pada tahun 1980 sampai 1995, di tangkoko telah terjadi pengurangan kepadatan sebesar 50%.

  1. Elang jawa

Elang Jawa atau yang disebut sebagai Spizaetus bartelsi merupakan burung nasional Indonesia, karena kemiripannya dengan Garuda yang merupakan simbol jenis satwa langka di Indonesia. Sesuai dengan namanya, satwa ini hanya terdapat di Pulau Jawa dan penyebarannya sangat terbatas, yaitu di hutan hutan.

Sebagai predator puncak, Elang Jawa memainkan peran yang penting dalam menjaga keseimbangan dan fungsi bioma dari hutan di Jawa. Elang jawa juga merupakan salah satu jenis burung pemangsa terlangka di dunia.

Berdasarkan criteria keterancaman terbaru dari IUCN, satwa Elang Jawa ini dimasukkan ke dalam kategori Endangered atau berada dalam keadaan genting.

  1. Anoa

Anoa atau sapi kerdil merupakan satwa terbesar di daratan Sulawesi. Satwa ini merupakan pemakan buah buahan, tuna daun, rumput, pakis dan lumut. Hewan ini juga bersifat soliter meskipun pernah ditemui dalam kelompok.

Anoa juga dikenal sebagai satwa yang agresif dan perilakunya sulit untuk ditebak. Pada saat ini, populasi anoa telah menurun sebesar 90% dan mengalami kepunahan setempat.

Inilah sekilas mengenai fauna langka Indonesia. Semoga bermanfaat