Hukum Permintaan dan Penawaran Dalam Ilmu Ekonomi

Istilah permintaan atau penawaran pastinya bukan lagi istilah yang asing bagi kita semua. Sebenarnya, istilah ini merupakan istilah yang tidak lagi bisa dipisahkan dari ilmu ekonomi. Ilmu ekonomi ini sendiri merupakan ilmu yang mengkaji mengenai pilihan manusia.

Ekonomi berasal dari bahasa Yunani, yaitu oikos yang berarti rumah tangga atau keluarga dan nomos yang berarti peraturan atau hukum. Jadi, secara harafiah dapat dikatakan bahwa ekonomi adalah peraturan rumah tangga.

Setiap harinya, manusia akan melakukan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhannya. Di dalam kegiatan ekonomi ini juga ada beberapa pelaku utama ekonomi, yaitu produsen, konsumen dan distributor.

Produsen ini merupakan orang atau lembaga yang menghasilkan barang atau jasa dan kemudian menjualnya ke masyarakat dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan sebesar mungkin. Sedangkan konsumen merupakan orang yang menggunakan barang atau jasa dengan tujuan untuk memenuhi kepuasan dan kebutuhannya.

Sementara distributor merupakan orang yang menyalurkan barang atau jasa dengan tujuan agar barang atau jasa yang telah dihasilkan tersebut bisa sampai ke tangan konsumen. Di dalam permintaan maupun penawaran kita juga mengenal hukum permintaan dan penawaran yang berlaku secara umum.

Untuk lebih jelas mengenai hukum permintaan dan penawaran, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

 

Pada dasarnya, permintaan diartikan sebagai barang atau jasa yang dibeli oleh masyarakat dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhannya. Hukum permintaan ini sendiri berbunyi “Semakin tinggi suatu harga barang, maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan dan apabila harga suatu barang turun, maka jumlah permintaan akan meningkat”.

Dalam hukum ini juga jumlah barang yang diminta dengan tingkat harga barang akan berbandign terbalik. Selain itu, ada juga kurva permintaan yang menunjukkan berbagai hubungan barang dan jasa yang dibeli konsumen pada berbagai tingkat harga.

Kurva ini bergerak dari kiri atas ke kanan bawah, jadi dengan kata lain bila harga menurun, maka jumlah barang atau jasa yang diminta akan mengalami kenaikan. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat permintaan, di antaranya adalah :

–         Selera masyarakat, jika masyarakat menyukai suatu produk, maka permintaannya akan meningkat pula dan begitu pula dengan sebaliknya.

–         Pendapatan konsumen, jika harga barang meningkat, sedangkan pendapatan masyarakat tetap, maka permintaan akan menurun

–         Harga barang, jika harga suatu barang tinggi atau mahal, maka permintaan terhadap barang tersebut akan menurun dan begitu pula dengan sebaliknya

–         Perkiraan harga di masa yang akan datang, jika konsumen memperkirakan bahwa harga barang di masa yang akan datang akan naik, maka mereka cenderung membeli dalam jumlah yang banyak

–         Intensitas kebutuha, jika kebutuhan akan suatu barang dan jasa mendesak, maka permintaan akan meningkat dan begitu pula dengan sebaliknya.

  • Penawaran

 

Pada dasarnya penawaran merupakan jumlah barang atau jasa yang ditawarkan atau dijual oleh produsen dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya. Hukum penawaran ini sendiri berbunyi “Apabila harga mengalami kenaikan, maka jumlah barang atau jasa yang ditawarkan juga akan meningkat, apabila harga mengalami penurunan, maka jumlah barang dan jasa yang ditawarkan juga akan menurun.

Dalam hukum penawaran ini, harga barang dan jumlah barang yang ditawarkan berbanding lurus. Selain itu, kita juga mengenal adanya kurva penawaran yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen dalam berbagai tingkat harga.

Kurva ini bergerak dari kiri bawah ke kanan atas, jadi dengan kata lain jika harga barang naik, maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan meningkat. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi penawaran suatu barang atau jasa, yaitu :

–         Biaya produksi, jika biaya produksi semakin tinggi, maka harga barang juga akan meningkat. Akibatnya produsen akan menawarkan barang atau jasa dalam jumlah yang kecil

–         Teknologi, semakin canggih teknologi yang digunakan, maka semakin banyak pula jumlah barang atau jasa yang bisa ditawarkan

–         Harga barang, semakin tinggi harga barang, maka semakin tinggi pula penawaran

–         Dan lainnya

Inilah sekilas mengenai hukum permintaan dan penawaran. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *