Indikator Prestasi Belajar dan Cara Pencapaiannya | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » Pembelajaran » Indikator Prestasi Belajar dan Cara Pencapaiannya

Indikator Prestasi Belajar dan Cara Pencapaiannya

 

Indikator Prestasi Belajar dan Cara Pencapaiannya

Pada prinsipnya, pengungkapan dari hasil belajar yang ideal adalah meliputi psikologis yang didalam diri masing-masing orang berubah karena adanya suatu proses belajar mengajar serta adanya pengalaman yang dialami oleh para peserta didik itu sendiri. Tetapi jangan salah menangkap karena tidak semua peserta didik yang seperti itu, karena kita tahu bahwa sifat dari semua peserta didik itu berbeda, maka dari itu pengubahan tingkah lakunya pun akan sangat sulit untuk diubahkan. Hal ini disebabkan perubahan hasil belajar itu adalah bersifat intangible (tidak dapat diraba). Oleh karena itu peran guru didalam sini adalah hanya mengambil suatu cuplikan dari tingkah laku para peserta didik supaya nantinya dapat mengubah tingkah laku dan diharapkan dapat mencerminkan perubahan yang terjadi sebagai hasil belajar dari para peserta didik itu sendiri, baik yang dalam pelajaran yang bersifat kognitif, afektif maupun psikomotor.

Kunci pokok yang bisa digunakan untuk memperoleh ukuran dan data hasil belajar peserta didik adalah dengan mengetahui garis-garis besar indicator (penunjuk adanya prestasi tertentu) dikaitkan dengan jenis prestasi yang hendak diungkapkan atau diukur. Berikut akan dijelaskan beberapa indicator prestasi belajar beserta evaluasinya agar nantinya dapat dilakukan pencapaian. Yang pertama adalah dengan menggunakan pengamatan, indikatornya adalah dapat menunjukkan, dapat membandingkan dan dapat menghubungkan, artinya disini dengan dilakukan suatu pengamatan maka kita dapat menunjukkan hasil prestasi dari para peserta didik, kita juga dapat membandingkannya antara yang satu dengan yang lainnya serta dapat juga menghubungkan antara yang satu dengan yang lainnya. Cara pengevaluasiannya adalah dapat dilakukan dengan cara melakukan tes secara lisan dapat juga dengan tertulis dan dapat juga dilakukan dengan menggunakan observasi artinya disini mengamati prestasi belajar dari orang lain yang mempunyai prestasi belajar yang bagus dan diharap dapat menjadi teladan nantinya.

Yang kedua adalah ingatan, indikatornya adalah dapat menyebutkan dan dapat menunjukkan kembali. Kita tahu dengan adanya suatu ingatan yang kuat dan terpasang didalam diri kita, kita dapat dengan mudahnya menyebutkan hal yang telah dipelajari sebelumnya dan telah dijelaskan sebelumnya, sehingga nantinya akan dapat membuat prestasi belajar menjadi sangat meningkat bukan, selain itu juga dapat menunjukkan kembali apa yang telah diberikan tadi oleh para pengajar, hal ini dievaluasi dengan tes lisan, tertulis dan juga observasi, hal ini hampir sama dengan yang ada di pengamatan tadi.

Yang ketiga adalah pemahaman, kita tahu bahwa setiap manusia itu gampang menghafal tapi susah untuk memahami, terkadang kita tahu bahwa kalau ada hafalan dari gurunya, pasti para peserta didik dalam hari itu akan hafal terhadap materi itu, tapi untuk hari berikutnya maka mereka akan lupa, karena pada dasarnya mereka sama sekali tidak memahami pelajaran tersebut. Indikatornya adalah dapat menjelaskan dan dapat mendefinisikan dengan lisan sendiri, seperti yang telah saya katakan tadi bahwa dengan pemahaman yang tinggi maka akan membuat kita dapat melakukan hal seperti itu. Evaluasinya dapat dilakukan dengan cara tes tulis, pemberian tugas serta adanya observasi.

Yang keempat adalah dengan aplikasi/penerapan dari para peserta didik itu sendiri, indicator dari hal ini adalah dengan memberikan contoh dan dapat menggunakannya secara tepat, artinya dengan pembelajaran yang tadi kita dapat memberikan contoh yang tepat sehingga kita dapat menggunakannya secara benar dan tepat, evaluasinya adalah dengan cara tes tulis, pemberian tugas serta observasi.

Yang kelima adalah dapat dilakukan dengan analisis yaitu pemeriksaan dan pemilahan secara teliti, indicator dari hal ini adalah dapat menguraikan dan dapat mengklasifikasikan atau memilah artinya dsini kita dapat menguraikan hal yang umum menjadi khusus dan membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, evaluasinya adalah dengan cara tes tulis dan pemberian tugas.

Yang terakhir adalah dengan cara sintesis atau membuat panduan baru dan utuh, indikatornya dapat menghubungkan materi-materi sehingga menjadi kesatuan yang baru, artinya disini adalah penggabungan, yang kedua adalah dapat menyimpulkan intinya dan dapat membuat pengeneralisasian, evaluasinya adalah dengan cara tes tulis dan juga pemberian tugas.


Posted by 0 Responses
     

Leave a Reply to this Post

Jun
18
2012
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!



Recently Active Users
admin