Niat kita melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau bangku kuliah pastinya banyak yang melatarbelakangi. Mulai dari karena minat, bakat, peluang kerja bahkan faktor biaya. Namun, pada era sekarang ini kadang masih banyak dari kita yang selalu mengedepankan idealisme dan keinginan pribadi semata alias kurang realistis, dan pada akhirnya kita kurang cermat menangkap peluang untuk mendapatkan masa depan yang lebih cerah baik secara ekonomi maupun jenjang karir.

            Namun bagaimana pun semua ilmu itu baik jika kita menjadikannya sebagai bekal untuk masa depan dan kita mau jadi ahlinya atau jadi innovator dalam ilmu tersebut. Berikut beberapa jurusan kuliah yang paling sulit mendaptkan pekerjaan yang layak kamu pertimbangkan dalam memilih jurusan.

  • Bahasa dan Sastra

Jurusan ini tak banyak dicari perusahaan, kebanayakan lulusannya adalah menjadi sastrawan, penulis, kritikus, ataupun menjadi guru. Persentase pengangguran dari jurusan ini mencapai 9,2% menurut Forbes. Namun jangan khawatir, yang banyak mencari lulusan ini adalah perusahaan penerbitan dan media cetak.

  • Sejarah
    Lulusan dari jurusan sejarah kurang diminati dan cenderung sulit mendapatkan pekerjaan. Hampir sama dengan jurusan antropologi, angka pengangguran di dunia dari lulusan jurusan ini pun masih tinggi. Tetapi biasanya yang membutuhkan tenaga ini adalah untuk mengelola tempat-tempat bersejarah, penulis buku sejarah  atau menjadi pengajar sejarah.

  • Seni Komersial dan Desain Grafis
    Jurusan ini tak banyak diminati oleh perusahaan-perusahaan untuk merekrut tenaga kerja. Sama dengan kebanayakan jurusan seni lainnya, kebanayak lulusan dari jurusan ini adalah membuat pekerjaan sendiri atau berwiraswasta. Persentase pengangguran di dunia lulusan dari jurusan ini ialah 11,8%. Namun jangan khawatir, pada era digital ini banyak Desain grafis dibutuhkan baik di perusahaan-perusahaan percetakan (printing) ataupun media.

 

  • Kebugaran Fisik dan Taman Bermain
    Boleh jadi jurusan ini terdengar asing dam rancu di telinga masyarakat Indonesia, namun jurusan ini hadir di beberapa universitas terkemuka di dunia walaupun tidak begitu bisa menjamin untuk mendapatkan pekerjaan.

 

  • Musik
    Orang yang memilih jurusan ini dalam perkuliahannya kebanyakan tidak memikirkan pekerjaan apa yang akan didapat di masa mendatang. Kebanyakan dari mereka memilih jurusan ini ialah untuk menyalurkan hobi ataupun bakatnya. Bagi mereka yang berhasil, lulusan dari jurusan ini bisa menjadi musisi, penyanyi, artis, pengamat musik atau yang berhubungan dengan musik.

 

  • Pengetahuan Budaya
    Jurusan ini hampir ada kaitannya dengan ilmu sejarah atau antropologi. Mempelajari budaya di dunia atau lebih merinci ke negara-negara atau wilayah di suatu daerah. Tak banyak lulusan ini yang bekerja di suatu perusahaan besar dan mendapat pendapatan yang baik.

 

  • Filosofi dan Ilmu Agama
    Jurusan ini tidak banyak perusahaan yang mencari tenaga kerja lulusannya. Biasanya mereka hanya menjadi pengajar agama dan pengamat keilmuan saja. Namun jika berhasil mereka bisa menjadi ahlinya yang dibutuhkan dalam akademik.  

 

  • Seni Rupa
    Mahasiswa lulusan seni rupa kebanyakan menjadi pekerja seni atau biasa disebut perupa. Biasanya mereka membuat pekerjaan sendiri sebagai pelukis, pematung, pemahat ataupun semacamnya. Dan hasil dari karya-karya mereka itulah yang mereka jual dan dijadikan sumber pendapatannya.

 

  • Film Video dan Seni Fotografi
    Kebanyakan lulusan dari jurusan ini bekerja sebagai wirausahawan, atau freelancer yang menerima pesanan pembuatan film, video ataupun foto. Mahasiswa lulusan inipun bisa banyak dibutuhkan  bekerja di sebuah production house alias rumah produksi pembuatan film, sinetron, karena dunia perfilman, advertising sedang maju pesat.

 

  • Antropologi dan Arkeolgi
    Antropologi lahir atau muncul berawal dari ketertarikan orang-orang Eropa yang melihat ciri-ciri fisik, adat istiadat, budaya yang berbeda dari apa yang dikenal di Eropa. Sedangkan Arkeologi adalah ilmu yang mempelajari kebudayaan (manusia) masa lalu, hampir mirip dengan jurusan sejarah.

Walaupun di atas dietrangkan bahwa jurusan-jurusan tersebut sulit mendapatkan pekerjaan, jika kita mampu membawa menjadi orang yang berbeda dengan orang lain pada umumnya,  melakukan terobosan baru dengan bidang ilmu yang kita geluti, mengapa tidak.

Lihat Video Dibawah Ini Siapa Tahu Bermanfaat Untuk Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *