Laporan Lisan | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » Bahasa » Laporan Lisan

Laporan Lisan

 

laporan lisan

Tentunya istilah laporan lisan ini sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Pada saat kita duduk di bangku sekolah atau bahkan perguruan tinggi, tentunya kita pernah disuruh untuk menyampaikan laporan lisan di depan kelas agar semua orang bisa mengomentarinya.

Biasanya, materi mengenai laporan lisan ini kita jumpai pada pelajaran bahasa Indonesia, yang merupakan salah satu pelajaran yang kita temukan mulai dari bangku SD hingga ke perguruan tinggi. Mungkin sebagian dari anda merasa heran mengapa kita harus mempelajari bahasa Indonesia begitu lama, padahal bahasa Indonesia sendiri merupakan bahasa yang kita gunakan setiap harinya untuk berkomunikasi dengan orang lain.

Sebenarnya, jawabannya sangat sederhana, karena banyak sekali hal yang bisa kita pelajari dalam bahasa Indonesia ini. Salah satunya adalah laporan lisan ini. Sebelum kita mengetahui seperti apa itu laporan lisan, tentunya kita harus memahai apa itu laporan.

Secara umum, laporan diartikan sebagai salah satu cara komunikasi yang berisi informasi sebagai hasiil dari sebuah tanggung jawab yang dibebankan kepada pembuatnya, yang berisi berbagai fakta dari hasil penyelidikan atau penelitian dari suatu masalah sebagai bahan acuan, pemikiran, penilaian, serta tindakan.

Biasanya, laporan ini lebih banyak disampaikan dalam bentuk tertulis atau bisa juga disampaikan secara lisan. Laporan ini sendiri berfungsi sebagai alat pertanggung jawaban secara tertulis, dokumentasi data, bahan pertimbangan, acuan untuk mengambil sebuah keputusan, alat untuk merumuskan suatu nilai, bahan evaluasi, dan melatih cara berpikir yang sistematis.

Baik dalam bentuk lisan ataupun tulisan, sebuah laporan yang baik hendaknya mencakup isi laporan yang terdapat kelengkapan fakta, data yang akurat, factual, dan objektif. Selain itu, penyajiannya juga mencakup penggunaan bahasa yang baik, jelas dan tepat, serta susunan yang sistematik dan menarik.

Sedangkan penyajian secara lisan sebaiknya disampaikan dengan artikulasi dan vocal yang jelas, pengucapan, lafal, intonasi yang tepat dan gaya ekspresif yang sesuai. Biasanya, laporan tetulis sendiri bisa berbentuk formulir atau laporan yang tinggal mengisi pada blangko yang disediakan.

Bisa juga berbentuk memorandum atau laporan yang diuraikan secara singkat atau berbentuk surat yang diuraiakan lebih panjang dari memorandum. Selain itu, bisa juga berbentuk naskah dan buku.

Untuk lebih jelas mengenai laporan lisan. Simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

  • Laporan lisan

 

Penulisan laporan formal maupun informal pasti akan disusun dengan menggunakan bahasa yang baku. Secara umum, laporan yang telah disusun bisa juga disampaikan secara lisan. Untuk menyampaikan laporan lisan, ada beberapa bentuk laporan yang bisa anda susun, di antaranya adalah :

-         Narasi, merupakan pola penyajian laporan yang bersifat lebih menekankan pada uraian secara kronologis, atau berdasarkan rangkaian waktu. laporan ini biasanya berisi cerita tentang peristiwa atau objek yang dilaporkan

-         Deskripsi, laporan ini lebih berfokus pada penggambaran mengenai lokasi, tempat dan bentuk fisik serta ciri ciri objek yang dilaporkan. Yang termasuk ke dalam laporan deskripsi adalah laporan pengamatan, laporan kunjungan, laporan observasi dan lainnya

-         Ekspositoris, merupakan pola penyajian laporan yang berupa uraian yang berisi langkah langkah kerja, proses kejadian atau pemaparan mengenai berbagai tahap perkembangan objek yang dilaporkan. Yang termasuk ke dalam laporan ini adalah laporan penelitian, laporan percobaan, laporan pertanggun jawaban dan lainnya

  • Hal yang perlu diperhatikan

 

Dalam menyusun laporan lisan, tentunya anda harus menulisnya terlebuh dahulu di dalam kertas dan kemudian disampaikan secara lisan atau dengan kata lain dipresentasikan. Untuk menyampaikan sebuah laporan lisan, ada beberapa hal penting yang harus anda perhatikan, yaitu :

-         Memberi tahukan jenis laporan yang akan disampaikan

-         Menyampaikan pengantar sekilas tentang latar belakang pembuatan laporan

-         Menyampaikan proses untuk memperoleh bahan laporan

-         Memberikan gambaran secara umum tentang sistematika dari laporan

-         Menyampaikan isi laporan dengan gaya bahasa yang baik, formal dan efektif sehingga mudah untuk dimengerti

-         Memberikan penekanan pada uraian mengenai fakta jika berbentuk laporan naratif dan deskriptif

-         Memberikan penekanan pada alur proses

Inilah sekilas mengenai laporan lisan. Semoga bermanfaat


Posted by 0 Responses
     

Comments are closed.

May
27
2013
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!



Recently Active Users
admin