menulis short storyCerpen dalam bahasa inggris biasa disebut sebagai short story. Cerpen atau cerita pendek, merupakan karya sastra yang banyak paling banyak muncul di media massa baik cetak maupun elektronik, karena mengandung  cerita –cerita yang beragam, isinya yang segar dan lucu serta menggunakan bahasa yang khas, cerpen merupakan karya sastra yang disukai bahkan dicari oleh para pembaca.

 

Short story banyak menyuguhkan kisah-kisah yang  fiktif, akan tetapi para pembaca masih bisa menerima secara akal logika apa yang ada di dalam cerita, kadang-kadang tidak jarang pula kisah yang disuguhkan dalam short story merupakan cerita yang memang pernah dialami oleh kebanyakan orang. Jika kita melihat di media cetak, babnyak sekali short story yang ditulis sebagai humor, komedicerita cinta yang mengharu biru, hingga short story yang dibuat dengan cara penulisan misteri. Hal inilah yang membuat short story dicari para pembaca, karena ceritanya yang segar dan menghibur, serta dapat dibaca sekali duduk, selain tidak membosankan bagi para pembacanya.

 

Dalam artikel ini kita akan membahas mengenai apa yang dimaksud dengan sebuah cerita pendek atau short story, lalu apakah ciri dari short story yang baik sehingga ketika selesai mebaca artikel ini, mungkin anda akan tertarik untuk membuat sebuah, beberapa buah, atau bahkan menjadikan menulis short story sebagai sebuah hobi.

 

Dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), cerpen atau short story diartikan sebagi tuturan yang membentang bagaimana terjadinya suatu hal, sedangkan pendek berarti kisah pendek (kurang dari 10.000 kata) yang memberikan kesan tunggal yang dominan dan memusatkan diri pada satu tokoh dalam situasi atau suatu ketika.

 

Terdapat beberapa pendapat mengenai apa itu short story, antara lain menurut Susanto dalam Tarigan (1984),yang menurutnya short story adalah cerita yang panjangnya tidak boleh melebihi 5000 kata atau paling tidak 17 halaman kuarto dengan menggunakan spasi rangkap dan cerita yang disampaikan berpusat pada isinya serta focus pada satu inti cerita. Oleh karena memusatkan pada satu tokoh dalam satu cerita atau bisa juga lebih dari satu tokoh tapi masih dalam satu inti cerita, short story ditulis pendek dan tidak berbelit-belit.

 

Adapun hal-hal yang perlu dilakukan sebelum melakukan penulisan short story diantaranya adalah membuat sipnopsis secara keseluruhan mengenai cerita pendek tersebut, membuat tokoh dalam cerita, menentukan tema misalnya tentang cinta, misteri, keluarga, atau yang lainnya, serta menentukan alur dari cerita pendek tersebut apakah alur maju atau alur mundur. Selain itu kita juga harus memikirkan mengenai latar tempat dan waktu dari cerita yang dibuat, konflik yang ada dalam cerita mau dibuat seperti apa, serta memikirkan apakah ada amanat yang akan disampaikan kepada para pembaca melalui short story yang kita buat.  Selain itu, sebelum menuliskannya kita juga menentukan bagaimanakah ending yang akan dibuat, apakah  bahagia, sedih atau menggantung, tergantung selera kita mau dibuat seperti apa, bagaimana.

 

Short story memang meupakan sebuah cerita yang imaginative, khayalan, akan tetapi sekali lagi nilai nilai yang ditawarkan dalam sebuah karya short story adalah sesuatu yang segar, lucu, menarik, inovatif sehingga pembaca tidak mengalami kebosanan. Serta di dalamnya dapat disertakan nilai-nilai kebaikan, pesan atau makna yang positif sehingga pembaca tidak hanya mendapatkan cerita kosong saja.

 

Macam-macam short story

 

1. Fabel, pada umumnya merupakan sebuah cerita rakyat, dimana di dalam cerita pendek tersebut disampaikan unsur atau pesan moral dalam penulisanya. Dalam khasanah Sastra Indonesia, fable lebih dikenal sebagai cerita pendek mengenai kisah-kisah binatang atau sering disebut kisah binatang, karena semua tokoh yang ada dalam cerita adalah binatang, misalnya cerita tentang Si Kancil, Keong Mas dan yang lainnya. Kemudian fabel berkembang ke dalam berbagai jenis diantaranya sage yaitu merupakan cerita pendek yang berhubungan dengan kepahlawanan. Mithe atau mythos yang merupakan cerita rakyat yang berhubungan kepercayaan masyarakat setempat. Fabel yang terakhir adalah biasa yang disebut sebagai legenda

2. Anekdot, merupakan cerita realistis yang singkat, yang ada di sekitar kita yang biasanya berfungsi sebagai sebuah perumpamaan.

3. Short story semakin berkembang, sehingga pada bad ke 19 cerita pendek tersebut dikenal sebagai genre, sehingga pada masa sekarang ini, kita bisa membaca atau mengenal short story dalam sebuah ceita pendek yang disebut dongeng.

 

 

Lihat Video Dibawah Ini Siapa Tahu Bermanfaat Untuk Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *