Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Paradigma Pembangunan | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » Pembelajaran » Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Paradigma Pembangunan

Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Paradigma Pembangunan

 

garuda

Tentunya istilah Pancasila ini sudah tidak asing lagi bagi kita. Selain itu, istilah pancasila sebagai sumber nilai dan paradigma pembangunan juga pastinya bukan lagi hal yang baru bagi kita semua. Akan tetapi, apakah kita semua mengetahui apa yang dimaksud dengan Pancasila itu ?

Secara umum, pancasila merupakan ideology dasar bagi Negara Indonesia. Nama pancasila ini sendiri terdiri dari dua kata Sansekerta, yaitu panca yang berarti lima dan sila yang berarti prinsip atau asas. Oleh karena itu, pengertian pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lima sendi utama yang menyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dimpimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan dan keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal ini tercantum di dalam paragraf ke 4 Pembukaan UUD 1945.

Sementara yang dimaksud dengan nilai adalah sesuatu yang berharga, bermutu, menunjukkan kualitas, dan berguna bagi manusia. Lalu, apa kaitannya nilai dengan Pancasila itu ? sebenarnya ada dua macam nilai yang berkaitan dengan Pancasila sebagai ideology yang terbuka.

Perumusan Pancasila sebagai dalam pembukaan UUD 1945 di dalam alinea ke IV dinyatakan sebagai nilai dasar dan penjabarannya sebagai nilai instrumental. Nilai dasar sendiri adalah nilai yang tidak berubah dan tidak boleh lagi diubah.

Betapa pentingnya nilai dasar yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 itu, sifatnya belum operasional, artinya kita belum dapat menjabarkannya secara langsung dalam kehidupan sehari hari. Penjabaran tersebut kemudian dinamakan sebagai nilai instrumental.

Nilai instrumental sendiri harus tetap mengacu pada nilai dasar yang telah dijabarkan. Selain itu, penjabarannya harus bisa dilakukan secara kreatif dan dinamis dalam bentuk bentuk baru untuk mewujudkan semangat yang sama. Dengan kata lain tidak boleh bertentangan dengan nilai dasar.

Untuk lebih jelas mengenai pancasila sebagai sumber nilai dan paradigma pembangunan, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

  • Pancasila sebagai paradigm pembangunan

 

Kata paradigma sendiri berasal dari bahasa Inggris, yaitu paradigm yang berarti model, contoh atau pola. Selain itu, paradigma juga berarti suatu gugusan atau cara berpikir, cara pandang, nilai nilai, metode, prinsip dasar atau cara pemecahan masalah yang dianut oleh suatu masyarakat tertentu.

Pancasila adalah paradigm, karena pada dasarnya pancasila dijadikan sebagai landasan, acuan, metode, nilai dan tujuan yang ingin dicapai dalam program pembangunan. Sedangkan pancasilan sebagai paradigm pembangunan artinya bahwa pancasila berisi berbagai anggapan dasar yang merupakan kerangka keyakinan yang berfungsi sebagai acuan, pedoman dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pemanfaatan hasil hasil pembangunan nasional, misalnya :

-         Pembangunan tidak boleh bersifat pragmatis atau tidak hanya mementingkan tindakan nyata dan mengabaikan pertimbangan etis

-         Pembangunan tidak boleh bersifat ideologis atau secara mutlak melayani ideology tertentu dan mengabaikan manusia nyata

-         Pembangunan harus menghormati HAM dimana tidak boleh mengorbankan manusia nyata melainkan menghormati harkat dan martabat manusia

-         Pembangunan dilaksanakan secara demokratis dimana melibatkan masyarakat sebagai tujuan pembangunan dalam mengambil keputusan

-         Pembangunan diprioritaskan pada penciptaan taraf minimum keadilan social, yaitu mengutamakan mereka yang paling lemah untuk menghapuskan kemiskinan structural.

  • Pembangunan nasional

 

Secara umum, pembangunan nasional adalah rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan yang meliputi aspek politik, ekonomi, social dan budaya serta Hankam untuk mencapai tujuan nasional sebagaimana yang telah disebutkan pada alinea IV Pembukaan UUD 1945.

Pada hakikatnya, pembangunan nasional merupakan pembangunan manusia Indonesia. Wujud dari manusia seutuhnya adalah manusia Indonesia yang bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa, cerdas dan trampil, berbudi luhur, berakhlak mulia, disiplin, sehat jasmani dan rohani, bertanggung jawab dan mampu membangun diri dalam rangka membangun bangsanya.

Pembangunan nasional ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mencapai tujuan nasional yang sebagaimana tertuang dalam alinea ke IV Pembukaan UUD 1945 untuk mencapai masyarakat Indonesia yang adil dan makmur lahir dan batin berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945.

Inilah sekilas mengenai pancasila sebagai sumber nilai dan paradigma pembangunan. Semoga bermanfaat


Posted by 0 Responses
     

Comments are closed.

Jun
10
2013
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!



Recently Active Users
admin