nepotisme

Pada dasarnya, istilah nepotisme ini sangatlah akrab dengan korupsi dan kolusi. Oleh karena itu, ketiga istilah itu sering sekali disingkat sebagai KKN. Pada dasarnya, kegiatan KKN ini merupakan kegiatan yang sangat sering dilakukan oleh Negara kita.

Mungkin istilah korupsi sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar dari anda, karena anda mungkin sering sekali mendengar isitlah ini dicantumkan ketika anda mendengar berita, khususnya berita mengenai kenegaraan.

Tidak lain tidak bukan hal yang dibahas oleh Negara kita adalah praktek korupsi ini. Oleh karena itu, mau tidak mau anda pasti mengetahui pengertian dari korupsi itu sendiri. Secara umum, korupsi berasal dari bahasa Latin, yaitu corruptio yang berasal dari kata kerja corrumpere yang berarti busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, atau menyogok.

Oleh sebab itu, korupsi diartikan sebagai tindakan pejabat publik, baik politisi maupun pegawai negri atau pihak lain yang terlibat dalam tindakan tersebut yang secara tidak wajar dan tidak legal menyalahgunakan kepercayaan publik yang dikuasakan kepada mereka untuk mendapatkan keuntungan sepihak.

Dari uraian tersebut, mungkin anda telah memahami atau mendapatkan gambaran mengenai korupsi. Namun, bagaimana dengan kolusi dan nepotisme itu ? Pada dasarnya, kolusi itu sering sekali terjadi dalam satu bidang industry pada saat beberapa perusahaan saingan bekerja sama untuk kepentingan mereka bersama.

Kolusi ini paling sering sekali terjadi dalam satu bentuk pasar oligopoly, dimana keputusan beberapa perusahaan untuk bekerja sama dapat secara signifikan mempengaruhi pasar secara keseluruhan.

Salah satu kasus khusus dari kolusi yang dilakukan secara berlebihan adalah kartel atau yang kita kenal juga dengan kolusi tersembunyi. Jadi, bisa dikatakan bahwa kolusi merupakan pemufakatan atau kerja sama untuk melawan hukum antar penyelenggara Negara atau antara penyelenggara dengan pihak lain yang merugikan orang lain, masyarakat dan Negara.

Lantas, bagaimana dengan nepotisme itu sendiri ? Untuk lebih jelas mengenai pengertian nepotisme, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

  • Nepotisme

 

Pada dasarnya, nepotisme merupakan salah satu jenis perbuatan yang pernah dilakukan di Indonesia selama hampir 32 tahun lamanya. Oleh karena itu, mungkin sebagian dari anda sudah tidak asing lagi dengan pengertian nepotisme.

Secara umum, pengertian nepotisme adalah lebih memilih saudara atau teman akrab berdasarkan hubungannya bukan berdasarkan kemampuannya. Kata ini biasanya digunakan dalam konteks derogatori. Sebagai contoh sederhana, seorang manajer mengangkat atau menaikkan jabatan seorang saudara, bukannya seorang yang lebih berkualifikasi namun bukan saudara.

Jadi, bisa dikatakan bahwa manajer tersebut telah melakukan pelanggaran, yaitu nepotisme. Para pakar biologis sendiri telah mengisyaratkan bahwa tendensi terhadap nepotisme adalah berdasarkan naluri, sebagai salah satu bentuk dari pemilihan saudara.

Kata nepotisme sendiri berasal dari bahasa Latin, yaitu kata nepos yang berarti keponakan atau cucu dan isme yang berarti paham atau ideology. Pada abad pertengahan beberapa kasus seperti paus Katolik dan uskup yang telah mengambil janji chastity, sehingga yang biasanya tidak mempunyai saudara kandung memberikan kedudukan khusus keponakannya sepeti anaknya sendiri.

Beberapa paus juga diketahui mengangkat dua keponakannya sendiri dan saudara lainnya menjadi cardinal. Pada umumnya, penunjukkan tersebut digunakan untuk melanjutkan dinasti kepausan.

Di Indonesia sendiri, kasus nepotisme yang paling terkenal adalah selama masa pemerintahan orde baru bersama dengan kasus korupsi dan kolusi yang merupakan salah satu pemicu terjadinya pergerakan reformasi yang pada akhirnya mengakhiri pemerintahan presiden Soeharto pada tahun 1998.

  • Upaya menanggulangi KKN

 

Adapun beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk menanggulangi KKN, di antaranya adalah :

–          Membangun dan menyebarkan etos pejabat dan pegawai baik pada instansi pemerintah atau swasta tentang pemisahan kekuasaan dan harta yang jelas

–          Mengusahakan perbaikan penghasilan bagi pegawai negri atau pejabat sesuai dengan kemajuan ekonomi dan swasta agar pejabat dan pegawai saling menegakkan wibawa dan integritas jabatannya

–          Menumbuhkan kebanggaan kebanggaan dan atribut kehormatan diri pada setiap jabatan dan pekerjaan

–          Menumbuhkan pemahaman dan kebudayaan politik yang terbuka untuk kontrol, koreksi dan peringatan

Inilah sekilas mengenai pengertian nepotisme. Semoga bermanfaat

Lihat Video Dibawah Ini Siapa Tahu Bermanfaat Untuk Kamu