Perbedaan Sistem Politik di Berbagai Negara | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » Pembelajaran » Perbedaan Sistem Politik di Berbagai Negara

Perbedaan Sistem Politik di Berbagai Negara

 

politik

Pada umumnya, setiap Negara mempunyai sistem politik yang berbeda beda. Akan tetapi, perbedaan tersebut merupakan hal yang wajar dan alami. Hal ini karena setiap Negara mempunyai pengalaman dan sejarah masa lalu yang berbeda beda.

Setiap Negara pada umumnya mempunyai ciri ciri khusus, baik dari segi ideology, sistem politik, karakter kehidupan social, corak kebudayaan dan lingkungan alam yang tidak sama dengan bangsa lainnya.

Selain itu, sejarah perjuangan antara satu bangsa dengan bangsa lainnya juga tidak sama dan perkembangan politik juga ikut berperan dalam menentukan sistem politik yang dilandasi oleh ideology, kepribadian bangsa, serta kondisi ekonomi, social dan budaya dari Negara yang bersangkutan.

Untuk lebih jelas mengenai perbedaan sistem politik di berbagai Negara, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

 1.      Sistem politik di Negara maju

 

Adapun perbedaan sistem politik di berbagai Negara maju, yaitu :

  • Sistem politik Inggris dan Negara Eropa barat

 

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, rakyat Inggris berjuang melawan kekuasaan raja yang memiliki kekuasaan mutlak atau absolute. Kemudian perjuangan ini berhasil memaksa rajanya untuk menandatangani piagam yang mengatur hak hak dan kawajiban raja Inggris.

Sistem politik Inggris sendiri adalah sistem parlementer yang menganut aliran liberalistic yang mendasarkan dan mengutamakan kebebasan individu seluas luasnya. Sistem ini kemudian banyak diterapkan di Negara Eropa barat dimana raja atau ratu hanyalah menjadi simbol dan pemerintahan dijalankan oleh perdana mentri.

  • Sistem politik Uni Sovyet dan Eropa Timur

 

Sistem pemerintahan yang digunakan merupakan sistem pemerintahan proletaris atau komunis dimana merupakan pemerintahan rakyat. Umumnya, sebutan ini digunakan untuk aliran yang hendak mewujudkan masyarakat yang didasarkan pada hak milik bersama terhadap alat alat produksi, dengan maksud agar produksi tidak lagi diselenggarakan oleh orang orang atau lembaga swasta yang bertujuan untuk memperoleh laba, namun semata mata untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Lembaga tertinggi di Negara ini adalah Supreme Soviet yang terdiri dari dua kamar dam masing masingnya mempunyai kekuasaan yang seimbang.

  • Sistem politik Amerika Serikat

 

Pada umumnya, AS merupakan Negara federal yang terdiri dari Negara Negara bagian yang sama sekali terpisah dengan Negara induknya. Bahkan setiap Negara bagian mempunyai undang undangnya sendiri.

Bisa dikatakan bahwa Negara AS merupakan Negara satu satunya yang menjalankan trias politika secara konsekuen, yaitu pemisahan kekuasaan dengan tegas antara badan legislative, eksekutif dan yudikatif.

Selain itu, semua Negara juga harus berbentuk republic dan tidak bolej bertentangan dengan konstitusi. Dalam Negara ini juga hanya ada dua partai politik yang memperebutkan jabatan politik, yaitu partai democrat dan partai republic.

Indonesia sendiri juga menganut sistem presidensial, namun tidak menganut sistem pemisahan kekuasaan, melainkan sistem pembagian kekuasaan.

 2.      Sistem politik pada Negara berkembang

 

Adapun perbedaan sistem politik di berbagai Negara berkembang, yaitu :

  • Sistem politik China

 

RRC telah berdiri sejak 1949 setelah menumbangkan dinasti Cing yang berusia ratusan tahun. Dalam kekuasaan eksekutif, jabatan kepala Negara dihapuskan, maka orang pertama dalam kepemimpinan Partai Komunis Cina yang menggantikan jabatan ini adalah ketua partai itu sendiri.

Kekuasaan legislative dipegang oleh kongres rakyat nasional yang didominasi oleh partai komunis cina. Kekuasaan yudikatif dijalankan secara bertingkat oleh pengadilan rakyat di bawah pimpinan mahkamah agung Cina.

Pengadilan rakyat bertanggung jawab pada kongres rakyat di setiap tingkatan, akan tetapi karena masih didominasi oleh partai komunis cina, demokrasi masih sulit untuk terwujud.

  • Sistem politik Iran

 

Dalam sistem pemerintahan Republik Islam Iran sejak jatuhnya dinastiSyah Iran, sebagai kepala negara adalah Imam kedua belas yang diwakili oleh Fakih atau Dewan Faqih (Dewan Keimanan). Kepala pemerintahan dipegang oleh seorang presiden yang walaupun diangkat oleh rakyat, tetapi diangkat, dilantik, dan diberhentikan oleh Faqih atau Dewan Faqih.

Ketua cabinet dipegang oleh perdana mentri dan bertanggung jawab kepada dewan pertimbangan nasional Iran. Selain membuat UU, badan legislative juga bertugas untuk mengawasi badan eksekutif.

Inilah sekilas mengenai perbedaan sistem politik di berbagai Negara. Semoga bermanfaat.


Posted by 0 Responses
     

Comments are closed.

Jun
10
2013
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!



Recently Active Users
admin