Prinsip-prinsip Pengelompokan Makhluk Hidup | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » Pembelajaran » Prinsip-prinsip Pengelompokan Makhluk Hidup

Prinsip-prinsip Pengelompokan Makhluk Hidup

 

Mungkin prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup masih jarang kita dengar, apalagi secara ilmiah. Mungkin di dalam benak anda timbul pertanyaan, mengapa makhluk hidup harus dikelompokkan ke dalam berbagai kategori ?

Hal ini sebenarnya karena banyak sekali makhluk hidup yang tinggal di bumi ini selain dari pada manusia. Sebenarnya, yang dikategorikan sebagai makhluk hidup tidak hanya manusia saja, melainkan hewan dan tumbuhan.

Pada dasarnya, penggunaan prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup ini dilakukan dengan tujuan mempermudah kita dalam mengidentifikasi makhluk hidup. Mungkin mengenali makhluk hidup bagi kita terdengar mudah.

Misalnya dalam membedakan singa, harimau atau macan tutul. Tentunya merupakan hal yang mudah, namun bagaimana dengan jenis serangga atau tumbuhan ? Tentunya akan menjadi tugas yang sulit bukan ?

Oleh karena itulah, prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup ini diterima secara umum dan banyak dimanfaatkan. Pengelompokkan atau klasifikasi ini sendiri merupakan upaya untuk mengelompokkan atau menggolongkan makhluk hidup ke dalam berbagai kelompok tertentu.

Tujuannya adalah untuk mempermudah manusia dalam mempelajari dan memanfaatkan serta melestarikan makhluk hidup yang ada. Cabang ilmu biologi yang secara khusus mempelajari mengenai prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup adalah taksonomi.

Untuk lebih jelas mengenai prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

  • Identifikasi

 

Tahapan awal dalam melakukan prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup adalah melakukan identifikasi. Tahapan ini merupakan tahapan dimana kita akan mengenali ciri-ciri makhluk hidup tertentu.

Identifikasi bisa digunakan dengan menggunakan cara-cara tertentu, misalnya bantuan kunci determinasi atau kunci identifikasi. Salah satu kunci identifikasi yang paling populer adalah kunci dikotomis yang dibuat berdasarkan dua ciri yang saling berlawanan.

Contoh dari kunci dikotomis untuk tumbuhan adalah sebagai berikut :

1.a.tumbuhan tidak dg batang sejati…….. lumut hati

1.b.tumbuhan dg batang sejati ……… ……2

2.a.pada batang tidak ditemukan adanya pembuluh……… lumut daun

2.b.pada batang terdapat jaringan pembuluh……………….. 3

3.a. ……….. dst

  • Tata nama

 

Tahapan berikutnya dalam prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup adalah pemberian nama ilmuah pada suatu makhluk hidup sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Pada dasarnya, aturan pemberian nama ilmuah menggunakan sistem tata nama binomial atau sistem tata nama biner atau sering juga disebut sebagai sistem binomial nomenclature.

Pada dasarnya, aturan tersebut berisi tentang :

-         Nama ilmiah yang diberikan menggunakan bahasa Latin atau dilatinkan

-         Nama ilmiah tersebut terdiri dari dua suku kata, dimana kata pertama merupakan genus dan diawali dengan huruf capital. Sedangkan kata kedua merupakan penunjuk jenis yang ditulis dengan huruf kecil semua

-         Nama ilmiah juga ditulis berbeda dengan kata atau kalimat lain, misalnya dicetak miring, dicetak tebal atau diberi garis bawah terpisah.

Misalnya nama ilmiah dari manusia sendiri, yaitu homo sapiens. Maka nama ilmiah tersebut bisa ditulis dengan cara Homo sapiens, Homo sapiens, atau Homo sapiens. Dimana kata Homo merupakan genus dan sapiens adalah penunjuk jenis.

  • Klasifikasi

 

Setelah melakukan kedua tahapan tersebut, tibalah saatnya untuk melakukan prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup yang ketiga, yaitu klasifikasi atau pengelompokkan. Tahapan ini merupakan tahapan dimana kita akan mengelompokkan makhluk hidup ke dalam kelompok tertentu atas dasar persamaan tertentu.

Beberapa makhluk hidup pada dasarnya memiliki beberapa kesamaan atau ciri yang kemudian akan dimasukkan ke dalam beberapa taksa tertentu. Adapun tingkat takson dari yang tertinggi ke yang terendah sebagai berikut ini :

-         Untuk tumbuhan : Regnum, Division, Classis, Ordo, Familia, Genus, species

-         Untuk hewan : Kingdom, Phylum, Classis, Ordo, Familia, Genus, species

Selain melalui proses ini, ada juga beberapa prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup yang pernah ada, yaitu :

-         Sistem alami oleh Aristoteles, makhluk hidup dikelompokkan berdasarkan ciri morfologi, anatomi, fisiologi yang secara alami melekat pada objek

-         Sistem buatan oleh Carolus Linneaus, makhluk hidup dikelompokkan berdasarkan ciri morfologis dan habitat sesuai dengan kesepakatan

-         Sistem filogenetik oleh Charles Darwin, berdasarkan ciri fenotip dan kedekatan hubungan antar takson.

Inilah sekilas mengenai prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup. Semoga bermanfaat


Posted by 0 Responses
     

Leave a Reply to this Post

Feb
25
2013
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!



Recently Active Users
admin