Proses Anabolisme | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » Pembelajaran » Proses Anabolisme

Proses Anabolisme

 

Anabolisme mungkin masih merupakan istilah asing yang belum banyak anda dengar dalam kehidupan sehari-hari. Sebenarnya, proses ini sama halnya dengan proses metabolisme atau katabolisme yang terjadi pada makhluk hidup.

Pada dasarnya, makhuk hidup sangat memerlukan proses alamiah ini untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Istilah ini sebenarnya merupakan istilah umum yang digunakan, khususnya dalam kajian ilmu biologi.

Hal ini karena pada hakikatnya biologi merupakan ilmu yang mengkaji segala sesuatu yang berhubungan dengan makhluk hidup dan segala aspek kehidupannya. Karena begitu pentingnya proses ini bagi makhluk hidup, maka mempelajari segala sesuatu mengenai proses anabolisme merupakan hal yang wajar dan harus.

Mungkin beberapa di antara anda sudah sangat familier dengan istilah ini, namun tidak ada salahnya bukan jika anda ingin terus menambah pengetahuan anda ? Sama halnya dengan proses metabolisme, proses anabolisme juga merupakan proses alami yang terjadi tanpa kita sadari.

Atau dengan kata lain tidak bisa kita rasakan atau lihat seperti apa proses ini berlangsung di dalam tubuh kita. Sebenarnya, proses anabolisme ini sering juga disebut sebagai proses sintesis atau penyusunan bahan anorganik menjadi bahan organic.

Dalam peristiwa ini juga diperlukan masukan energi, sebagai contoh umum dari proses anabolisme yang sering terjadi adalah proses fotosintesis pada tumbuhan yang berlangsung di dalam kloroplas.

Mengapa contoh dari proses anabolisme sering dikaitkan dengan tumbuhan dan tidak makhluk hidup lain, seperti manusia ? Hal ini karena pada dasarnya tumbuhan merupakan organisme yang sangat penting dan menjaga kelangsungan hidup organisme lain di dunia.

Tumbuhan merupakan satu-satunya makhluk hidup yang bisa menghasilkan makanannya sendiri dan untuk makhluk hidup lainnya. Untuk lebih jelas mengenai proses anabolisme, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

  • Kloroplas dan anabolisme

 

Tentunya proses fotosintesis bukan lagi hal yang asing bagi kita semua. Kebanyakan dari kita bahkan bisa menyebutkan bagaimana proses ini berlangsung dengan sangat lancar. Proses ini merupakan proses alami yang akan dilakukan oleh setiap tumbuhan.

Pada umumnya, setiap tumbuhan mempunyai kloroplas atau organel sel yang hanya bisa kita jumpai di dalam tumbuhan hijau saja. Organel ini memiliki membran rangkap dua, yaitu membran dalam dan membran luar.

Membran dalam pada umumnya memiliki bentuk perluasan yang bisa kita sebut sebagai lamella. Pada lamella ini sendiri terdapat modifikasi membran yang menyerupai tumbuhan koin yang disebut sebagai grana.

Setiap grana pada umumnya disusun oleh thilakoid. Di dalam thilakoid ini terdapat pigmen fotosintetik. Sedangkan semua ruang bagian dalam kloroplas yang berisi cairan disebut sebagai stroma.

 

Proses yang satu ini merupakan proses yang sangat penting bagi kelangsungan setiap makhluk hidup. Mengapa ? Hal ini karena proses ini akan menghasilkan oksigen yang sangat kita perlukan untuk bernafas.

Rekasi fotosintesis juga seirng dikatakan sebagai reaksi redoks dan berlangsung dalam dua tahap, yaitu reaksi terang dan reaksi gelap. Pada reaksi terang, tahapan fotosintesis akan memerlukan cahaya sebagai sumber energinya.

Proses yang berlangsung di dalam thilakoid ini juga memerlukan air, akseptor elektron berupa NADP dan pigmen fotosintetik. Pigmen ini sendiri terdiri dari 3 macam, yaitu klorofil a, klorofil b dan karotenoid.

Peristiwa yang memerlukan cahaya ini tentunya sudah tidak asing lagi, karena ini merupakan proses fotosintesis yang paling sering terjadi oleh tumbuhan hijau. Lalu bagaimana dengan reaksi gelap ?

Rekasi gelap atau yang disebut juga sebagai siklus Calvin Benson merupakan tahapan fotosintesis yang tidak memerlukan cahaya sebagai sumber energinya. Pertanyaannya, mungkinkah terjadi proses fotosintesis tanpa adanya cahaya ?

Mungkin sekali, karena pada dasarnya proses ini terjadi di dalam stroma dan memerlukan bahan yang terbentuk dari reaksi terang yangitu NADH dan ATP, serta karbon dioksida yang kita keluarkan dari udara.

Reaksi ini akan dimulai dari pengikatan CO2 (karbon dioksida) oleh ribulosa difosfat (RDP) dan pada akhir siklus akan dibentuk fosfogliseraldehid atau PGAL yang kemudian akan diubah menjadi glukosa atau gula.

Inilah sekilas mengenai proses anabolisme. Semoga bermanfaat


Posted by 0 Responses
     

Leave a Reply to this Post

Mar
8
2013
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!



Recently Active Users
admin