Proses Katabolisme | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » Pembelajaran » Proses Katabolisme

Proses Katabolisme

 

Mungkin istilah seperti katabolisme ini masih cukup asing di beberapa telinga. Namun, sebenarnya proses katabolisme ini merupakan sebuah proses ilmiah yang terjadi di dalam tubuh setiap makhluk hidup secara otomatis dan alamiah.

Proses ini memang erat kaitannya dengan kelangsungan hidup manusia. Meskipun jarang dipergunakan atau di dengar, namun pada dasarnya istilah ini merupakan istilah yang umum dan sering dipergunakan dalam ilmu biologi.

Mengapa biologi ? Hal ini karena pada dasarnya ilmu biologi sendiri merupakan ilmu yang mengkaji mengenai makhluk hidup dan segala aspek kehidupannya. Jadi apa itu proses katabolisme ?

Pada dasarnya, katabolisme diartikan sebagai sebuah proses atau reaksi pemecahan atau penguraian senyawa kompleks (organic) menjadi senyawa yang lebih sederhana (anorganik) yang kemudian akan menghasilkan energi.

Untuk dapat digunakan oleh sel, energi yang dihasilkan haruslah diubah ke dalam bentuk ATP atau Adenoshin Triphospat. ATP sendiri merupakan gugus adenine yang berikatan dengan tiga gugus fosfat.

Pelepasan gugus fosfat dapat menghasilkan energi yang bisa digunakan secara langsung oleh sel, yang digunakan untuk melangsungkan berbagai reaksi kimia, pertumbuhan, transportasi, alat gerak, reproduksi dan lainnya.

Contoh umum dari proses katabolisme adalah respirasi sel atau proses penguraian bahan makanan yang bertujuan utama untuk menghasilkan energi. Sebagai bahan baku dari proses ini, dibutuhkan karbohidrat, asam lemak dan asam amino dan hasilnya berupa CO2, air dan energi.

Proses respirasi ini sendiri dilakukan oleh semua makhluk hidup, sel hewan ataupun tumbuhan. Untuk lebih jelas mengenai proses katabolisme, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

  • Katabolisme karbohidrat

 

Seperti yang kita ketahui bahwa karbohidrat merupakan sumber energi utama yang diperlukan oleh setiap makhluk hidup. Pada dasarnya, karbohidrat ini sendiri tersusun atas 3 unsur penting, yaitu karbon, hydrogen dan oksigen.

Jenis dari karbohidrat pada umumnya sangatlah beragam. Karbohidrat dibedakan satu sama lainnya berdasarkan susunan atom-atomnya, panjang pendek rantai dan ikatan, dan lainnya. Dari kompleksitas strukturnya, karbohidrat dibedakan menjadi karbohidrat sederhana (monosakarida dan disakarida) dan karbohidrat dengan struktur yang kompleks (polisakarida).

Selain kelompok tersebut, masih ada oligosakarida yang memiliki monosakarida yang lebih pendek dari polisakarida, misalnya adalah satkiosa, rafinosa, fruktooligosakarida dan galaktooligasakarida.

Karbohidrat juga merupakan senyawa penting karena bisa dimanfaatkan sebagai simpanan energi, bahan bakar senyawa untuk metabolisme, bagian dari kerangka pembentuk DNA dan RNA, elemen structural dari dinding sel, dan sebagai identitas dari sel.

Pada umumnya, dalam proses katabolisme karbohidrat, terjadi degradasi molekul glukosa menjadi dua molekul lain yang terjadi dalam serangkaian reaksi enzimatis untuk menghasilkan energi berupa ATP dan NADH.

  • Katabolisme lemak

 

Pada dasarnya, lemak sendiri terdiri dari beberapa jenis lemak berdasarkan struktur dan fungsinya. Ada asam lemak atau yang lebih kita kenal dengan istilah lemak jenuh dan lemak tidak jenuh.

Seperti yang kita ketahui bahwa lemak jenuh merupakan lemak yang tidak baik atau tidak sehat untuk pertumbuhan tubuh kita. Lemak juga merupakan asupan yang sangat penting untuk tubuh kita.

Hal ini karena lemak berperan penting dalam menyusun struktur dari membran sel, sebagai cadangan energi, sebagai hormone dan vitamin penting yang diperlukan oleh tubuh kita. Lemak juga merupakan salah satu sumber energi selain karbohidrat.

Pemecahan lemak pada dasarnya terjadi di dalam sistem pencernaan makanan. Lemak akan dipecahkan menjadi asam lemak dan gliserol. Untuk menghasilkan energi, maka asam lemak akan mengalami oksidasi yang terjadi di dalam mitokondria.

Sedangkan gliserol akan dirombak secara glikolisis dan akan diubah ke dalam bentuk dihidroksi aseton fosfat. Oksidasi asam lemak juga melalui lintasan akhir yang dilalui oleh karbohidrat atau dinamakan sebagai siklus krebs.

  • Katabolisme protein

 

Protein merupakan senyawa penting untuk membangun jaringan tubuh kita. Pada umumnya, proses katabolisme protein ini akan mengubah protein menjadi asam amino yang akan disimpan sebagai cadangan.

Ketika tubuh kita kekurangan sumber energi, maka asam amino ini akan dilepaskan sebagai sumber energi baru yang dapat digunakan oleh tubuh.

Inilah sekilas mengenai proses katabolisme. Semoga bermanfaat


Posted by 0 Responses
     

Leave a Reply to this Post

Mar
8
2013
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!



Recently Active Users
admin