Proses Pembelahan Meiosis | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » Pembelajaran » Proses Pembelahan Meiosis

Proses Pembelahan Meiosis

 

Mungkin proses pembelahan meiosis masih sangat jarang kita dengarkan. Namun, sebenarnya proses ini merupakan salah satu proses yang berlangsung pada makhluk hidup, termasuk kita sebagai manusia.

Kajian mengenai proses pembelahan meiosis ini lebih banyak dikaji dalam bidang biologi, mengingat bahwa proses pembelahan meiosis ini terjadi pada makhluk hidup dan biologi merupakan ilmu yang mempelajari mengenai makhluk hidup dan segala aspek kehidupannya.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa makhluk hidup tersusun atas sel sebagai unit terkecil yang membentuknya. Namun, pernahkan muncul pertanyaan di dalam benak anda, dari mana sel tersebut datang dan bagaimana caranya ?

Pada umumnya, sel merupakan unit yang dapat membelah dan membentuk sel baru yang serupa secara genetic dengan sel lamanya. Pembelahan ini akan terjadi secara terus menerus selama kehidupan masih berlangsung.

Pembelahan ini sendiri pada dasarnya ada dua macam, yaitu pembelahan secara mitosis dan meiosis. Pembelahan meiosis sendiri merupakan pembelahan sel yang akan menghasilkan sel-sel kelamin (sel sperma atau sel telur).

Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa sel kelamin merupakan komponen penting yang diperlukan dalam proses reproduksi seksual secara generative. Sel kelamin sendiri berisi kromosom setengah pasang (haploid=n).

Tahapan atau proses pembelahan meiosis terdiri dari beberapa tahap yang serupa dengan tahap mitosis, hanya saja dalam proses pembelahan meiosis terjadi dua kali pembelahan, yaitu meiosis I dan meiosis II.

Untuk lebih jelas mengenai proses pembelahan meiosis, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

  1. 1.      Meiosis I

 

Pada tahapan ini, terdiri dari beberapa fase, yaitu interpase, profase I, metaphase I, anaphase I, telofase I dan sitokinesis I.

  • Interfase

 

Pada tahap ini, sel berada pada tahap persiapan untuk melakukan pembelahan. Persiapan yang dilakukan adalah penggandaan DNA menjadi dua salinan dan dua salinan tersebut kemudian akan dikemas dalam bentuk kromosom.

  • Profase I

 

Pada tahapan ini, DNA tersebut akan membentuk kromosom homolog yang berpasangan dan membentuk tetrad. Kromosom homolog adalah sepasang kromosom yang terdiri dari dua kromosom yang identik.

Tahapan ini juga merupakan tahap yang terpanjang karena di dalamnya terdiri dari 5 tahap lagi, yaitu :

-          Leptoten dimana kromatin berubah menjadi kromosom yang mengalami kondensasi dan terlihat sebagai benang tunggal yang panjang. Pada beberapa organisme akan terbentuk manic-manik pada daerah kromosomnya

-          Zigoten, dimana sentrosom akan membelah menjadi dua dan bergerak menuju kutub yang berlawanan

-          Pakiten, dimana kromosom akan melakukan penggandaan

-          Diploten, dimana kromosom homolog terlihat saling menjauhi

-          Diakinesis dimana akan terbentuk benang-benang spindle

  • Metaphase I

 

Pada tahap ini, tetrad kromosom akan berada pada bidang yang ekuator. Bebang spindle akan melekatkan diri pada tiap sentromer kromosom.

  • Anafase I

 

Setiap kromosom homolog akan ditarik oleh benang spindle ke kutub pembelahan yang berlawanan arah.

  • Sitokinesis I

 

Setiap kromosom homolog akan dipisahkan oleh sekat, sehingga sitokinesis menghasilkan dua sel yang masing-masing berisi kromosom dan kromatid kembarnya.

  1. 2.      Meiosis II

 

Tahapan ini terdiri dari :

  • Profase II

 

Dimana kromatid kembaran masih melekat pada setiap sentrometer kromosom.

 

  • Metaphase II

 

Tiap kromosom akan merentang pada bidang yang ekuator dan akan terbentuk benang benang spindle yang satu melekat pada ujung sentromer dan ujung lain menuju ke kutub pembelahan yang berlawanan arah

  • Anaphase II

 

 

Benang spindle mulai menarik kromatid menuju ke kutub pembelahan yang berlawanan tersebut. Akibatnya, kromosom akan memisahkan kedua kromatidnya dan bergerak menuju ke kutub yang berbeda. Kromatid yang terpisah ini disebut sebagai kromosom.

  • Telofase II

 

Pada tahap ini, kromatid atau kini yang telah menjadi kromosom akan mencapai ke kutub pembelahan. Hasil total dari tahap ini adalah terbentuknya 4 inti. Di setiap intinya mengandung setengah pasang kromosom dan satu salinan DNA.

  • Sitokinesis II

 

Pada tahap ini, tiap inti mulai dipisahkan oleh sebuah sekat dan pada akhirnya akan menghasilkan empat sel kembar haploid.

Inilah uraian singkat mengenai proses pembelahan meiosis. Semoga dapat bermanfaat


Posted by 0 Responses
     

Leave a Reply to this Post

Mar
12
2013
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!



Recently Active Users
admin