ujiansma.com

Portal pendidikan no 1

Menu

Review Jurusan – Teknik Lingkungan, FTUI

January 30, 2013 | Jurusan

Teknik lingkungan ini berada di bawah naungan fakultas teknik universitas Indonesia, departemen teknik sipil. Berdiri pada tahun 2006, dan telah terakreditasi B oleh BAN-PT, dan memperoleh akreditasi Internasional dari ASEAN University Network Quality Assurance (AUN-QA). Meskipun terbilang baru, namun kualitas dari program studi ini tentu tidak perlu diragukan lagi, apalagi berada di bawah naungan kakak satu departemen, teknik sipil, yang telah banyak menorehkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional, salah satunya adalah juara 1 pada kompetisi Jembatan Indonesia ke VIII untuk kategori jembatan busur, dan masih banyak prestasi lainnya.

Studi di teknik lingkungan UI harus diselesaikan setidaknya setelah menyelesaikan 144 SKS, yang terdiri atas 18 SKS university general subject; 22 SKS faculty engineering subject; 72 SKS core subject; 24 SKS elective subject; dan 8 SKS untuk industrial attachment, seminar, undergraduate thesis, danproyek akhir. Beberapa mata kuliah dasar yang akan dipelajari adalah Kalkulus, kimia dasar, fisika dasar, matematika dasar, aljabar linear, kalkulus lanjutan, statistic da probabilitas, dll. Selanjutnya akan nada mata kuliah yang mulai mempelajari teknik sipil seperti mekanika fluida, konstruksi bangunan, analisi structural, hidrolik dan drainage, dll.  Lalu, ada mata kuliah yang mempelajari teknik lingkungan itu sendiri, seperti environmental microbiology, environmental chemistry, dll, yang kemudian berlanjut ke proyek akhir.  Ruang lingkup studi teknik lingkungan meliputi:

  • Konservasi sumber daya air
  • Pengelolaan kesehatan lingkungan
  • Pengendalian pencemaran akibat limbah padat, cair, dan gas
  • Pengelolaan kualitas perairan, tanah, dan atmosfer,
  • Pengendalian dan pengelolaan dampak lingkungan.

Lulusan dari teknik lingkungan ini nantinya diharapkan dapat mendesain system dan infrastruktur dari lingkungan, sehingga dapat meningkatkan kualitas lingkungan , dan juga agar manusia terlindung dari akibat yang timbul akibat kerusakan lingkungan.

Prospek kerja dari lulusan dapat bekerja pada:

  • Sector pendidikan           : sebagai tenaga ahli, peneliti dan dosen yang bertujuan untuk menjaga keberlangsungan pendidikan teknik lingkungan di Indonesia
  • Public service                    : bekerja pada instansi pemerintah, mis, PDAM , bekerja memanajemen air, mulai dari air  yang terbuang serta alat-alat pembuangannya.
  • Industri                                                : manufaktur, konstruksi, serta energy untuk pemeliharaan fasilitas dan minor design.
  • Consulting engineering service.


Related For Review Jurusan – Teknik Lingkungan, FTUI