Sejarah Masyarakat Indonesia | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » Pembelajaran » Sejarah Masyarakat Indonesia

Sejarah Masyarakat Indonesia

 

                Berdasarkan arkeologi (ilmu yang mempelajari tentang peninggalan purbakala dari manusia pra sejarah) , sejarah masyarkat Indonesia dapat digolongkan menjadi beberapa periode yaitu periode zaman batu (batu tua, batu tengah, batu muda) dan zaman logam.

1. Zaman Batu

    – Zaman batu terbagi atas 4 yaitu :

~         Zaman batu tua (Paleolithikum)

~         Zaman batu tengah (Mesolithikum)

~         Zaman batu muda (Neolithikum)

~         Zaman batu besar (Megalithikum)

A. Zaman batu tua ( Paleolithikum )

    – Zaman ini disebut dengan zaman batu tua karena pada zaman ini, manusia menciptakan alat-alat dengan memakai bahan yang kasar seperti batu,kayu,dan tulang dan alat-alat tersebut dibuat dengan cara yang masih kasar (tidak diasah atau dipolis). Cara yang mereka lakukan adalah membenturkan antara batu yang satu dengan batu yang lainnya sehingga akan menghasilkan pecahan-pecahan batu. Pecahan batu yang tajam dan hampir menyerupai kapaklah yang dipergunakan mereka untuk kehidupan mereka. Pada zaman ini, manusia masih tinggal di dalam gua.

    – Dilihat dari sudut mata pencaharian atau pekerjaannya, masyarakat Indonesia masih hidup dengan melakukan Food Gathering (mengumpulkan makanan) dan hidup secara nomaden atau biasa disebut hidup berpindah-pindah dan mereka masih belum mengetahui sistem bercocok tanam.

    – Pada zaman ini, kebudayaan Paleolithikum terbagi atas dua yaitu :

                a. Kebudayaan Pacitan

                    – Koenigswald (1953) menemukan peralatan yang dihasilkan pada kebudayaan tersebut, yaitu

                       Kapak genggam dan alat penetak (chopper).

                b. Kebudayaan Ngandong

                     – Peralatan yang ditemukan adlaah Flakes (alat serpih) berupa pisau atau alat penusuk. Disamping

        itu, ditemukan pula alat-alat yang dibuat dari tulang dan tanduk berupa belati, mata tombak yang

        bergerigi, alat pengorek ubi, tanduk menjangan yang diruncingkan dan duri ikan pari yang

        diruncingkan.

B. Zaman batu tengah (Mesolithikum)

- Pada zaman ini ditemukan sesuatu yang belum ada pada zaman batu tua seperti peralatan dari batu juga namun telah di asah bagian ujung nya sehingga menjadi tajam dan tumpukkan sampah dapur yang berisi tumpukan dari kulit kerang dan siput yang telah membatu yang dinamakan Kjokkenmoddinger.

- Cara hidup masyarakat pada zaman ini adalah sebagian masih food gathering dan berburu, tetapi sebagian telah menetap dalam gua dan mulai bercocok tanam secara sederhana (berladang)  menanam umbi-umbian. Masyarakat pada zaman ini juga telah menjinakkan hewan dan menyimpan hewan hasil buruan sebagai awal untuk berternak. Dalam hal kesenian, masyarakat pada zaman ini telah mengenal kesenian dalam bentuk lukisan di dinding gua (lukisan gua).

                C. Zaman batu muda (Neolithikum)

- Pada zaman ini, pemakaian peralatan dari batu telah diasah halus karena masyarakat telah mengenal teknik mengasah. Cara hidup mereka juga telah mengalami revolusi dari food gathering menjadi food producing, mereka juga telah hidup menetap dan tempat tinggal mereka dekat dengan sumber air. Food producing itu dilakukan dengan cara bercocok tanam.

- Masyarakat pada zaman ini juga telah tinggal di rumah yang mereka buat dari daun-daunan (sebagai atap) dan kain dari kulit kayu (sebagai dindingnya). Mereka juga telah membuat perahu atau rakit serta membuat perhiasan dari batu-batu kecil yang dianggap indah.

- Berdasarkan penelitian beberapa ahli, mereka mulai berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Melayu Polinesia.

D. Zaman batu besar (Megalithikum)

- Zaman ini disebut zaman batu besar karena pada umumnya benda yang dihasilkan berupa bentuk monumen yang terbuat dari batu yang berukuran besar. Benda yang dihasilkan tersebut bertujuan untuk pengembangan kepercayaan terutama pemujaan terhadap arwah nenek moyang.

Contoh benda yang dihasilkan pada zaman ini :

                1. Menhir => tugu batu yang berfungsi sebagai tanda peringatan terhadap nenek moyang

                2. Dolmen => meja batu yang berfungsi sebagai tempat sesaji dalam upacara pemujaan

                3. Kubur batu =>  peti mayat yang dipendam dalam tanah yang berbentuk persegi panjang dengan ke-

empat sisinya terbuat dari lempengan batu

                4. Pundek berundak => bangunan tempat dimana dilakukan upacara pemujaan terhadap arwah nenen

           moyang

2. Zaman Logam

    – Pada zaman logam, manusia sudah dapat membuat alat-alat dari logam. Orang-orang telah mengenal teknik melebur logam dan kemudian mencetaknya menjadi alat-alat yang diinginkan. Teknik pembuatan alat-alat tersebut terbagi atas 2 macam :

                a. Teknik bivalve(rangkap)

                b. Teknik a cire perdue(cetak lilin)

Teknik ini lah yang masih ada digunakan dari zaman dahulu hingga zaman sekarang ini.


Posted by 0 Responses
     

Leave a Reply to this Post

Jan
3
2013
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!



Recently Active Users
admin