Senyawa Organik dalam Ilmu Kimia | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » Pembelajaran » Senyawa Organik dalam Ilmu Kimia

Senyawa Organik dalam Ilmu Kimia

 

kimia_organik

Istilah senyawa organic ini bukan lagi istilah yang asing bagi kita semua. Kita sering sekali menyebut istilah ini, khususnya untuk menyebut segala sesuatu yang hidup. Akan tetapi, apakah pengertian senyawa organic hanya sekedar itu saja ?

Tentu saja tidak. Berbicara mengenai senyawa organic ini, sebenarnya juga berkaitan erat dengan senyawa kimia. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan senyawa kimia terlebih dahulu.

Pada umumnya, senyawa kimia adalah zat kimia murni yang terdiri dari dua atau beberapa unsur yang dapat dipecah pecah lagi menjadi unsur unsur pembentuknya dengan reaksi kimia tersebut. Misalnya adalah dihidrogen monoksida (air, H2O) merupakan sebuah senyawa yang terdiri dari dua atom hydrogen untuk setiap atom oksigen.

Senyawa molekuler dapat berupa cairan atau gas. Semua senyawa akan terurai menjadi senyawa yang lebih kecil atau atom individual apabila dipanaskan sampai suhu tertentu atau yang disebut sebagai suhu penguraian.

Ciri khas yang membedakan senyawa adalah dengan menggunakan rumus kimia. Rumus kimia dapat memberikan perbandingan atom di dalam zat dan jumlah atom dalam molekul tunggalnya. Senyawa sendiri dapat wujud dalam beberapa fase. Kebanyakan senyawa berupa zat padat.

Senyawa ini kemudian bisa digolongkan menjadi dua golonga, yaitu golongan organic dan anorganik. Untuk lebih jelas mengenai senyawa organik, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

  • Senyawa organic

 

Pada umumnya, senyawa organic sendiri diartikan sebagai golongan besar senyawa kimia yang molekulnya mengandung karbon, kecuali pada karbida, karbonat dan oksida karbon. Studi mengenai senyawa organic sendiri disebut sebagai kimia organic.

Pembeda antara kimia organic dan anorganik adalah ada atau tidaknya ikatan karbon hydrogen. Sehingga asam karbonat termasuk anorganik, sedangkan asam fomat, asam lemak pertama termasuk ke dalam senyawa organic.

Selain itu, banyak juga diantara senyawa organic seperti protein, lemak, dan karbohidrat yang merupakan unsur penting dalam biokimia. Di antara beberapa senyawa organic ada senyawa alifatik, rantai karbon yang dapat diubah gugus fungsinya, hidrokarbon aromatic, senyawaan yang paling tidak mengandung satu cincin benzene.

Nama organic ini sendiri mengacu pada sejarah, khususnya pada abad ke 19, dimana dipercacya bahwa senyawa organic hnaya bisa dibuat atau disintesis di dalam tubuh organisme melalui vis vitalis atau life force.

Selain itu, kebanyakan senyawa kimia murni juga dibuat secara artificial. Senyawa organic juga merupakan senyawa yang mengandung unsur C dan H yang bisa kita temukan pada semua makhluk hidup, misalnya C6H6O6.

Sedangkan senyawa anorganik merupakan senyawa yang tidak mengandung atau tidak mempunyai ikatan C dan H, misalnya adalah NaCl, HCl atau CO2. Seperti yang telah dijelaskan bahwa ilmu yang mempelajari mengenai senyawa organic ini adalah kimia organic.

Definisi asli dari kimia organic ini sebenarnya berasal dari kesalahpahaman bahwa semua senyawa organic pasti berasal dari organisme hidup, namun hal ini telah dibuktikan bahwa ada beberapa pengecualian.

Bahkan sebenarnya kehidupan juga sangat bergantung pada kimia anorganik, sebagai contoh banyak enzim yang mendasarkan kerjanya pada logam transisi seperti besi dan tembaga, juga gigi dan tulang yang komposisinya merupakan campuran dari senyawa organic dan anorganik.

Contoh lainnya adalah larutan HCl atau asam klorida yang berperan besar dalam pencernaan yang digolongkan ke dalam senyawa anorganik. Banyak sekali penerapan kimia organic ini dalam kehidupan sehari hari, di antaranya pada bidang makanan, obat obatan, bahan bakar, pewarna, tekstil, parfum dan lainnya.

 

Secara umum, senyawa anorganik diartikan sebagai senyawa pada alam di tabel periodic yang pada umumnya menyusun material atau benda tak hidup. Organic merupakan bagian jasad yang berasal dari jasad hidup seperti lingkungan hayati, sedangkan anorganik berasal dari jasad mati, seperti air, angin, tanah cuaca, iklim dan lain sebagainya.

Atau bisa juga diartikan sebagai setiap benda yang hidup yang berasal dari air. Kedua pengertian tersebut merupakan pengertian yang sesuai dengan sains modern yang mengatakan bahwa kehidupan itu berasal dari air.

Inilah sekilas mengenai senyawa organic. Semoga bermanfaat


Posted by 0 Responses
     

Comments are closed.

Jun
15
2013
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!



Recently Active Users
admin