Sifat-sifat Senyawa Berbeda dari Sifat-Sifat Unsur | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » Pembelajaran » Sifat-sifat Senyawa Berbeda dari Sifat-Sifat Unsur

Sifat-sifat Senyawa Berbeda dari Sifat-Sifat Unsur

 

Sifat-sifat Senyawa

Mungkin pokok pembicaraan mengenai sifat sifat senyawa ini sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar dari kita. Hal ini karena kita sudah pernah membahasnya ketika kita duduk di bangku sekolah atau kuliah.

Akan tetapi, sebelum kita memahami seperti apa itu sifat sifat senyawa, tentunya kita harus memahami apa yang dimaksud dengan senyawa itu sendiri. mungkin istilah senyawa ini sering sekali kita samakan dengan istilah unsur atau campuran.

Akan tetapi, sebenarnya ketiga istilah tersebut mempunyai pengertian yang berbeda. Secara umum zat sendiri diartikan sebagai zat kimia sendiri diartikan sebagai semua materi dengan komposisi kimia tertentu. Sebagai contoh sederhana, sebuah cuplikan air memiliki sifat yang sama dan rasio hydrogen terhadap oksigen yang sama baik jika cuplikan tersebut diambil dari sungai ataupun dibuat di laboratorium.

Konsep mengenai zat kimia atau campuran ini sendiri terbentuk pada abad ke 18 dengan karya seorang kimiawan yang bernama Joseph Proust mengenai komposisi beberapa senyawa kimia murni. Ia juga menyatakan bahwa semua cuplikan suatu senyawa memiliki komposisi yang sama, yaitu bahwa semua cuplikan mempunyai proporsi yang sama, berdasarkan massa dari unsur yang terdapat dalam senyawa tersebut.

Sedangkan senyawa itu adalah zat kimia murni yang terdiri dari dua atau beberapa unsur yang dapat dipecah pecah lagi menjadi unsur unsur pembentuknya dengan reaksi kimia tersebut. Misalnya adalah dihidrogen monoksida (air, H2O) merupakan sebuah senyawa yang terdiri dari dua atom hydrogen untuk setiap atom oksigen.

Ciri khas yang membedakan senyawa adalah dengan menggunakan rumus kimia. Rumus kimia dapat memberikan perbandingan atom di dalam zat dan jumlah atom dalam molekul tunggalnya. Senyawa sendiri dapat wujud dalam beberapa fase. Kebanyakan senyawa berupa zat padat.

Sementara unsur diartikan sebagai zat tunggal yang secara kimia tidak dapat diuraikan menjadi berbagai zat lainnya. Beberapa contoh dari unsur adalah oksigen, nitrogen, hydrogen, besi, aluminium, emas, perak, raksa, platina dan lainnya.

Berbagai unsur unsur yang terdapat di alam biasanya dalam bentuk senyawa, seperti halnya hydrogen yang terdapat dalam air dan karbohidrat. Unsur ini juga dapat dibedakan menjadi dua, yaitu unsur logam dan non logam.

Untuk lebih jelas mengenai sifat-sifat senyawa, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

 1.      Sifat senyawa

 

Karena pada dasarya senyawa itu tersusun atas unsur, maka apabila berbagai unsur kimia bergabung dan membentuk senyawa, apakah sifat senyawa yang terbentuk akan sama dengan sifat dari berbagai usnur yang membentuknya ?

Misalnya air yang merupakan salah satu dari senyawa. Air sendiri mempunyai sifat yang bening, tidak berasa dan berwujud cair. Sementara air itu sendiri tersusun atas dua unsur hydrogen dan satu unsur oksigen.

Unsur hydrogen sendiri mempunyai sifat yang tidak berwarna dan tidak berwujud, sedangkan unsur oksigen mempunyai sifat yang tidak berwarna dan tidak berbau serta berwujud gas.

 2.      Sifat unsur

 

Pada tabel susunan periodic, dinyatakan bahwa unsur dapat digolongkan menjadi unsur yang bersifat logam dan non logam. Adapun perbedaan di antara kedua unsur, yaitu :

  • Unsur logam

 

Pada umumnya, unsur ini mempunyai wujud yang padat, kecuali pada raksa. Selain itu, unsur ini juga bersifat kuat dan dapat ditempa. Unsur logam juga merupakan unsur yang dikenal mampu menghantarkan listrik dan panas.

  • Unsur non logam

 

Sedangkan unsur non logam ini dapat berada dalam bentuk padat, cair atau gas. Selain itu, unsur non logam juga bersifat rapuh dan tidak dapat ditempa. Unsur non logam juga merupakan unsur yang tidak dapat menghantarkan listrik dan panas, kecuali pada grafit.

 3.      Sifat campuran

 

Adapun perbedaan antara campuran dengan senyawa atau unsur. Campuran biasanya tersusun atas dua atau lebih unsur atau senyawa secara fisika, sedangkan senyawa tersusun atas dua jenis unsur atau lebih secara kimia. Sementara unsur hanya tersusun dari satu atoms saja.

Selain itu, campuran dapat dipisahkan menjadi zat penyusunnya, sedangkan senyawa dapat diuraikan menjadi unsur penyusunnya.

Inilah sekilas mengenai sifat-sifat senyawa. Semoga bermanfaat.


Posted by 0 Responses
     

Comments are closed.

Jun
20
2013
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!



Recently Active Users
admin