Struktur dan Ciri-ciri Jaringan Meristem dan Jaringan Dewasa | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » Pembelajaran » Struktur dan Ciri-ciri Jaringan Meristem dan Jaringan Dewasa

Struktur dan Ciri-ciri Jaringan Meristem dan Jaringan Dewasa

 

Mungkin ketika anda mendengar struktur dan ciri-ciri jaringan meristem dan jaringan dewasa anda masih bingung. Sebenarnya, materi mengenai struktur dan ciri-ciri jaringan meristem dan jaringan dewasa ini merupakan pokok bahasan dalam struktur dan fungsi tumbuhan.

Memang benar, di dalam tumbuhan terdapat jaringan meristem dan jaringan dewasa.  Bagi anda yang secara khusus mempelajari mengenai tanaman atau ilmu botani, pasti anda sudah tidak asing lagi dengan penggunaan istilah seperti itu.

Tumbuhan merupakan salah satu makhluk hidup yang hidup secara berdampingan denga makhluk hidup lainnya. Akan tetapi, bisa dikatakan bahwa peranan tumbuhan ini sangat besar, terutama dalam upaya untuk menjaga kelangsungan hidup makhluk lainnya, termasuk manusia.

Mengapa peran tumbuhan begitu besar dan penting ? hal ini karena tumbuhan merupakan produsen atau dapat menghasilkan makanan untuk makhluk lain. Jika tumbuhan di dunia ini telah punah, maka kehidupan juga bisa punah.

Mungkin sebagian besar dari anda berpikir bahwa jika tidak ada tumbuhan, maka kita bisa makan daging. Pada dasarnya, hewan ini sendiri memakan tumbuhan untuk tetap hidup (hewan herbivore).

Sedangkan hewan pemakan daging akan memangsa hewan herbivore untuk bertahan hidup. Jika tidak ada lagi tumbuhan, maka kelangsungan hidup hewan herbivore akan terancam. Hal ini tentunya akan membuat hewan karnivora mengalami kesulitan untuk mendapatkan makanannya.

Keberadaan tumbuhan atau tanaman sebagai produsen memang tidak bisa lagi digantikan di dalam sebuah rantai makanan. Jika hewan telah mati atau punah dan begitu pula dengan tumbuhan, maka kelangsungan hidup manusia juga akan terancam.

Untuk itu, ada baiknya kita mempelajari struktur dan ciri-ciri jaringan meristem dan jaringan dewasa. Simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

  • Jaringan meristem

 

Jaringan meristem atau jaringan embrionik merupakan jaringan yang sel-sel di dalamnya selalu aktif untuk membelah. Hal ini akan membuat tumbuhan dapat tumbuh dengan tinggi dan besar. Namun, berdasarkan asalnya jaringan meristem ini terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu :

-         Jaringan meristem primer merupakan jaringan yang selnya berkembang secara langsung dari sel embrionik. Pada umumnya, jaringan meristem primer ini terdapat di ujung tumbuhan, misalnya ujung akar.

-         Jaringan meristem sekunder merupakan jaringan yang selnya berkembang dari jaringan dewasa yang telah mengalami diferensiasi. Jaringan ini bisa membuat akar dan batang tumbuhan membesar ke samping. Contohnya adalah cambium dan cambium gabus.

  • Jaringan dewasa

 

Merupakan jaringan yang berasal dari pembelahan dan diferensiasi meristem primer dan sekunder. Pada dasarnya, jaringan ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

-         Tidak memiliki aktivitas untuk membelah diri

-         Memiliki rongga yang besar

-         Dinding selnya telah mengalami penebalan

-         Berukuran lebih besar dari sel-sel meristem

Berdasarkan fungsinya, jaringan dewasa dibagi ke dalam beberapa jaringan, yaitu :

-         Jaringan pelindung atau jaringan epidermis yang letaknya paling luar dan berguna untuk melindungi sel di bawahnya.

-         Jaringan parenkim yang berdinding tipis dan mengandung selulosa. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim. Jaringan ini berfungi untuk meyimpan cadangan makanan dan tempat berlangsungnya proses fotosintesis

-         Jaringan kolenkim yang dindingnya kuat karena sudut-sudutnya terdapat selulosa dan mempunyai kemampuan untuk tumbuh dan bertambah besar. Jaringan ini juga berfungsi untuk memperkuat dan menyokong tumbuhan

-         Jaringan sklerenkim yang dindingnya tebal karena diperkuat olehzat lignin. Jaringan ini pada umumnya berfungsi untuk memperkuat dan menyokong tubuh tumbuhan

-         Jaringan xylem yang tersusun atas trakea, trakeid, dan parenkim xylem. Jaringan ini biasanya berguna untuk mengangkut garam, air dan mineral yang berada di dalam tanah ke ke daun sebagai bahan untuk berlangsungnya proses fotosintesis

-         Jaringan floemyang tersusun atas unsur tapis, sel pengiring dan parenkim floem. Jaringan ini berfungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis ke seluruh tubuh tumbuhan

-         Jaringan endodermis merupakan jaringan yang dindignya telah mengalami penebalan dan berfungsi untuk menyalurkan air dan garam mineral dari korteks ke silinder pusat.

Inilah sekilas mengenai struktur dan ciri-ciri jaringan meristem dan jaringan dewasa. Semoga bermanfaat


Posted by 0 Responses
     

Leave a Reply to this Post

Feb
28
2013
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!



Recently Active Users
admin