Tanah Adisol : Tanah Subur akibat Letusan Gunung | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » IPA » Tanah Adisol : Tanah Subur akibat Letusan Gunung

Tanah Adisol : Tanah Subur akibat Letusan Gunung

 

Tanah Adisol : Tanah Subur akibat Letusan Gunung

Bumi adalah sebuah planet yang memungkinkan manusia hidup didalamnya, tentu saja semua itu telah direncanakan oleh Tuhan Yang Maha Esa sang pencipta kita yang telah menciptakan semuanya itu kepada kita. Berbagai penunjang kehidupan manusia, seperti lapisan ozon, oksigen, material penting berupa batuan, tanah, dan air menjadikan bumi sebagai satu-satunya planet yang sejauh ini masih bisa dihuni oleh manusia, tumbuhan dan hewan, tentu saja untuk saat ini masih Bumi saja planet yang bisa ditempati karena adanya material-material yang mendukung untuk kehidupan manusia dalam kehidupannya sehari-hari. Material tersebut nayatanya memang sangat berguna bagi kehidupan manusia, batu, air dan tanah. Semuanya memiliki peranan penting yang tidak bisa saling menggantikan satu dan lainnya. Material bumi berupa batu dan tanah terbagi berdasarkan beberapa jenis. Tanah misalnya, untuk perkebunan dan pertanian, jenis tanah andisol dinilai memiliki keunggulan dibanding dengan jenis tanah yang lain, mungkin karena dari karakteristiknya ataupun dari unsure-unsur yang ada di dalam tanah tersebut.

Karakteristik Tanah Andiosol

Tanah andisol atau yang lebih dikenal dengan istilah tanah andosol dengan warna rata-ratanya kehitaman. Tekstur dari tanah jenis andisiol atau andosol sangat beragam jenisnya. Tanah ini bisa berbentuk tanah liat dan tanah lempung yang memiliki tekstur yang kasar dari tanah biasanya. Zat yang terkandung di dalamnya sebagian besar adalah abu vulkanik dari letusan gunung merapi. Tanah jenis ini banyak dijumpai di daerah-daerah yang berada di sekitar gunung berapi, biasanya dapat kita lihat di sekitar daerah pulau jawa yang banyak terdapat gunung merapinya pasti juga banyak adanya tanah jenis ini. Tidak jarang daerah yang terkena musibah gunung meletus, justru tanahnya akan lebih subur daripada sebelumnya. Selain unsur hara, zat lain yang terkandung dalam tanah andisol ini adalah zat-zat organic. Zat organic banyak terkandung pada lapisan tengah dan atas, sedangkan pada tanah yang berada di lapiusan bawah, kandungan organic maupun unsure hara cenderung sedikit. Tanah andisol mampu mengikat air dalam jumlah yang cukup tinggi, zat karbon yang terkandung juga lebih tinggi dibandingkan dengan tanah jenis lain. Jadi karakter dari tanah andisol itu adalah tanah yang memiliki kesuburan yang melebihi dibandingkan dengan tanah lainnya, walaupun terkadang kita lihat pada daerah yang dekat merapi sulit untuk menanam tanaman karena bisa saja merapi meletus dan menghancurkan tumbuhan yang telah ditanam sebelumnya, bukankah itu hanya membuang waktu dengan sia-sia dan dengan percuma juga. Tapi dilihat dari tanahnya, tanahnya itu memiliki potensi yang sangat besar untuk menghasilkan tanaman yang baik dan bagus karenanya merapi itu dapat menyuburkan tanah.

Gambaran Umum Tanah

Tanah yang memiliki nama latin solum pada dasarnya adalah salah satu bagian dari kerak bumi yang mengandung banyak mineral dan zat-zat organic, tanah mengandung banyak unsur hara dan air yang tentu saja kita ketahui sangat dibutuhkan oleh tanaman ataupun tumbuhan dalam proses pertumbuhannya, baik itu dalam proses dari perkecambahannya, artinya mulai dari tumbuh sampai memunculkan radikal, dimana bagian itu lah yang pertama keluar dan kemudian dari proses untuk mendapatkan makanan sendiri, yaitu fotosintesis dan proses lainnya.

Tidak banyak yang tahu bahwa sebenarnya tanah memiliki tekstur yang berongga. Tekstur berongga inilah yang akhirnya menjadi tempat bagi akar untuk tumbuh dengan sangat ideal. Rongga pada tanah memberikan ruang pada akar untuk bernapas dan berkembang. Selain bisa digunakan sebagai pondasi dalam mendirikan sebuah bangunan, tanah juga rupanya menjadi tempat tinggal bagi semua mikroorganisme. Bukan hanya itu, tanah juga dapat menjadi tempat hewan darat mencari makan dan bergerak bebas.

Berkaitan dengan iklim, tanah memegang peranan penting sebagai pengendali erosi dan pengontrol air tanah. Meskipun tidak jarang tanah itu sendiri pun sering tererosi. Tanah pada dasarnya terbuat dari batu yang mengalami pelapukan. Pelapukan batuan tersebut dibantu oleh organisme-organisme yang bertugas untuk menutupi bebatuan sehinggan batu ita akhirnya perlahan melapuk dan hancur.


Posted by 0 Responses
     

Leave a Reply to this Post

Jul
4
2012
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!



Recently Active Users
admin