Cara-Jitu-Membersihkan-Debu

Teknik merawat dan menyimpan peralatan pembersih

Ada beberapa alat pembersih yang biasanya digunakan serta teknik untuk merawat dan menyimpannya, di antaranya adalah :

  • Disimpan dengan posisi bulu sikat di atas, jika perlu brush tersebut harus dicuci terlebih dahulu. Biasanya disimpan di dalam Container (keranjang alat) atau lemari alat.
  • Disimpan dengan posisi bulu di atas, digantung pada kaitan atau disandarkan ke blok bila tidak digunakan. Biasanya disimpan dalam gantungan alat
  • Setelah digunakan, kain rumbai-rumbai, bucket presser harus dicuci dan dibilas, dikeringkan dan disimpan di tempat yang berventilasi baik. Biasanya disimpan di dalam gantungan alat
  • Cotton cloth. Dicuci dan dikeringkan setelah digunakan. Biasanya alat ini disimpan dalam rak penjemur atau lemari linen
  • Lubang jarus harus dalam posisi yang benar dan dibersihkan setelah digunakan. Biasanya alat ini disimpan dalam rak susun
  • Pail / bucket. Dicuci dan dikeringkan setelah digunakan. Biasanya alat ini disimpan dalam gudang peralatan
  • Dump moping. Pada akhir pembersih periodik, katun pembersih debu dibersihkan dan disimpan sebagaimana mestinya, diusahakan ujung kain pel tidak menyentuh lantai. Kain dan kawat penjepit dicuci secara periodik. Biasanya alat ini disimpan dalam rak penjemur
  • Toilet bowl brush. Dicuci setelah digunakan dan disimpan dalam keadaan kering. Biasanya alat ini disimpan dalam container atau lemari alat
  • Floor squizer. Setelah digunakan, karet harus dicuci, dibilas dan dikeringkan. Alat ini disimpan dalam gantungan alat
  • Vacuum cleaner. Bersihkan kantong debu atau ganti jika perlu. Bersihkan pada bagian penggerak, tali kabel dan alat pelengkap dengan kain lembab. Alat ini disimpan ke dalam gudang peralatan
  • Floor machine. Bersihkan bagian-bagian mesin, kabel gulung dengan kain lembab dan cuci bagian proses penggerak, piringan dan landasan. Simpan dengan posisi keatas secara teratur. Alat ini disimpan dalam gudang peralatan