ujiansma.com

Portal pendidikan no 1

Menu

Tetapan Arti Kesetimbangan

June 30, 2013 | Pembelajaran

Tetapan Arti Kesetimbangan

Mungkin bagi sebagian besar dari anda akan merasa bingun ketika membaca judul berupa tetapan arti kesetimbangan ini. Sebenarnya, keseimbangan yang dimaksudkan disini berkaitan erat dengan kesetimbangan dalam kimia.

Oleh karena itu, sebelum kita mengkaji lebih lanjut mengenai tetapan arti kesetimbangan, tentunya kita harus memahami apa yang dimaksud dengan ilmu kimia dan keseimbangan kimia agar dapat memahami tetapan arti kesetimbangan dengan baik.

Sebenarnya, ilmu kimia sering diartikan sebagai ilmu pusat karena menghubungkan beberapa ilmu lainnya seperti fisika, ilmu bahan, nanoteknologi, biologi, farmasi, kedokteran, bioinformatika dan geologi. Hubungan ini sendiri timbul melalui berbagai subdisiplin yang memanfaatkan berbagai konsep dari berbagai disiplin ilmu.

Ilmu ini juga mempelajari mengenai pemahaman sifat dan interaksi atom individu dengan tujuan untuk menerapkan pengetahuan tersebut pada tingkat makroskopik. Menurut kimia modern, sifat fisik materi umumnya ditentukan oleh struktur pada tingkat atom yang pada gilirannya ditentukan oleh gaya antar atom dan ikatan kimia.

Kimia juga berhubungan dengan interaksi materi yang dapat melibatkan dua zat atau antara materi dan energi, terutama dalam hubungannya dengan hukum pertama termodinamika. Sedangakn kimia tradisional melibatkan interaksi antara zat kimia dalam reaksi kimia yang mengubah satu zat atau lebih menjadi zat lainnya.

Terkadang reaksi ini digerakkan oleh pertimbangan entalpi, seperti ketika dua zat berentalpi tinggi seerpti hydrogen dan oksigen elemental yang bereaksi dan membentuk air. Reaksi kimia juga dapat difasilitasi oleh suatu katalis yang umumnya merupakan zat kimia lain yang terlibat dalam media reaksi tapi tidak dikonsumsi, contohnya adalah asam sulfat yang mengkatalisasi elektrolisis air.

Untuk lebih jelas mengenai tetapan arti kesetimbangan, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

 1.      Keseimbangan kimia

 

Pada umumnya, keadaan keseimbangan kimia merupakan suatu keadaan dimana konsentrasi seluruh zat tidak lagi mengalami perubahan, sebab zat zat di ruas kanan terbentuk dan terurai kembali dengan kecepatan yang sama.

Selain itu, keadaan keseimbangan kimia ini juga bersifat dinamis, dimana reaksi terus berlangsung dalam dua arah dengan kecepatan yang sama. Pada keadaan keseimbangan, tidak akan terjadi perubahan secara mikroskopis atau perubahan yang dapat diamati atau diukur.

Di samping itu, keseimbangan kimia ini juga bisa dibedakan atas keseimbangan homogen dan juga keseimbangan heterogen. Pada keesimbangan homogen semua zat yang ada dalam sistem keseimbangan mempunyai fase yang sama ada dalam bentuk gas atau larutan.

Sedangkan keseimbangan heterogen merupakan semua zat zat yang ada di dalam keseimbangan dan memiliki fase yang berbeda dalam bentuk padat gas atau padat larutan.

Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi kesetimbangan kimia, di antaranya adalah :

  • Pengaruh konsentrasi

 

Apabila konsentrasinya diperbesar pada salah satu zat, maka reaksi akan bergeser dari arah zat tersebut, sedangkan apabila konsentrasinya diperkecil maka reaksi akan bergeser ke arah zat tersebut.

  • Pengaruh tekanan

 

Perubahan tekanan hanya berlaku pada sistem gas, berdasarkan hukum Boyle, apabila tekanan gas diperbesar, maka volume gasnya akan diperbesar. Berdasarkan persamaan gas ideal bahwa tekanan berbanding lurus dengan jumlah mol gas.

Apabila mol gas bertambah, maka tekanan akan membesar. Sebaliknya bila jumlah mol gas berkurang maka tekanan akan menjadi kecil. Dengan demikian, apabila tekanan diperbesar, maka reaksi akan bergeser ke arah jumlah mol gas yang lebih kecil atau sebaliknya.

  • Pengaruh suhu

 

Apabila suhu dinaikkan, maka reaksi akan bergeser ke arah yang endoterm, sedangkan apabila suhu diturunkan, maka reaksi akan bergeser ke arah yang eksoterm.

  • Katalis

 

Salah satu faktor yang mempengaruhi keseimbangan kimia, adalha katalis yang berfungsi untuk mempercepat tercapainya keseimbangan kimia yang sedang berlangsung.

 2.      Hubungan tetapan kesetimbangan dengan tekanan gas

 

Pada umumnya, tetapan kesetimbangan pada suatu reaksi adalah khas untuk suatu reaksi dan harganya tetap pada suhu tertentu, artinya setiap reaksi akan mempunyai harga tetapan kesetimbangan yang cenderung tidak sama dengan reaksi kimia lain. Dimana tekanan parsial sama dengan jumlah mol gas dikali dengan tekanan total.

Inilah sekilas mengenai tetapan arti kesetimbangan. Semoga bermanfaat


Related For Tetapan Arti Kesetimbangan