Tipe-tipe Budaya Politik Indonesia | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » Pembelajaran » Tipe-tipe Budaya Politik Indonesia

Tipe-tipe Budaya Politik Indonesia

 

sidang-MPR

Istilah budaya politik tentunya sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar dari kita. Hal ini karena kita pernah mempelajarinya ketika kita duduk di bangku sekolah atau bangku kuliah dalam mata pelajaran kewarganegaraan.

Meskipun bukan merupakan pelajaran favorit anda, namun sebenarnya memahami budaya politik itu sangatlah penting, apa lagi tipe tipe budaya politik Indonesia. Hal ini karena kita sendiri merupakan warga Negara Indonesia.

Sebagai warga Negara yang baik, kita tentunya tidak mau dibodoh bodohi oleh berbagai permainan politik yang terjadi. Oleh sebab itulah kita harus memberikan perhatian khusus pada tipe tipe budaya politik Indonesia.

Akan tetapi, sebelum memahami tipe tipe budaya politik Indonesia, tentunya anda harus memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan budaya politik itu sendiri. Mungkin secara sederhana, budaya politik bisa diartikan sebagai cara berpolitik.

Namun, secara luas budaya politik adalah sebagai pola perilaku suatu masyarakat dalam kehidupan bernegara, penyelenggaraan administrasi Negara, politik pemerintahan, hukum, adat istiadat dan norma kebiasaan yang dihayati oleh seluruh anggota masyarakat setiap harinya.

Di samping itu, budaya politik juga sering kali disebut sebagai suatu sistem atau nilai bersama suatu masyarakat yang memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan kolektif dan penentuan kebijakan publik untuk masyarakat seluruhnya.

Tentunya anda sudah memahami atau mendapat gambaran mengenai seperti apa budaya politik itu. Untuk lebih jelas mengenai tipe tipe budaya politik Indonesia, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

1.      Tipe-tipe budaya politik

 

Pada dasarnya, ada berbagai tipe-tipe budaya politik yang dikemukakan oleh Morton Davies, di antaranya adalah sebagai berikut :

  • Budaya politik parochial

 

Pada dasarnya, budaya politik parochial adalah budaya yang tingkat partisipasi politiknya sangat rendah. Dalam suatu masyarakat yang bisa dikatakan mempunyai budaya politik parochial adalah apabila frekuensi orientasi mereka terhadap empat dimensi penentu budaya politik mendekati nol atau tidak memiliki perhatian sama sekali terhadap keempat dimensi tersebut.

Pada umumnya, tipe budaya politik ini terdapat pada masyarakat suku Afrika atau masyarakat pedalaman di Indonesia. Hal ini karena dalam masyarakat tersebut tidak ada peran politik yang bersifat khusus. Kepala suku, kepala desa atau dukun biasanya merangkum semua peran yang ada, baik peran yang bersifat politis, ekonomis atau religious.

  • Budaya politik kaula

 

Merupakan tipe budaya politik yang masyarakatnya sudah relatif maju, baik dalam segi sosialnya maupun ekonominya, namun masih bersifat pasif. Budaya politik dapat dikatakan bersifat subjek apabila terdapat frekuensi orientasi yang tinggi terhadap pengetahuan sistem politik secara umum dan objek output atau terdapat pemahaman mengenai kebijakan yang dibuat oleh pemerintah.

Akan tetapi, dalam tipe budaya politik ini frekuensi orientasi mengenai struktur dan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah tidak terlalu diperhatikan. Akan tetapi, masyarakat sudah memiliki pengetahuan yang memadai tentang sistem politik secara umum serta proses penguatan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah.

  • Budaya politik partisipan

 

Merupakan budaya politik yang ditandai dengan adanya kesadaran politik yang sangat tinggi, dimana masyarakat sudah mampu memberikan opininya dan aktif dalam kegiatan politik. Mereka juga telah memiliki pengetahuan yang memadai mengenai sistem politik secara umum, peran pemerintah dalam membuat kebijakan dan berpartisipasi aktif dalam proses politik yang berlangsung.

2.      Budaya politik di Indonesia

 

Dari uraian tersebut, sebenarnya masih banyak sekali tipe tipe budaya politik yang ada. Akan tetapi, bagaimana dengan tipe tipe budaya politik Indonesia ? Para ahli kebanyakan menyatakan bahwa budaya politik di Indonesia belum banyak mengalami perubahan.

Pada umumnya, tipe tipe budaya politik Indonesia masih bersifat parochial kaula dan partisipan di lain pihak. Di satu sisi, masyarakat Indonesia masih ketinggalan dan menggunakan hak dan menjalankan tanggung jawab politiknya.

Hal ini mungkin disebabkan oleh ketertutupan dari budaya luar, pengaruh penjajahan, feodalisme dan primodialisme. Sedangkan di sisi lain, para elit politik menunjukkan partisipasi aktifnya dalam setiap kegiatan politik. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa Indonesia mempunyai budaya politik parochial kaula.

Inilah sekilas mengenai tipe tipe budaya politik Indonesia. Semoga bermanfaat


Posted by 0 Responses
     

Comments are closed.

Jun
4
2013
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!



Recently Active Users
admin