palnet venus

Kita semua pasti pernah mendengar adanya planet Venus dalam ruang lingkup tata surya kita. Planet yang satu ini merupakan planet yang cukup terkenal, karena banyaknya mitologi Yunani yang menggambarkan planet ini.

Planet Venus sering dikatakan sebagai bintang kejora yang merupakan planet kedua terdekat letaknya dengan matahari. Planet ini sendiri mempunyai radius 6052 km dengan diameter 12104km. Atmosfer Venus mengandung sekitar 97% karbon dioksida dan 3% nitrogen.

Hal tersebut menunjukkan bahwa hampir tidak mungkin ada kehidupan pada planet Venus. Venus sendiri mengorbit selama 224,7 hari Bumi. Planet ini dinamakan sebagai dewi cinta Romawi dan simbol dari keindahan.

Planet Venus sendiri merupakan objek yang paling terang secara alami pada langit malam setelah Bulan yang mencapai magnitude -4,6 yang cukup terang untuk melemparkan bayangan. Venus juga merupakan planet yang rendah dari Bumi, karena ia tidak pernah muncul.

Venus mencapai kecerahan maksimum sesaat sebelum matahari terbit atau segera setelah matahari terbenam. Oleh karena itulah planet Venus dalam budaya Kuno dinyatakan sebagai bintang fajar atau bintang sore.

Planet Venus juga tidak memiliki satelit alami sama seperti planet Merkurius. Sama halnya dengan Merkurius, planet ini juga bisa kita lihat dengan mata telanjang di sebelah timur sebelum matahari terbit dan terkadang juga terlihat di sebelah barat sebelum matahari terbenam.

Arah rotasi Venus berlawanan dengan arah rotasi pada planet lain yang ada di sistem tata surya kita. Selain itu, jangka waktu rotasi Venus juga lebih lama dari pada jangka waktu revolusinya dalam mengelilingi matahari.

Untuk lebih jelas mengenai Venus, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

  • Atmosfer venus

 

Sebenarnya, planet Venus memiliki atmosfer dan tekanan atmosfer pada permukaan planet ini adalah 92 kali lipat dari pada planet Bumi. Dengan suhu permukaan rata-ratanya adalah 735 Kelvin.

Venus juga merupakan planet terpanas dalam tata surya dan ia tidak memiliki siklus karbon untuk mengunci karbon kembali ke permukaan batu dan flitur. Selain itu, tampaknya juga memiliki kehidupan organic yang menyerap dalam biomassa.

Venus mungkin juga telah memiliki lautan pada masa lalu, namun sekarang ini telah menguap karena suhu meningkat karena adanya efek dari rumah kaca. Permukaan Venus sendiri kering (desertscape) yang diselingi oleh slab seperti batu dan berkala disegarkan oleh vulkanisme.

  • Permukaan tanah

 

Pada dasarnya permukaan Venus adalah subjek spekulasi, hingga beberapa rahasia yang diungkapkan oleh ilmu pengetahuan planet ini pada abad ke 20. Planet ini akhirnya berhasil dipetakan secara mendetail oleh Proyek Magellan pada tahun 1990 sampai 1991.

Tanha menunjukkan bukti vulkanisme yang luas dan belerang pada atmosfer mungkin juga menunjukkan adanya beberapa letusan baru-baru ini. Sekitar 80% permukaan Venus ditutupi oleh dataran vulkanik yang terdiri dari 70% dataran dengan pegunungan dan dataran kerut halus atau lobate 10%.

Utara benua disebut sebagai Ishtar Terra. Gunung tertinggi yang terdapat di planet Venus adalah Maxwell Montes yang terletak pada Ishtar Terra. Puncaknya adalah 11 km di atas ketinggian permukaan Venus.

Sedangkan bagian selatan benua disebut sebagai Aphrodite Terra yang merupakan sebuah jaringan dan kesalahan yang meliputi sebagian daerah ini. Tidak ada bukti aliran lava yang menyertai salat satu kaldera, sehingga terlihat seperti teka teki.

Planet ini juga memiliki beberapa kawah yang menunjukkan permukaan relatif muda, sekitar 300 hingga 600000000 tahun. Selain dampak kawah, pegunungan dan lembah juga ditemukan adanya batu bintang.

Planet ini juga memiliki beberapa fitur unik, misalnya fitur vulkanik yang disebut sebagai farra yang terlihat seperti pancake dengan berbagai ukuran 20 hingga 50 km atau bintang yang mneyerupai fraktur yang disebut sebagai nova.

Kebanyakan fitur yang ada dipermukaan Venus diberi nama setelah sejarah dan mitologi perempuan. Kecuali Maxwell Montes yang dinamai oleh James Clerk Maxwell dan dataran tinggi di daerah Alpha Regio, Beta Regio dan Ovda Regio.

Ketiga nama tersebut diberi nama oleh International Astronomical Union. Inilah sekilas mengenai planet Venus. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *