Wajah Sistem Pendidikan di Indonesia | ujiansma.com

Kamu Berada di:
Home » Info pendidikan » Wajah Sistem Pendidikan di Indonesia

Wajah Sistem Pendidikan di Indonesia

 

Wajah Sistem Pendidikan di Indonesia

Seperti yang telah kita ketahui sekarang bahwa wajah sistem pendidikan yang ada di Indonesia tidaklah terlalu bagus, mengapa saya berkata demikian, dapat kita lihat sekarang kebanyakan orang tua hanya membuat anaknya supaya lebih menguasai kemampuan yang ada pada dirinya sendiri tanpa membentuk karakter yang ada pada anak itu sendiri.

Bagaimana Sistem Pendidikan di Indonesia

Seperti yang telah dibahas terlebih dahulu tadi, bahwa yang penting dalam suatu sistem pendidikan itu bukan hanya intelektual dari peserta didik yang diajari oleh sekolahnya maupun tempat lesnya. Hal ini memang sangat penting untuk dipelajari karena dapat mengembangkan kemampuan seseorang agar nantinya bisa lebih berkembang, tapi coba dipikir baik-baik, bagaimana jika seorang yang mempunyai intelektual yang tinggi tetapi mempunyai karakter yang sangat buruk, hal ini sering kita jumpai pada pejabat-pejabat, dengan sengajanya kadang pejabat menggelapkan uang Negara, padahal kita tahu dengan hal itu Negara kita bisa menjadi miskin dan generasi masa depan pun susah untuk mendapatkan pendidikan yang layak, sungguh memprihatinkan karena hal ini marajela di Indonesia. Semuanya itu karena terlalu banyaknya intelektual dibandingkan dengan karakter yang baik, maka dari itu untuk membentuk sistem pendidikan yang ada di Indonesia ke arah yang lebih baik, maka kita harus menyeimbangkan intelektual dengan karakter yang ada pada diri masing-masing, karena hal ini sangat berguna untuk nantinya membuat bangsa dan Negara kita ini bisa berkembang dan maju.

Selain dengan pendidikan yang berkarakter, pendidikan keagamaan juga sangat berguna bagi sistem pendidikan di Indonesia, coba saja kita pikir sekarang banyak seorang yang berintelektual tinggi tetapi mempunyai iman dan takwa yang sangat kurang kepada Tuhan Yang Maha Esa, padahal kita tahu sendiri bahwa, seseorang itu tidak akan mempunyai intelektual tinggi jika Tuhan tidak memberikannya kepada dia, tetapi dia malah menyia-nyiakan kebaikan Tuhan kepadanya dengan sering melanggar apa yang dilarang. Seperti contoh hal yang sering terjadi di Indonesia dan marak terjadi adalah penipuan, kita tahu sendiri banyak sekali kasus dimana, orang ditipu dengan orang yang berintelektual tinggi, itu artinya orang itu tidak menggunakan intelektualnya dengan baik dan dia malah menipu orang lain dengan kepintarannya itu, sungguh sangat memprihatinkan.

Hal yang sering terjadi juga adalah sebagai berikut, banyak intelektual yang mempunyai kepintaran diatas rata-rata, tetapi dia tidak mempunyai kemampuan untuk mengendalikan dirinya sendiri maupun kemampuan mengendalikan orang lain dengan dimana posisinya sebagai seorang pemimpin. Hal ini sangat dipengaruhi oleh pergaulan dari orang itu sendiri, terkadang yang kita tahu kebanyakan orang yang mempunyai kemampuan yang lebih dari teman-teman seangkatannya, kebanyakan lebih suka menghabiskan waktunya sendiri dan sering menutup diri dari orang lain, hal ini mungkin disebabkan dari dalam dirinya sendiri, atapun mungkin ada keinginan untuk menjadi yang terbaik diantara temannya semua.

Dari hal-hal yang telah dijelaskan tadi dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem pendidikan yang ada di Indonesia kebanyakan hanya mengajarkan pada intelektualnya, dan sedikit yang mengajari tentang bagaimana pembentukan karakter pada diri peserta didik tersebut, keagamaan yang lebih dalam yang harus ditanam dalam diri masing-masing peserta didik tersebut, dan satu lagi adalah kemampuan untuk mengelola dirinya sendiri atapun kecakapan dia dalam menyampaikan suatu hal sehingga orang lain yang mendengar pun dapat mengerti dengan baik dan jelas.

Dari hal-hal tadi, harusnya sistem pendidikan Indonesia dapat berkembang lebih baik daripada sebelumnya, dengan adanya mungkin pola pembelajaran yang baru untuk semua peserta didik, baik dari pendidikan intelektualnya maupun pendidikan karakter dimana telah mencakup tentang keagamaannya dan cara mengelola dirinya sendiri. Dan seharusnya semua itu harus dibuat dalam suatu kurikulum yang bagus dan diberikan suatu metode pembelajaran untuk peserta didiknya agar dapat mengikuti apa yang telah diajarkan sebelumnya dan yang paling penting adalah praktek nyata dari peserta didik itu sendiri, karena semua hal ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk peserta didik itu sendiri demi memajukan sistem pendidikan yang ada di Indonesia.


Posted by 0 Responses
     

Leave a Reply to this Post

Jun
10
2012
 
 
ujiansma.com Search form
DUKUNG GERAKAN LULUS UAN 100% Yang GAG DUKUNG berarti GAG PENGEN LULUS!!!



Recently Active Users
admin