Bagi mereka yang memiliki kemampuan ekonomi pas-pasan, beasiswa adalah hal yang sangat diburu oleh para mahasiswa dan dosen yang ingin melanjutkan studinya. Selain membantu dalam proses pendidikan mereka, beasiswa pun bahkan ada yang bisa membiayai hidup mereka sehari-hari. Biaya pendidikan pun dari tahun ke tahun semakin meningkat sehingga mereka harus pintar-pintar mencari peluang beasiswa dari manapun asalkan halal. Apalagi bagi mereka yang menginginkan studi ke luar negeri yang membutuhkan biaya tidak sedikit, sehingga beasiswa adalah salah satu hal yang paling diburunya untuk bisa meringankan biaya pendidikannya. Meskipun banyak yang memburu beasiswa akan tetapi dewasa ini sudah banyak pihak-pihak yang mengeluarkan bermacam-macam beasiswa yang bisa menjadi lading perburuan mereka. Sehingga  bagi yang rajin-rajin mencari informasi mengenai besiswa di tahun 2011 ini, kemungkinan besar mereka akan bisa memperolehnya. Karena ada pepatah yang bilang kalau siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil. Salah satu beasiswa yang menarik untuk dibahas pada tahun 2011 ini adalah beasiswa dari Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas).

Dikti menawarkan beasiswa untuk S2 dan S3 sudah semenjak tahun 2007. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dosen-dosen dan mahasiswa di Indonesia. Dan dari tahun ke tahun terdapat peningkatan jumlah pelamarnya karena program-program beasiswanya pun semakin ditiingkatkan pula jumlahnya. Dosen pun dewasa ini semakin banyak yang menginginkan studi lanjutan dengan beasiswa. Sehingga banyak yang memburu beasiswa ini. Di zaman sekarang pendidikan S1 masih sangat kurang jika benar-benar ingin menjadi dosen yang profesional dan banyak ilmunya.

Pada tahun 2011 ini pun beasiswa dari Dikti dibuka kemabli bagi para dosen-dosen yang ingin melanjutkan studinya ke luar negeri. Dan ini adalah program ke lima semensjak Dikti mengeluarkan program beasiswa. Program  beasiswa dari Dikti ini dikhususkan bagi dosen – dosen perguruan tinggi negeri atau dosen tetap yayasan namun masih di lingkungan Kemendiknas yang ingin melanjutkan studi khususnya mengambil Phd (S3).

Beasiswa Dikti ini dibuka untuk tujuan studi ke Negara-negara diluar Amerika Serikat, seperti ke Eropa, Australia, Afrka, Timur Tengah, dan sebagainya. Kemendiknas tentunya akan bekerja sama dengan Pemerintah tempat Negara-negara yng dituju dan juga lembaga dari luar negeri yang mengurusi soal pemberian beasiswa untuk memperlancar proses pengurusan studi ke luar negeri dengan beasiswa ini. Sayangnya untuk studi tujuan Amerika Serikat untuk saat ini sudah tidak dibuka kembali. Akan tetapi Kemendiknas masih membuka lebar-lebar kesempatan studi dengan beasiswa ini ke seluruh penjuru dunia. Bahkan Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Fasli Jalal pernah mengutip perkataan Mendiknas M. Nuh, bahwa bagi siapa pun yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri silahkan kemanan pun tujuannya.

Bagi para pelamar beasiswa Dikti ini bisa dilakukan secara online dengan mengunjungi websitenya yaitu http://beasiswa.dikti.go.id/bu. Pendaftarannya bisa dilakukan secara online dan nantinya pelamar akan mendapatkan kartu regristasi online lengkap dengan nomornya sebagai bukti valid jika anda memang telah melakukan pendafataran secara online.

Bagi para dosen yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri, inilah salah satu jalan yang sangat layak untuk dicoba. Karena beasiswa ini banyak tujuannya dan tidak spesifik hanya ke salah satu Negara saja. Sehingga beasiswa ini sangatlah disarankan. Semangat mencoba bagi yang tertarik dan semoga sukses J

Lihat Video Dibawah Ini Siapa Tahu Bermanfaat Untuk Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *